TPN Ganjar-Mahfud Jelaskan Pentingnya Membangun Kedaulatan dari Desa

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 22 Januari 2024
TPN Ganjar-Mahfud Jelaskan Pentingnya Membangun Kedaulatan dari Desa

Anggota Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar–Mahfud, Rieke Diah Pitaloka. (MP/Dok TPN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar–Mahfud, Rieke Diah Pitaloka menegaskan, ‘locus’ dari persoalan masyarakat adat, pangan, dan reforma agraria ada di desa dan kelurahan. Dari sinilah lahir semboyan ‘Desa kuat, Indonesia maju, dan berdaulat’.

“Garda terdepan dari pemerintahan kita adalah desa dan kelurahan, sehingga desa memiliki substansi yang sangat penting dalam setiap pengambilan keputusan. Ganjar-Mahfud bertekad memperkuat desa dan kelurahan. Tidak ada kedaulatan dan kemajuan kalau desa kita tertinggal,” kata Rieke dalam diskusi media pascadebat ke-4 di Media Center TPN, Jakarta, Senin (22/1).

Baca Juga:

Solusi Ganjar-Mahfud Selesaikan 6.000 Kasus Konflik Agraria

Sebagai Duta Arsip Nasional, Rieke memaparkan road map pertama kebijakan pembangunan Indonesia, yaitu Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana atau PPNSB yang telah ditetapkan sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) pada 17 November 2023.

“PPNSB merupakan pondasi dari cikal bakal kebijakan seluruh kementerian dan lembaga, disusun 513 politisi dan 600 pakar dari berbagai perguruan tinggi, sebagai antitesa dari konsep negara federal yang dipaksakan pemerintah Belanda terhadap Indonesia dalam Perjanjian Linggarjati, Perjanjian Renville, Perjanjian Roem Royen, dan Konferensi Meja Bundar,” urai Rieke.

Politikus PDIP itu memaparkan pentingnya desa sebagai pusat dari demokrasi, yang disebut sebagai ‘democratic rural development’. “Kita ada dalam era otonomi daerah, bukan di negara sentralistik, dengan ujung tombak pembangunan ada di desa. Syaratnya, harus ada data yang akurat, aktual, dan relevan,” terangnya.

Baca Juga:

Cara Ganjar Turun Langsung Ajari Ribuan Warga Lampung Nyoblos Nomor 3

Lebih jauh, Rieke mencontohkan, data yang tak akurat menyebabkan kerugian negara Rp 120 trilun per tahun karena ada 52 juta penerima bansos fiktif. Menurut dia, Mahfud saat ini sedang bekerja mendukung Menteri Sosial Tri Rismaharini membongkar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Jangan hanya berpikir, ah dananya hanya bansos Rp 300 ribu, yang kemudian dibagi untuk berapa juta orang, dihitung juga setahun turun berapa kali. Padahal, data itu kemudian jadi basis data penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan, subsidi pupuk, subsidi, istrik, dan lain-lain,” ungkapnya.

Saat ini, kata Rieke, kubunya tengah bekerja sama dengan IPB dan perguruan tinggi di daerah untuk mengembangkan Sistem Pemerintahan Daerah Berbasis Data Desa Kelurahan Presisi. “Omong kosong berbicara kebijakan di pusat tanpa melibatkan secara riil pihak daerah,” tandasnya. (Pon)

Baca Juga:

Kampanye di Kandang Banteng, Kaesang Ingatkan Jangan Salah Coblos 'Parpol Merah'

