Tips Mengatasi Makanan Tersangkut di Tenggorokan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Mei 2024
Tips Mengatasi Makanan Tersangkut di Tenggorokan

Duri tersangkut di tenggorok timbulkan rasa tak nyaman. (Foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Mengonsumsi makanan terutama ikan pada sebagian orang mungkin pernah merasakan keluhan, seperti tulang yang tersangkut di tenggorokan. Kebanyakan kondisi ini terjadi ketika seseorang tersedak atau terburu-buru saat sedang menyantap makanan.

Kondisi duri ikan yang berukuran kecil dan relatif tajam bisa menimbulkan rasa sakit serta tidak nyaman pada penderitanya. Oleh sebab itu, perlunya mengetahui cara aman dan tepat untuk mengatasinya.

Dokter Umum sekaligus Healthy Educator, Kevin Mak menjelaskan karena tersangkutnya tulang ikan di tenggorokan bisa membuat iritasi, cara pertama yang dapat dilakukan yaitu makan makanan lembut.

Baca juga:

Makanan dan Minuman Ini Harus Dihindari saat Radang Tenggorokan

“Kalau ada tulang ikan atau makanan yang nyangkut di tenggorokan, yang pertama kamu bisa makan makanan yang lembut. Contohnya seperti gumpalan nasi atau mentega untuk melunakkan tulang atau makanan yang nyangkut di dalam tenggorokan,” kata dr Kevin Mak, dikutip dalam akun TikToknya @drkevinmak, Rabu (1/5).

Baca juga:

Sering Makan Ikan Dapat Memperpanjang Umur?

Cara kedua, Kevin menyarankan minum minuman bersoda. Karena dalam minuman bersoda mengandung karbondioksida sehingga dapat melunakkan makanan yang nyangkut dan meningkatkan produksi gas dalam lambung. Akhirnya, mempermudah duri ikan jatuh dan masuk ke dalam lambung.

Namun, jika kedua cara itu tetap gagal dilakukan. Cara terakhir kamu bisa segera memeriksakan kondisinya kepada dokter Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) atau Ahlinya.

Baca juga:

Duri Ikan Tesangkut di Tenggorok? Begini Cara Mengatasinya

“Dan yang ketiga kalau cara di atas semua gagal Anda bisa cek ke dokter THT, nanti bisa dimasukkan selang dengan kamera seperti ini plus menggunakan alat khusus untuk mengambil benda atau makanan yang nyangkut di tenggorokan,” ujarnya. (chn)

#Kesehatan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan