Kesehatan

Tips Melatih Pernapasan Bagi Pasien COVID-19

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 04 Juli 2021
Tips Melatih Pernapasan Bagi Pasien COVID-19

Kenali tips melatih pernapasan bagi pasien COVID-19 (Foto: pixabay/leninscape)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA sejumlah tata cara latihan pernapasan bisa dilakukan ketika positif COVID-19, baik dirawat di rumah sakit, maupun isolasi mandiri di rumah.

Latihan pernapasan, menurut KSM Rehabilitasi Medik RSUP Persahabatan dr. Siti Chandra Widjanantie, SpKFR(K), sangat dibutuhkan untuk meningkatkan level oksigen dalam tubuh.

Baca Juga:

Vaksin COVID-19 Nonsuntik Tengah Diuji Coba

Salah satu gejala umum dirasakan pasien COVID-19, lanjutnya, sesak napas lantaran kurangnya oksigen.

"Saya akan memberikan latihan pernapasan mudah diaplikasikan untuk pasien COVID-19, dalam perawatan di bangsal maupun isolasi mandiri di rumah," kata dr. Siti seperti dikutip dari laman Antara.

Latihan pernapasan bertujuan untuk meningkatkan level oksigen dalam tubuh (Foto: pixabay/respropolska)

Mula-mula relaksasi untuk pengaturan napas. Sang pasien diminta untuk tarik napas dalam keadaan duduk dengan postur tegak. Kemudian tarik napas secara perlahan, kemudian lepaskan. Ulangi sebanyak tiga kali.

Saat bernapas, sebaiknya menggunakan diafragma. Caranya tarik napas melalui hidung, dan rasakan udara mengisi perut, kemudian lepaskan.

Selanjutnya, latihan pernapasan dengan menggerakan bahu. Caranya, tarik napas dalam sambil menggerakan bahu ke arah depan, lalu buang napas perlahan. Kemudian lakukan ke arah sebaliknya dan diulang sebanyak tiga kali.

Latihan berikutnya, pengembangan dada. Caranya dengan thoracal mobility atau mobilitas dinding dada.

"Kita minta pasien untuk tarik napas sambil tangan diangkat ke atas," papar dr. Siti.

Baca Juga:

Pentingnya CHSE Bagi Hotel di Tengah Pandemi COVID-19

Pertama harus dilakukan tarik napas sambil mengangkat tangan, kemudian buang napas berbarengan dengan menurunkan tangan. Ulangi langkah tersebut sebanyak tiga kali.

Setelah itu, kembangkan dada dengan tangan ke samping. Caranya, tarik napas seraya tangan dibuka ke samping, hembuskan napas, lalu turunkan tangan. Ulangi sebanyak tiga kali.

Langkah berikutnya, latihan pengembangan dada ke arah samping kanan dan kiri secara bergantian, seraya menarik napas.

Caranya, tarik napas kemudian angkat tangan kanan ke atas lalu menyamping. Setelah itu buang napas dan turunkan. Lakukan juga pada tangan kiri dan masing-masing diulang tiga kali, atau sesuai dengan kemampuan pasien.

Langkah berikutnya latihan pernapasan dalam. Caranya, tarik napas dalam-dalam lalu tahan dan hembuskan. Lalu, tarik napas secara bertahap dua atau tiga kali dan buang. Ulangi langkah tersebut sebanyak tiga kali.

"Lebih baik dan lebih dianjurkan apabila bisa bernapas dengan otot perut atau otot diafragma. Jadi saat tarik napas, kembungkan perut, buang napas, perut kempes," ucap dr. Siti.

Lebih lanjut dr. Siti menambahkan, pasien bisa meletakan tangan diperut untuk merasakan tarikan napas perut dan kembungkan.

"Tarik napas, kembungkan perut, buang napas perut kempes. Kemudian tarik napas secara bertahap, tarik, tarik, tarik, buang napas, perut kempes," tambahnya.

Kenali sejumlah tips melatih pernapasan (Foto: pixabay/juuucy)

Latihan selanjutnya ialah latihan batuk. Pasien diminta untuk tarik napas dalam, kemudian lakukan batuk secara huffing atau mulut terbuka seperti meledakkan sesuatu. Caranya, tarik napas dalam-dalam, lalu batukkan dengan mulut terbuka. Ulangi langkah tersebut sebanyak tiga kali.

Selain itu, pasien pun dapat latihan pernapasan batuk dengan cara cughing. Caranya, pertama pasien tarik napas dalam-dalam, kemudian keluarkan dengan glottis tertutup atau batuk dengan mulut tertutup.

Latihan berikut prone position, atau dikenal dengan istilah proning. Istilah proning merupakan posisi sangat dianjurkan untuk para pasien COVID-19.

Cara melakukannya dengan letakkan bantal di bawah pinggul, kemudian lakukan posisi tidur dengan posisi tengkurap. Saat posisi tengkurap, tarik napas kemudian buang. Ulangi sebanyak tiga kali.

Nah, itulah sejumlah latihan pernapasan bisa dilakukan bagi pasien dalam perawatan COVID-19, semoga bermanfaat. (Ryn)

Baca Juga:

Cara Cerdik Pemilik Restoran 'Mengakali' PSBB

#Breaking #Kesehatan #COVID-19 #Gangguan Pernapasan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Indonesia
Info Gempa Terkini: Meulaboh Aceh Barat Diguncang Gempa Magnitudo 5,4, Begini Penjelasan Lengkap BMKG
Info gempa terkini: Wilayah Meulaboh, Aceh Barat diguncang gempa tektonik Magnitudo 5,4 pada Selasa malam. BMKG pastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Meulaboh Aceh Barat Diguncang Gempa Magnitudo 5,4, Begini Penjelasan Lengkap BMKG
Indonesia
Gagal Diselamatkan, Semua Kendaraan Muatan KMP Batumandi dari Bakauheni-Merak Habis Terbakar
Seluruh kendaraan muatan KMP Batumandi ludes terbakar di perairan Pelabuhan Merak. Basarnas konfirmasi 184 penumpang selamat. Simak update lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
Gagal Diselamatkan, Semua Kendaraan Muatan KMP Batumandi dari Bakauheni-Merak Habis Terbakar
Indonesia
KMP Batumandi Milik ASDP Terbakar Hebat di Merak, Api Masih Membara!
KMP Batumandi terbakar saat alun sandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Selasa sore. ASDP mengonfirmasi seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
KMP Batumandi Milik ASDP Terbakar Hebat di Merak, Api Masih Membara!
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Indonesia
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
KPK gelar OTT dan tangkap Sestama BNPB Rustian terkait dugaan korupsi dana siap pakai kebencanaan. Cek profil dan kronologi penangkapan beserta barang buktinya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2026
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Bagikan