#Rieke Diah Pitaloka
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rieke Diah Pitaloka Dukung Percepatan RUU Perampasan Aset, Ingatkan Batas Kewenangan Negara
Rieke Diah Pitaloka mendukung percepatan RUU Perampasan Aset yang ditargetkan rampung 15 Desember 2026, namun meminta kewenangan negara tetap dibatasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Rieke Diah Pitaloka Dukung Percepatan RUU Perampasan Aset, Ingatkan Batas Kewenangan Negara
Indonesia
MBG tak Boleh lagi dari Dana Pendidikan, DPR Usul Pemerintah Terbitkan Perpres Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional
Perpres tersebut perlu menempatkan Program MBG sebagai bagian dari kebijakan pemenuhan gizi nasional yang lebih komprehensif dengan pendekatan siklus kehidupan.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
MBG tak Boleh lagi dari Dana Pendidikan, DPR Usul Pemerintah Terbitkan Perpres Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional
Indonesia
DPR Desak Imigrasi Selidiki Komunitas Lari WNA di Bali yang Diduga Diskriminatif
Praktik tersebut bertentangan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika serta mencederai nilai keramahtamahan yang selama ini menjadi identitas pariwisata Bali.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
DPR Desak Imigrasi Selidiki Komunitas Lari WNA di Bali yang Diduga Diskriminatif
ShowBiz
Trailer Film 'Seni Merayu Tuhan' Dirilis, Rieke Diah Pitaloka Tampil Emosional
Trailer terbaru Seni Merayu Tuhan resmi dirilis. Film adaptasi buku Habib Husein Ja'far ini menampilkan kisah mengharukan tentang cinta seorang ibu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Trailer Film 'Seni Merayu Tuhan' Dirilis, Rieke Diah Pitaloka Tampil Emosional
Indonesia
Rieke Diah Pitaloka Kembali ke Layar Lebar, Beradu Akting di Drama Religi
askah Seni Merayu Tuhan ditulis oleh tim penulis yang terdiri dari Rino Sarjono, Diva Presya, Gina S. Noer, dan Salman Aristo, yang dikenal kerap melahirkan karya-karya drama dengan kekuatan karakter yang kuat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Rieke Diah Pitaloka Kembali ke Layar Lebar, Beradu Akting di Drama Religi
Indonesia
Rieke Diah Pitaloka Kritik Usulan Tambahan Anggaran Kementerian HAM Rp 492,9 Miliar
Rieke Diah Pitaloka menilai usulan tambahan anggaran Kementerian HAM sebesar Rp492,9 miliar masih terlalu besar untuk dukungan manajemen dan belum fokus pada pelayanan HAM.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Rieke Diah Pitaloka Kritik Usulan Tambahan Anggaran Kementerian HAM Rp 492,9 Miliar
Indonesia
DPR Endus Kejanggalan Dana Kementerian HAM, Tantang Transparansi Penggunaan Uang Rakyat
Kementerian HAM sejatinya mengajukan kebutuhan total sebesar Rp3,982 triliun, namun otoritas fiskal hanya menyetujui pagu indikatif sebesar Rp728,1 miliar
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
DPR Endus Kejanggalan Dana Kementerian HAM, Tantang Transparansi Penggunaan Uang Rakyat
Indonesia
DPR Sebut Korupsi Wamen Imipas Silmy Karim Ancaman terhadap Kedaulatan Negara
Imigrasi merupakan instrumen negara untuk mengendalikan lalu lintas orang yang masuk, keluar, dan berada di wilayah Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
DPR Sebut Korupsi Wamen Imipas Silmy Karim Ancaman terhadap Kedaulatan Negara
Indonesia
Rieke Diah Pitaloka Dorong Pemerintah tidak Ragu Sikat Mafia Haji
Ada banyak catatan yang perlu diperbaiki dalam penyelenggaraan haji seperti kondisi tenda agar lebih lebih baik dan pembenahan di sejumlah fasilitas lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Rieke Diah Pitaloka Dorong Pemerintah tidak Ragu Sikat Mafia Haji
Indonesia
Dokter Magang Meninggal karena Lelah Bekerja Tanpa Libur, DPR Desak Reformasi Tata Kelola Program Internship Melalui Perpres
Menurut anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka, solusi atas persoalan program internship kedokteran tidak cukup hanya melalui peraturan menteri kesehatan saja.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Dokter Magang Meninggal karena Lelah Bekerja Tanpa Libur, DPR Desak Reformasi Tata Kelola Program Internship Melalui Perpres
Bagikan