Minum Air Mineral Bisa Tingkatkan Mood Lebih Baik

Febrian AdiFebrian Adi - Rabu, 05 Juli 2023
Minum Air Mineral Bisa Tingkatkan Mood Lebih Baik

Dehidrasi ringan berefek pada mood kita. (Unsplash/Brendan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AIR merupakan zat penting untuk kesehatan dan kebugaran tubuh secara keseluruhan. Sekitar 55 sampai 60 persen tubuh kita terdiri dari air.

Selain itu, terhidrasi secara memadai dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan fungsi-fungsi kesehatan. Yakni membuang limbah melalui buang air kecil dan air besar, mengatur suhu tubuh, melumasi sendi hingga melindungi jaringan sensitif seperti sumsum tulang belakang.

Baca Juga:

Motivasi Diri Sendiri untuk Lebih Banyak Konsumsi Air Mineral

Air mineral baik untuk kesehatan. (Unsplash/Engin)

Seperti dikutip dari Antara, Senin (4/7) diberitakan oleh Well and Good, peneliti PhD dari Universitas Connecticut Margaret Morrissey menuturkan bahwa, dehidrasi ringan sekalipun dapat berdampak negatif pada suasana hati dan kemampuan berpikir jernih karena air membentuk 75 persen massa otak.

"Dehidrasi juga dapat meningkatkan kortisol Andahormon yang terkait dengan stres, dan efek negatif seperti sakit kepala, pusing dan kelelahan," jelas Morrissey.

Jadi cukup terhidrasi dengan meminum air penting untuk membantunya menjalankan semua fungsinya bagian tubuh yang kita miliki. Itu termasuk kemampuan yang diperlukan untuk terlibat dalam percakapan dan berpikir jernih.

Adapun, dalam studi yang diterbitkan dalam jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise 2018 menemukan bahwa dehidrasi mengganggu kinerja kognitif. Trutama untuk tugas-tugas yang membutuhkan perhatian, koordinasi motorik, dan fungsi eksekutif..

Kemudian ketika menjalani hari, kata Dr. Morrissey, seseorang kehilangan air melalui sejumlah aktivitas, berkeringat, buang air kecil, menangis, bahkan bernapas. Merasa haus adalah salah satu cara untuk mengetahui bahwa kamu perlu minum lebih banyak air.

Baca Juga:

Tiga Liter Air Sehari untuk Memiliki Tubuh Sehat

Air mineral bisa membuat mood lebih baik. (Unsplash/Manki)

Sementara itu, terapis relasi LMFT Kimberly Panganiban, mengatakan jika harus berbicara di hadapan orang banyak, menghidrasi sebelum obrolan dapat membantu menempatkan seseorang dalam kondisi mental terbaik untuk berbicara. Ini termasuk memilih waktu untuk berbicara saat kamu tidak stres atau terganggu, lelah, lapar atau haus.

Menyeruput air selama percakapan juga bukan ide yang buruk. Panganiban mengatakan mengambil irama selama percakapan memberi orang waktu untuk memproses dan mengumpulkan pikiran, dan dapat menjadi alat yang berguna untuk meredakan ketegangan jika keadaan menjadi sedikit emosional atau intens. (far)

Baca Juga:

Air Es Vs. Kesehatan

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan