Bisnis

Transaksi Daring Bantu Pengusaha UMKM Bertahan di Masa Pandemi

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Rabu, 27 April 2022
Transaksi Daring Bantu Pengusaha UMKM Bertahan di Masa Pandemi

Transaksi secara daring (Sumber: Pexels/Karolina Grabowska)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI memberi dampak besar bagi perekonomian global. Tidak sedikit bisnis yang terpaksa gulung tikar karena tergerus oleh pandemi. Salah satu faktor penyebabnya ialah ketidakmampuan memaksimalkan peluang digital yang telah ada saat pandemi tidak memungkinkan orang-orang bertransaksi secara luring.

Namun, platform reseller kecantikan asal Indonesia, RAENA Beauty, membuktikan diri mampu mempertahankan eksistensi dan membuat roda perekonomian mereka terus bergerak. Perusahaan kosmetik yang memiliki lebih dari 250 brand & 2.500 pilihan produk kecantikan ini justru terus berkembang.

BACA JUGA:

Startup Siap Dukung UMKM Indonesia Naik Kelas

pertahankan eksistensi
Brand reseller kecantikan RAENA bertahan di masa pandemi. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)

Trik yang dialukan yakni dengan rajin melibatkan komunitas dan mengandalkan kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya platform payment gateway seperti Xendit. Perusahaan teknologi keuangan tersebut membantu brand kosmetik tersebut dalam transaksi daring. Salah satunya dengan menerima pengembalian dana dengan mudah.

transaksi daring
Kemudahan transaksi daring.(Foto: Pexels/Karolina Grabowska)

CEO RAENA Beauty Sreejita mengungkapkan ada sejumlah kemudahan yang ia dapatkan saat bekerja sama dengan Xendit. "Bagi bisnis rintisan seperti kami bisa semakin mudah mengurusi pembayaran ke berbagai pihak. Dengan demikian, kami bisa langsung beroperasi hanya dalam waktu satu bulan,” jelas Sreejita.

Dengan harapan memberikan dampak positif terhadap masyarakat, RAENA Beauty menghadirkan kesempatan bagi reseller untuk menjangkau produk internasional dan lokal dengan harga grosir. Hal itu mempermudah para reseller untuk menjual kembali di marketplace dan toko kecantikan offline,. Selain itu, pemesana dengan harga grosir mendorong para pengusaha pemula untuk membuat pesanan dropship dan ikut mendapatkan keuntungan, kapan pun dan di mana pun mereka berada.

“Kami merasakan perbedaan yang signifikan setelah menjadi mitra Xendit. Pengalaman pembayaran yang efektif, pilihan lebih dari 20 metode pembayaran, kemudahan integrasi, dan biaya transparan menjadi kelebihan Xendit jika dibandingkan dengan kompetitor. Terlebih lagi, tingkat keberhasilan transaksi pembeli kami meningkat sampai 100 persen," urainya.

Di sisi lain, Co-Founder dan COO Xendit Tessa Wijaya mengungkapkan pihaknya memang tengah fokus dalam mengembangkan mitra bisnis dan juga UMKM. Apalagi setelah krisis ekonomi setelah badai pandemi melanda. “Sebagaimana kami ingin dapat lebih banyak membantu individual untuk terus berkembang pesat di tengah pandemi ini. Dengan terus berinovasi, kami berharap terus membantu mitra kami mewujudkan mimpinya,” jelas Tessa.(Avia)

#Bisnis #Pengusaha UKM #Pengusaha #Pengusaha Sukses #COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Indonesia
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Perubahan direksi ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Pemerintah DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Olahraga
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Marcus Rashford menarik Rp 193 miliar dari bisnisnya, menjelang ia meninggalkan Manchester United.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Besar Indonesia, Ini Keterangan Istana
pertemuan ini menjadi wadah diskusi untuk menyelaraskan peran pemerintah dan pelaku usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan memaksimalkan potensi ekonomi nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Februari 2026
Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Besar Indonesia, Ini Keterangan Istana
Indonesia
Bertemu 4,5 Jam di Hambalang, Prabowo dan 5 Pengusaha Bahas Agenda Strategis Nasional
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengundang lima pengusaha ke Hambalang. Pertemuan itu berlangsung selama 4,5 jam.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Bertemu 4,5 Jam di Hambalang, Prabowo dan 5 Pengusaha Bahas Agenda Strategis Nasional
Indonesia
Presiden Minta Pengusaha Kolaborasi Ciptakan Lapangan Kerja
Presiden RI Prabowo Subianto ingin memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk menciptakan peluang lapangan kerja bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Presiden Minta Pengusaha Kolaborasi Ciptakan Lapangan Kerja
Bagikan