Tiongkok akan Gali Gunung Everest

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Sabtu, 11 April 2015
Tiongkok akan Gali Gunung Everest

Tiongkok berencana menggali Everest. (Screenshot Mirror)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional – Republik Tiongkok berencana menggali bagian tengah bawah gunung tertinggi di dunia, Gunung Everest. (Baca: Suami Boleh Makan Tubuh Istri, Ini Klarifikasi Imam Besar Saudi)

Hal ini dilakukan guna membangun lintasan kereta api yang merupakan perpanjangan dari jalur yang ada di Xining hingga perbatasan ke Kathmandu. Lintasan kereta api ini juga akan diperluas ke Lumbini, sebuah situs warisan dunia.

Namun seorang ahli kereta api Wang Mengshu dari Chinese Academy of Engineering mengatakan bahwa jalur ini akan menjadi terowongan yang sangat panjang.

“Para pekerja harus menggali terowongan yang sangat panjang,” ujarnya.

Seperti dilansir Mirror, jalur ini akan selesai pada tahun 2020. (Baca: Ngeri, Perempuan Politikus Hantam Sesama Politikus dengan Kakinya)

#Tiongkok #Kereta
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Long Weekend Idul Adha 2026, Penumpang KAI Membludak ke Yogyakarta dan Bandung
Antusiasme masyarakat bepergian saat long weekend Idul Adha 2026 melonjak. KAI mencatat penjualan tiket mencapai 783 ribu dengan Yogyakarta jadi destinasi favorit.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Long Weekend Idul Adha 2026, Penumpang KAI Membludak ke Yogyakarta dan Bandung
Indonesia
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan berkas perkara kasus kecelakaan tabrakan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu telah rampung.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Indonesia
Keselamatan Kereta Api Jadi Prioritas, KAI Tingkatkan Jumlah SDM Bersertifikasi
KAI terus meningkatkan kompetensi SDM demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Pada 2025, sebanyak 19 ribu pekerja telah mengantongi sertifikasi operasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Keselamatan Kereta Api Jadi Prioritas, KAI Tingkatkan Jumlah SDM Bersertifikasi
Indonesia
Usai Tragedi Bekasi Timur, KAI Ungkap 80 Persen Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Tak Terjaga
KAI mengungkap 80 persen kecelakaan kereta terjadi di perlintasan tak terjaga. Sebanyak 1.329 perlintasan liar telah ditutup sejak 2021 usai tingginya angka kecelakaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Usai Tragedi Bekasi Timur, KAI Ungkap 80 Persen Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Tak Terjaga
Indonesia
Pasca-Tabrakan Maut Bekasi, Pemerintah Tutup 172 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi
Pemerintah bersama KAI dan DJKA menutup 172 perlintasan sebidang berisiko tinggi pasca-tragedi Bekasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Pasca-Tabrakan Maut Bekasi, Pemerintah Tutup 172 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi
Indonesia
Sambaran Petir Biang Keladi KRL Arah Serpong Cuma Sampai Stasiun Kebayoran Lama
KRL Green Line Tanah Abang–Rangkasbitung terganggu akibat listrik aliran atas tersambar petir. Perjalanan hanya sampai Serpong dan Kebayoran Lama. KAI Commuter lakukan penanganan.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Sambaran Petir Biang Keladi KRL Arah Serpong Cuma Sampai Stasiun Kebayoran Lama
Indonesia
KRL Tangerang Tertunda Imbas Masalah Listrik Stasiun Jurang Mangu-Pondok Ranji
KCI laporkan gangguan Listrik Aliran Atas (LAA) di Jurang Mangu dan Pondok Ranji, Tangerang.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
KRL Tangerang Tertunda Imbas Masalah Listrik Stasiun Jurang Mangu-Pondok Ranji
Indonesia
Tabrakan KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Jadi Momentum Revolusi Keselamatan Kereta Api
DPR memberikan dukungan penuh kepada Direktur Utama PT KAI (Persero) untuk menginisiasi perbaikan menyeluruh yang mengacu pada akurasi data
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Tabrakan KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Jadi Momentum Revolusi Keselamatan Kereta Api
Indonesia
Korban Tewas Tabrakan Kereta Bekasi Bertambah 1 Lagi Jadi 16 Orang, Ini Identitasnya!
Dengan penambahan satu korban jiwa, total korban kecelakaan kini mencapai 106 orang. Dari jumlah tersebut, 90 orang mengalami luka-luka, sementara 16 orang dinyatakan meninggal dunia.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Korban Tewas Tabrakan Kereta Bekasi Bertambah 1 Lagi Jadi 16 Orang, Ini Identitasnya!
Indonesia
Update Terbaru Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: 107 Korban, 16 Meninggal Dunia
Update terbaru kecelakaan kereta Bekasi Timur: 107 korban, 16 meninggal dunia, 43 sudah dipulangkan. KAI fokus pada penanganan korban dan pemulihan operasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Update Terbaru Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: 107 Korban, 16 Meninggal Dunia
Bagikan