Tip Mencegah dan Mengobati Jerawat di Kulit Kepala

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Januari 2024
Tip Mencegah dan Mengobati Jerawat di Kulit Kepala

Jerawat di kulit kepala dapat memicu kerusakan folikel rambut. (Foto: freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASALAH kulit kepala seperti serpihan dan ketombe sudah umum diketahui. Tetapi jerawat di kulit kepala menjadi salah satu yang seringkali mengganggu, dan masalah ini belum banyak dibahas penyebab hingga solusinya.

Menurut laman Byrdie, jerawat ini mirip dengan jerawat di wajah, disebabkan oleh campuran minyak dan sel kulit mati yang menyumbat folikel atau pori-pori rambut.

Faktor-faktor seperti stres hingga kurang tidur membawa peran besar yang dapat memperburuk jerawat di kulit kepala, dengan meningkatkan produksi minyak karena peningkatan hormon stres.

Dokter kulit medis Nava Greenfield membagikan informasi mengenai kondisi kulit kepala, mulai dari penyebab timbulnya kista hingga jerawat yang dapat ditangani secara efektif.

"Bekas luka atau ruamm pada kulit kepala dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit kulit, beberapa di antaranya sangat jinak dan yang lainnya lebih serius," kata Greenfield.

Jadi, bagaimana caranya untuk mencegah dan mengatasi jerawat di kulit kepala?

Baca juga:

Folikulitis, Penyakit Gatal pada Kulit Kepala dan Kerontokan Rambut

Stres menjadi salah satu faktor timbulnya jerawat di kulit kepala. (Foto: Pexels/David Garrison)

Membilas Rambut Secara Teratur

Para ahli dermatologi merekomendasikan untuk membilas rambut kamu secara teratur, terutama jika kamu mempunyai jenis rambut yang berminyak. "Mencuci dengan air dua hari sekali, bahkan tanpa sampo, dapat membantu," saran Greenfield.

Ucapkan selamat tinggal pada sampo kering yang menyebabkan penumpukan minyak, dan pilihlah pembilasan dengan air, terutama setelah berkeringat.

Pilihlah sampo dengan bijak

Carilah sampo yang mengandung bahan-bahan seperti asam salisilat, tar batubara, atau kortison untuk mengurangi sifat berminyak dan peradangan.

Dokter kulit Neal Schultz mengatakan, asam salisilat dan tar batubara dapat membantu mengatasi ketombe dan minyak berlebih. Jika kamu lebih suka sampo biasa, lanjutkan dengan sampo khusus jerawat untuk mendapatkan manfaat tambahan.

Hands-Off

Hindari memetik atau menggaruk jerawat di kulit kepala untuk mencegah masuknya bakteri dan iritasi lebih lanjut. Schultz memperingatkan terhadap kebiasaan ini. "Mengorek jerawat di kulit kepala dapat memperburuknya, menyebabkan lebih banyak rasa gatal dan berkerak," kata Schultz.

Baca juga:

Mikropigmentasi Kulit Kepala dapat Bantu Atasi Penipisan Rambut

Jerawat di kulit kepala terjadi karena penumpukan minyak. (Foto: Unsplash/Element5 Digital)

Eksfoliasi Kulit Rambut

Pilihlah perawatan eksfoliasi kulit kepala yang lembut setiap minggu untuk menghilangkan kelebihan kulit kering. Kamu dapat menggunakan minyak pohon teh atau tea tree oil dengan kandungan antibakteri. Tambahkan sedikit pada sampo dan aplikasikan pada rambut kamu.

Batasi Produk Berminyak

Meskipun minyak baik untuk kelembapan rambut, namun terkadang minyak dapat memperburuk jerawat di kulit kepala. Schultz merekomendasikan untuk menghindari produk rambut yang 'berat' dan berminyak yang dapat meninggalkan bekas atau kurang bersih.

Mengenai kekhawatiran tentang kerontokan rambut karena jerawat pada kulit kepala, Dr. Schultz menekankan bahwa kemacetan pada folikel rambut dapat menyebabkan penipisan atau kerontokan rambut. Namun, pertumbuhan kembali rambut dimungkinkan jika folikel tidak terluka.

Sebaiknya hindari juga penggunaan produk rambut yang terlalu banyak, seperti gel atau hairspray, yang dapat menyebabkan penumpukan minyak di kulit kepala.

Perlu diingat, menangani masalah kulit kepala lebih sederhana jika kamu menerapkan rutinitas perawatan yang tepat. Konsultasikan dengan dokter kulit untuk masalah yang terus berlanjut atau kondisi yang parah. Dengan langkah-langkah mudah ini, mendapatkan kulit kepala yang lebih sehat dalam jangka waktu yang lama. (nda)

Baca juga:

Minyak Macadamia untuk Kulit Kepala yang Sehat

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan