Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Harus Utamakan Nyawa

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Harus Utamakan Nyawa

Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf. Foto: Dok. Kementerian Sosial

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyesalkan adanya penolakan rumah sakit terhadap pasien BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Menurutnya, tindakan itu merupakan kesalahan besar. Gus Ipul mengatakan, dalam kondisi darurat medis, rumah sakit wajib mengutamakan keselamatan dan nyawa pasien tanpa memandang status kepesertaan jaminan kesehatan.

“Menolak pasien, apalagi yang dalam kondisi kritis seperti pasien cuci darah, itu adalah kesalahan besar,” kata Gus Ipul di Jakarta Pusat, Jumat (6/2).

Pernyataan ini disampaikan menanggapi viralnya pemberitaan sejumlah kasus penolakan pasien BPJS Kesehatan segmen PBI oleh beberapa rumah sakit, karena status kepesertaan yang dinonaktifkan.

Baca juga:

BPJS PBI Pasien Cuci Darah Diaktifkan Kembali, Wamensos: RS Wajib Layani

Gus Ipul menegaskan, penolakan terhadap pasien dalam kondisi darurat, khususnya yang mengidap penyakit kronis, tidak dapat dibenarkan dan harus segera dievaluasi oleh pihak terkait.

“Pasien darurat, termasuk pasien dengan penyakit kronis, harus tetap dilayani. Status kepesertaan tidak boleh menjadi alasan untuk menunda atau menolak penanganan medis,” ujarnya.

Gus Ipul juga menambahkan, reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan segmen PBI bisa dilakukan dengan cepat, salah satunya melalui rekomendasi kepala daerah setempat, baik bupati, wali kota, maupun gubernur.

“Layanan kesehatan bisa tetap berjalan, sambil proses reaktivasi kepesertaan dilakukan. Mekanismenya bisa melalui rekomendasi kepala daerah,” jelasnya.

Baca juga:

Pasien Cuci Darah PBI Dinonaktifkan BPJS Kesehatan, DPR: Negara Tidak Boleh Abai

Terkait penonaktifan BPJS Kesehatan segmen PBI yang masih berlangsung, Gus Ipul menyebut proses tersebut dilakukan seiring dengan pemutakhiran data penerima bantuan, termasuk adanya perpindahan peserta antardesil kesejahteraan.

“Pemerintah tetap membuka ruang reaktivasi bagi warga yang memang masih memenuhi syarat sebagai penerima PBI,” pungkas Gus Ipul. (knu)

#Syaifullah Yusuf #Pasien Cuci Darah #Rumah Sakit #BPJS Kesehatan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyusun rencana besar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kesehatan nasional, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan penguatan layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Indonesia
Efek Berantai Tekanan Ekonomi Jika Iuran BPJS Kesehatan Jadi Dinaikkan
Wacana pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan menuai polemik.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Efek Berantai Tekanan Ekonomi Jika Iuran BPJS Kesehatan Jadi Dinaikkan
Indonesia
Menkes Budi Gunadi Jamin Pasien PBI BPJS Kesehatan Tetap Dilayani, Jangan Takut Ditolak Rumah Sakit
Sesuai hasil rapat konsultasi, negara wajib membayarkan iuran bagi 11 juta warga tersebut untuk semua jenis layanan kesehatan, termasuk penyakit kronis
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 April 2026
Menkes Budi Gunadi Jamin Pasien PBI BPJS Kesehatan Tetap Dilayani, Jangan Takut Ditolak Rumah Sakit
Indonesia
Bayi Baru Lahir Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan Diklaim Percepat Layanan
Terkait skema pembiayaan bagi bayi yang baru lahir, saat ini memang BPJS Kesehatan sedang melakukan proses pendalaman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 April 2026
Bayi Baru Lahir Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan  Diklaim Percepat Layanan
Indonesia
Hanya Bayi Baru Lahir dari Orang Tua PBI yang Otomatis Aktif BPJS-nya
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memastikan bayi baru lahir dari orang tua yang terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) otomatis menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Hanya Bayi Baru Lahir dari Orang Tua PBI yang Otomatis Aktif BPJS-nya
Indonesia
Wacana Platform INAku, Janjikan Anak Baru Lahir Langsung Jadi Anggota Aktif BPJS Kesehatan
INAku bertujuan mengintegrasikan layanan kelahiran dengan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional.
Dwi Astarini - Senin, 06 April 2026
Wacana Platform INAku, Janjikan Anak Baru Lahir Langsung Jadi Anggota Aktif BPJS Kesehatan
Indonesia
KPCDI Kritik Pemerintah, Pasien Gagal Ginjal Minim Informasi Alternatif selain Hemodialisis
Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) menilai, pemerintah gagal memberikan informasi mengenai pilihan terapi pengganti ginjal.
Soffi Amira - Kamis, 12 Maret 2026
KPCDI Kritik Pemerintah, Pasien Gagal Ginjal Minim Informasi Alternatif selain Hemodialisis
Indonesia
Sakit Saat Mudik, BPJS Kesehatan Bisa Digunakan di Kampung Halaman
Ada tiga layanan 24 jam yang diberikan oleh BPJS Kesehatan selama masa libur Lebaran 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
 Sakit Saat Mudik, BPJS Kesehatan Bisa Digunakan di Kampung Halaman
Indonesia
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
"Yang di PPPK, saya mendapatkan laporan sebenarnya sudah lebih tinggi daripada rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jakarta, kecuali di Rumah Sakit Pondok Indah,"
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
Indonesia
Pemerintah Mau Naikkan Iuran JKN, DPR Tagih Janji Hapus Tunggakan
Kondisi fiskal BPJS Kesehatan memang menunjukkan tren yang mengkhawatirkan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 27 Februari 2026
Pemerintah Mau Naikkan Iuran JKN, DPR Tagih Janji Hapus Tunggakan
Bagikan