Transformasi Penurunan Berat Badan Berbasis DNA

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 05 Juli 2023
Transformasi Penurunan Berat Badan Berbasis DNA

Perlu memilih program dan menu diet yang tidak sembarangan, supaya mendapatkan hasil lebih maksimal. (freepik/rawpixels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

CARA mendapatkan berat badan ideal adalah dengan berdiet. Ada berbagai jenis diet yang berkembang selama ini. Dari sekian banyak, ternyata hasilnya tak sama bagi semua orang. Penyebab dari ketidakcocokan jenis diet bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Faktor gaya hidup, pola makan, jumlah kebutuhan nutrisi, tingkat stres, dan status kesehatan menjadi beberapa penyebabnya sekarang. Maka dari itu, kita perlu memilih program dan menu diet tidak boleh sembarangan, supaya mendapatkan hasil lebih maksimal.

Baca Juga:

Minum Air Mineral Bisa Tingkatkan Mood Lebih Baik

diet
NutriReady sebuah tes DNA yang dapat membantu menurunkan berat badan melalui pendekatan diet yang disesuaikan dengan profil DNA individu. (freepik/DCstudios)

NalaGenetics, sebuah startup bioteknologi yang inovatif, menghadirkan NutriReady™, tes DNA yang dapat membantu menurunkan berat badan melalui pendekatan diet yang disesuaikan dengan profil DNA individu. Pengujian DNA ini menawarkan wawasan unik yang dapat membantu individu mencapai tujuan penurunan berat badan dengan cara yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Melalui NutriReady™, seseorang dapat menggali pemahaman mendalam tentang cara tubuh mereka berinteraksi dengan makanan dan nutrisi yang dikonsumsi. Dengan memanfaatkan informasi yang diperoleh melalui tes DNA ini, individu dapat merancang diet yang tepat dan disesuaikan dengan kebutuhan mereka sendiri.

Proses penurunan berat badan dan pemahaman yang mendalam tentang respons DNA seseorang terhadap jenis makanan dan asupan nutrisi tertentu dapat membuat perbedaan signifikan dalam mencapai hasil yang diinginkan. CEO NalaGenetics Levana Sani menjelaskan bahwa Tes DNA NutriReady™ memungkinkan seseorang untuk merancang pendekatan diet yang sesuai dengan keunikan DNA masing-masing. Ini dapat membantu mereka menyesuaikan asupan makanan dan nutrisi serta berdampak kepada kesehatan badan mereka secara keseluruhan.

Baca Juga:

Histrionic Personality Disorder, Si Cari Perhatian

diet
Tes DNA NutriReady memungkinkan seseorang untuk merancang pendekatan diet yang sesuai dengan keunikan DNA yang dimiliki. (freepik/pvproduction)

Melalui tes DNA NutriReady™, seseorang dapat mengetahui pola respons DNA mereka terhadap makronutrien, seperti karbohidrat, protein dan lemak. Dengan pemahaman ini, mereka dapat merancang diet yang mengoptimalkan efisiensi tubuh dalam membakar lemak dan mengatur nafsu makan. NutriReady™ juga memberikan wawasan tentang nutrisi yang bermanfaat dalam proses penurunan berat badan, seperti vitamin dan mineral yang mendukung metabolisme tubuh yang sehat.

Dalam upaya penurunan berat badan, NutriReady™ juga membantu dalam mengidentifikasi intoleransi makanan. Melalui analisa DNA, seseorang yang akan berdiet pun dapat mengetahui sensitivitas mereka terhadap jenis makanan tertentu.

Jika itu terjadi maka dapat menghambat penurunan berat badan mereka yang akan berdiet. Dengan menghindari makanan yang menyebabkan ketidaknyamanan atau peradangan, orang tersebut dapat mengoptimalkan proses penurunan berat badan mereka.

Tes NutriReady™ ini dapat membantu sekali dalam menjalani penurunan berat badan yang lebih efektif dan berkelanjutan melalui pendekatan diet yang sesuai dengan DNA mereka sendiri. Selain itu, tes ini disinyalir dapat enggali potensi unik yang ada dalam DNA pribadi seseorang.

Jika seseorang ingin mendapatkan dan mencapai tujuan penurunan berat badan yang diidamkan dengan cara yang lebih tepat dan efisien, maka tes ini dapat menjadi solusi awal melakukan diet. Kamu dapat mengunjungi web nalagenetics untuk lebih mengetahui tentang tes ini. Selamat mencoba! (dgs)

Baca Juga:

Gula Pengganti Jenis Aspartam Masuk Daftar Karsinogen

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Bagikan