TNI-Polri Gelar Apel Pengamanan Ibu Kota Pasca Pemungutan Suara

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 26 April 2019
TNI-Polri Gelar Apel Pengamanan Ibu Kota Pasca Pemungutan Suara

TNI dan Polri menggelar apel pengamanan paca pemungutan suara. Foto: MP/Kanugrahan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - TNI dan Polri menggelar apel pengamanan paca pemungutan suara. Apel ini juga sebagai persiapan untuk pengamanan penghitungan suara tingkat nasional. Apel dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono dan Pangdam jaya Mayjen Eko Margiyono.

Total, ada 7.425 personel gabungan yang mengikuti apel kali ini. Ada pasukan khusus yang ikut apel seperti Kopasuss, Paskhas, dan Marinir.

TNI dan Polri menggelar apel pengamanan paca pemungutan suara
TNI dan Polri menggelar apel pengamanan paca pemungutan suara. Foto: MP/Kanugrahan

Beberapa pejabat Polda Metro Jaya dan Kodam juga hadir seperti Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan hingga Dandim 0501/ JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana.

Gatot mengatakan, tujuan dari apel konsolidasi ini adalah melihat dan menunjukan kesiapan anggkga pasca pemungutan suara.

"Mulai dari kesiapan personil maupun kesiapan peralatan," kata Gatot di Gedung Niaga J EXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4)

Menurut Gatot, masih ada agenda kegiatan dari KPU yang dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2019 yaitu pengumuman hasil perhitungan suara pemilu 2019.

"Kami siap mengamankan rangkaian pemilu mulai kampanye, pemungutan suara maupun pasca pemungutan suara demi keamanan dan kenyamanan rakyat NKRI," jelas dia.

Gatot menambahkan, potensi kerawanan yang akan dihadapi cukup besar. "Mulai dari yang kecil sampai yang besar," jelas Gatot yang mengenakan seragam lengkapnya ini.

Namun, Gatot mengaku tak khawatir. Karena ia melihat masyarakat mengapresiasi dengan kehadiran aparat saat pengamanan pemilu 2019.

TNI dan Polri menggelar apel pengamanan paca pemungutan suara
TNI dan Polri menggelar apel pengamanan paca pemungutan suara. Foto: MP/Kanugrahan

"Kami adalah benteng terakhir dalam menjaga kemanan serta ketertiban NKRI. Ucapan terima kasih pada seluruh anggota TNI-POLRI yang telah mengabdi kepada bangsa ini dan semoga lelah kita menjadi amal ibadah," jelas Gatot.

Sementara, Eko Margiyono mengatakan, pihaknya siap mendukung penuh Polri dalam melakukan pengamanan pasca penghitungan suara.

Termasuk menunggu semua keputusan suara reami dari KPU. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban saat tahapan (pasca pemungutan suara)," pesan Eko. (Knu)

#TNI #Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Setara Institute Ingatkan Risiko Penyalahgunaan Penyadapan terhadap Hak Warga Negara
Penyadapan ilegal tersebut tidak hanya menjadi persoalan yang melibatkan pejabat negara.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Setara Institute Ingatkan Risiko Penyalahgunaan Penyadapan terhadap Hak Warga Negara
Indonesia
Kapolri Bentuk Timsus Usut Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo, Dipimpin Kabareskrim
Pembentukan tim khusus merupakan bentuk keseriusan institusi dalam merespons dugaan tindak pidana tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Kapolri Bentuk Timsus Usut Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo, Dipimpin Kabareskrim
Indonesia
Polri Pastikan Proses Etik 4 Jenderal Tersangka Penyadapan Prabowo Terus Berjalan
Mekanisme internal tersebut dilakukan secara berkesinambungan seiring dengan penanganan perkara pidana.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Polri Pastikan Proses Etik 4 Jenderal Tersangka Penyadapan Prabowo Terus Berjalan
Indonesia
Polri Tetapkan Irjen SU sebagai Tersangka, Ini Dugaan Perannya dalam Kasus Penyadapan
Polri menetapkan mantan Kadiv TIK Irjen SU sebagai tersangka keempat kasus dugaan penyadapan ilegal Presiden. Ia diduga menyetujui penghapusan hasil sadapan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Polri Tetapkan Irjen SU sebagai Tersangka, Ini Dugaan Perannya dalam Kasus Penyadapan
Indonesia
Helikopter Mi-17 Jatuh Saat Sendok Air Laut Buat Padamkan Karhutla, 3 Prajurit TNI-AD Gugur
Helikopter Mi-17 TNI AD jatuh di Seruyan Kalteng saat manuver water bombing karhutla pada 4 November 2026
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2026
Helikopter Mi-17 Jatuh Saat Sendok Air Laut Buat Padamkan Karhutla, 3 Prajurit TNI-AD Gugur
Indonesia
Kasus Penyadapan Prabowo Seret 3 Eks Petinggi Polri, Mensesneg Ungkap Langkah Pemerintah
Mensesneg Prasetyo Hadi meminta masyarakat tidak khawatir terkait kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo yang menyeret tiga tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Kasus Penyadapan Prabowo Seret 3 Eks Petinggi Polri, Mensesneg Ungkap Langkah Pemerintah
Indonesia
Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Polri Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Perkara yang sedang diproses Bareskrim Polri bersama Divisi Propam Polri tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas kepolisian dalam melayani masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Polri Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Indonesia
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Murni Ulah Oknum
Perkara dugaan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access yang tengah diselidiki tidak berkaitan dengan kebijakan resmi Polri.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Murni Ulah Oknum
Indonesia
Tetapkan Oknum Jenderal Polisi jadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Polri: ini Upaya Bersih ke Dalam
Polri menegaskan penegakan hukum kasus itu sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang ingin institusi Polri bersih.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Tetapkan Oknum Jenderal Polisi jadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Polri: ini Upaya Bersih ke Dalam
Indonesia
Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Menko Yusril Minta Kasus Diusut Tuntas
Yusril Ihza Mahendra meminta masyarakat mempercayakan Polri menangani kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo yang telah menetapkan tiga tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Menko Yusril Minta Kasus Diusut Tuntas
Bagikan