Kesehatan Kulit

Tips Mengatasi Jerawat 'Fungal'

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 19 Oktober 2021
Tips Mengatasi Jerawat 'Fungal'

Kenali cara mencegah jerawat fungal (Foto: pixabay/mohamed_hassan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJUMLAH orang mengalami kondisi kulit berjerawat ketika masa remaja hingga menuju dewasa. Tapi untuk sejumlah orang, khususnya perempuan, masalah kulit seperti jerawat hormonal, kistik, dan komedo bisa 'tak pernah berakhir' dan terus terjadi hingga dewasa.

Salah satu jerawat yang kerap membandel juga disebut sebagai jerawat fungal/jerawat jamur. Meski kurang begitu dikenal, jenis jerawat tersebut cukup menyebalkan seperti jenis jerawat lainnya.

Baca Juga:

Kata Siapa Makan Kacang Bikin Jerawatan?

Seperti yang dilansir dari laman Antara, dokter Kulit bersertifikat dan profesor klinis dermatologi dari New York University Langone, Adele D. Haimovic, menjelaskan bahwa jerawat jamur berbeda dari jerawat biasa.

Kenali cara mencegah jerawat jamur atau jerawat fungal. (Foto: pixabay/kjerstin_michaela)

Pada jerawat biasa, umumnya terjadi akibat sumbatan pori-pori dari produksi minyak berlebih bercampur kotoran. Sementara pada jerawat jamur, merupakan jenis infeksi yang terbentuk pada folikel rambut, dan disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari ragi yang disebut Malassezia furfur.

Haimovic pun menambahkan bahwa jerawat jamur jarang muncul pada area kulit muka. Kendati bisa terjadi pada area kulit muka, jenis jerawat ini biasanya muncul pada bagian lengan, punggung, atau dada.

Mengenai Malassezia furfur, merupakan ragi yang secara alami terjadi pada kulit. Pertumbuhannya yang berlebih bisa menyebabkan jerawat jamur.

Faktor pertumbuhan ragi berlebih disebabkan kelembapan seperti memakai pakaian olahraga yang berkeringat terlalu lama. Selain itu bisa juga disebabkan oleh obat-obatan seperti antibiotik, dan tinggal di lingkungan lembap yang membuat kamu lebih banyak berkeringat.

"Jerawat jamur umumnya disalahartikan sebagai jerawat yang terjadi di wajah karena bentuknya berupa jerawat dalam jumlah banyak, kecil-kecil dan biasanya memiliki bentuk dan ukuran yang serupa. Namun, tanda bahwa itu adalah jerawat jamur adalah rasa gatal yang ditimbulkan oleh jerawat ini," tutur Haimovic.

Baca Juga:

5 Makanan dan Minuman Sehari-hari yang Menjadi Penyebab Jerawat

Mandi secara teratur bisa mencegah jerawat fungal (Foto: pixabay/tookapic)

Menurut Haimovic, jerawat jamur disebabkan oleh pertumbuhan jamur berlebih. Jadi, jamur yang menjadi penyebab jerawat tersebut bisa merespon dengan baik terhadap perawatan anti jamur, yang banyak dijual di toko kecantikan atau toko obat tanpa resep dokter.

Untuk mengatasi jerawat jamur, Haimovic menjelaskan bahan-bahan yang bisa digunakan antara lain ketoconazole, econazole nitrate, atau clotrimazole.

Sampo ketombe yang mengandung zinc pyrithione atau selenium sulfida pun bisa membantu melawan jerawat jamur. Kamu bisa menggunakan sampo tersebut seperti pembersih pada bagian tubuh yang terdapat jerawat jamur.

Sementara itu, untuk cara mencegah jerawat jamur, sebaiknya hindari memakai pakaian lembap atau basah akibat keringat. Pilihlah pakaian yang longgar dan mandi dengan teratur, apabila kamu memiliki keringat berlebih. (ryn)

Baca Juga:

3 Cara Alami Tangkal Jerawat dengan Buah Pepaya

#Kesehatan #Kecantikan #Kesehatan Kulit #Jerawat
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan