MerahPutih.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pentingnya peningkatan keselamatan pada transportasi kereta api, menyusul tragedi tabrakan maut di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
"Kami minta Pemerintah, KAI, bersama stakeholder terkait untuk lebih memprioritaskan persoalan keselamatan di jalur kereta api," kata Puan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (29/4).
Menurutnya, sistem keamanan jalur kereta harus diperbaiki, terutama di perlintasan sebidang yang masih minim pengamanan. “Sehingga kecelakaan kereta seringkali terjadi dan ini harus disikapi dengan serius,” jelasnya.
Baca juga:
Kemenhub Sidak Pool Taksi Green SM Bekasi, Target Berikutnya Pool Pusat Kemayoran
Dampak terhadap Kepercayaan Publik
Puan menilai insiden Bekasi Timur tidak hanya menghadirkan duka karena korban jiwa dan luka-luka, tetapi juga memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik.
"Setiap insiden besar tidak hanya berdampak pada korban langsung, tetapi juga berpotensi memengaruhi persepsi masyarakat terhadap rasa aman menggunakan transportasi kereta," tutupnya.
Baca juga:
Tiap Keluarga 15 Korban Tewas Tabrakan Kereta Bekasi Dapat Satunan Baznas Rp 3 Juta
Evakuasi Bangkai KRL Masih Berlangsung
Hingga hari ini, proses evakuasi evakuasi bangkai gerbong KRL khusus perempuan di dekat Stasiun Bekasi Timur itu masih berlangsung.
Operasional KRL masih dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi, dengan jalur Bekasi–Cikarang belum sepenuhnya pulih. Data terakhir, tercatat 15 orang tewas dalam tragedi itu. (Knu)