Tragedi Affan Kurniawan Dinilai Bisa Jadi Alarm untuk Mengevaluasi Manajemen Anggaran Polri yang Amburadul

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Agustus 2025
Tragedi Affan Kurniawan Dinilai Bisa Jadi Alarm untuk Mengevaluasi Manajemen Anggaran Polri yang Amburadul

Ribuan Driver Ojol Mengantarkan Affan Kurniawan ke Peristirahatan Terakhir di TPU Karet Bivak

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pakar kebijakan publik dari UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, mempertanyakan alokasi anggaran Polri menyusul insiden tewasnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang dilindas mobil taktis Brimob Polda Metro Jaya pada Kamis (28/9).

"Saya melihat peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan, tetapi gejala dari kombinasi kelalaian prosedural, kultur kekerasan, dan tata kelola anggaran yang menyimpang," ujar Achmad, Sabtu (30/8).

Menurut Achmad, kejadian ini menyoroti ironi di mana anggaran Polri terus meningkat setiap tahun. Ia menilai insiden tersebut bukan sekadar kecelakaan, melainkan cerminan dari sejumlah masalah, termasuk kelalaian prosedur, kultur kekerasan, dan tata kelola anggaran yang tidak tepat.

Baca juga:

Dankorbrimob Minta Maaf, Proses Hukum Anggota Ditindak Divisi Propam Polri

Data dari Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa alokasi anggaran untuk Polri melonjak dari Rp102,2 triliun pada 2021 menjadi Rp145,6 triliun di tahun 2026.

Meskipun anggaran meningkat, Achmad berpendapat bahwa porsi terbesar diserap oleh belanja barang dan modal, yang rawan penyalahgunaan, sementara investasi untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) masih minim.

Polri juga mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp63,7 triliun untuk tahun 2026, yang merupakan kenaikan 37% dari anggaran sebelumnya.

Permintaan ini menuai kritik publik karena dianggap tidak sejalan dengan semangat efisiensi pemerintah. Achmad juga menyoroti kurangnya transparansi, dengan program "dukungan manajemen" senilai Rp73 triliun yang tidak dijelaskan secara rinci.

Di sisi lain, Polri diketahui memamerkan robot polisi seharga hampir Rp3 miliar per unit dalam perayaan HUT Bhayangkara pada Juli 2025.

Baca juga:

Pengamat Nilai Tragedi Kematian Affan Kurniawan Sebagai Gejala dari Manajemen Anggaran Polisi yang Tak Sehat

Padahal, realisasi belanja Polri hingga pertengahan 2025 baru mencapai 48,67% atau Rp69,1 triliun. Meskipun penyerapan anggaran masih rendah, Polri tetap mengajukan tambahan puluhan triliun rupiah.

Achmad menegaskan bahwa tragedi yang menimpa Affan Kurniawan harus menjadi momentum penting untuk mengevaluasi tata kelola anggaran Polri. Ini demi memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar meningkatkan profesionalisme, keselamatan warga, dan akuntabilitas aparat.

"Ini demi memastikan bahwa belanja besar benar-benar berdampak pada profesionalisme, keselamatan warga, dan akuntabilitas aparat," ucap dia. (Knu)

#Ojol #Ojol Dilindas Rantis Brimob #Polda Metro Jaya #Polri
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Bertemu Bos GoTo dan Grab, Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli 2026
Gojek dan Grab sepakat menurunkan potongan komisi ojek online roda dua menjadi 8% mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut Perpres Nomor 27 Tahun 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
DPR Bertemu Bos GoTo dan Grab, Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli 2026
Indonesia
Dishub DKI bakal Koordinasi dengan Pengelola Gedung, Sediakan Tempat Ojol
Hal itu telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Dishub DKI bakal Koordinasi dengan Pengelola Gedung, Sediakan Tempat Ojol
Indonesia
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan dr. Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Hal itu terkait babak baru kasus ijazah Jokowi.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan dr. Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Indonesia
Kapolri Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo yaitu Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa, Jumat, 19 Juni 2026 pagi.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Kapolri Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum
Indonesia
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dr Tifa karena berkas kasus ijazah Jokowi dinyatakan lengkap. Keduanya diperiksa kesehatan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Indonesia
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Kemunculan Roy Suryo sebagai narasumber di sejumlah stasiun televisi merupakan hak konstitusionalnya.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Indonesia
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Polda Metro Jaya jelaskan penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Penangkapan disebut bagian dari proses hukum P21, bukan vonis.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Berita Foto
Pasca Eksekusi, Personel TNI-Polri Siaga di Kawasan Eks Hotel Sultan Senayan Jakarta
Personel TNI saat berjaga di dalam kawasan eks Hotel Sultan di kawasan Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Jum'at (19/6/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 19 Juni 2026
Pasca Eksekusi, Personel TNI-Polri Siaga di Kawasan Eks Hotel Sultan Senayan Jakarta
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Indonesia
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan dr Tifa dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Polisi masih belum memberikan keterangan resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Bagikan