Keselamatan Kereta Api Jadi Prioritas, KAI Tingkatkan Jumlah SDM Bersertifikasi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Keselamatan Kereta Api Jadi Prioritas, KAI Tingkatkan Jumlah SDM Bersertifikasi

Kereta Api Jarak Jauh. (Foto: PT KAI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus memperkuat kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai bagian penting dalam menjaga keselamatan dan keandalan operasional perjalanan kereta api di Indonesia.

Penguatan tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah pekerja bersertifikasi setiap tahun. Pada 2022, tercatat lebih dari 14.150 pekerja tersertifikasi. Jumlah itu naik menjadi lebih dari 15.983 pekerja pada 2023, kemudian mencapai 16.186 pekerja pada 2024, dan meningkat signifikan menjadi 19.167 pekerja tersertifikasi pada 2025.

Memasuki 2026, KAI kembali menargetkan sebanyak 18.297 pekerja tersertifikasi yang tersebar di berbagai bidang operasional strategis.

Jumlah tersebut terdiri dari 4.129 Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), 440 Awak Sarana Perkeretaapian Khusus, 2.260 Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), 229 Pengendali Kereta Api, serta 1.542 Asisten PPKA tersertifikasi.

Selain itu, terdapat 1.482 tenaga perawatan prasarana bidang Jalan Rel dan Jembatan, 1.437 tenaga perawatan Fasilitas Operasi Kereta Api, 1.854 tenaga pemeriksa prasarana Jalan Rel dan Jembatan, 119 tenaga pemeriksa Fasilitas Operasi Kereta Api, 2.652 Pemeriksa Sarana, 1.990 tenaga Perawatan Sarana, dan 163 Penjaga Jaga Lintas (PJL) tersertifikasi.

Baca juga:

PT KAI Diminta Evaluasi Total Sistem Kendali Kereta Usai Insiden di Bekasi Timur

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa setiap pekerja operasional wajib melalui proses pendidikan, pelatihan, uji kompetensi, hingga sertifikasi sebelum menjalankan tugas di lapangan.

Selain sertifikasi dari lembaga berwenang, termasuk Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), KAI juga secara rutin menggelar diklat, workshop, forum diskusi, simulasi operasional, hingga refreshment kompetensi guna menjaga kesiapan SDM.

“Dalam operasional kereta api, keputusan yang diambil petugas harus cepat, tepat, dan sesuai prosedur. Karena itu proses pembentukan kompetensi dilakukan secara berkelanjutan agar setiap petugas siap menghadapi berbagai kondisi operasional di lapangan,” ujar Anne, Kamis (7/5).

Tak hanya memperkuat SDM, KAI juga menjalankan pemeriksaan rutin terhadap sarana dan prasarana guna memastikan operasional tetap andal dan aman.

Pemeriksaan dilakukan secara berkala dengan mengikuti prosedur operasional yang telah ditetapkan. Pengecekan mencakup jalur rel, wesel, sinyal, jembatan, sistem operasi, hingga kondisi sarana kereta api.

Inspeksi dilakukan langsung di lapangan melalui pengamatan detail jalur, bordes ride, dan lok ride oleh petugas yang memiliki kompetensi serta sertifikasi sesuai bidang masing-masing.

KAI juga memanfaatkan aplikasi Safety Railway Information (SRI) sebagai sarana pelaporan potensi bahaya maupun kondisi tidak aman yang berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta api.

Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari mitigasi dan pencegahan risiko operasional.

Baca juga:

Usai Tragedi Bekasi Timur, KAI Ungkap 80 Persen Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Tak Terjaga

Di sisi lain, operasional kereta api juga menghadapi berbagai tantangan eksternal, mulai dari ketidakdisiplinan di perlintasan sebidang, aksi pelemparan terhadap kereta api, pencurian aset perkeretaapian, bangunan liar di sekitar jalur, hingga faktor cuaca dan kondisi alam seperti banjir, longsor, dan gempa bumi.

Karena itu, KAI terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah, regulator, aparat kewilayahan, komunitas, dan masyarakat guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api secara menyeluruh.

“KAI akan terus memperkuat seluruh aspek tersebut agar kepercayaan jutaan pelanggan tetap terjaga dalam setiap perjalanan,” kata Anne.

“Setiap perjalanan kereta api yang berjalan aman sesungguhnya dijaga oleh banyak insan yang bekerja penuh disiplin selama 24 jam. Keselamatan dibangun dari ketelitian, kepatuhan terhadap prosedur, kompetensi SDM, serta kolaborasi bersama stakeholder dan masyarakat dalam menjaga operasional perkeretaapian,” tutupnya. (Asp)

#PT KAI #Kereta Api #Kereta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Stasiun Manggarai makin Padat: 162 Ribu Pergerakan, LRT Segera Jadi Pilihan Terbaru
Bukan hanya KRL, kawasan ini nantinya akan mempertemukan Commuter Line Bandara, TransJakarta, Terminal Manggarai, dan LRT Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Stasiun Manggarai makin Padat: 162 Ribu Pergerakan, LRT Segera Jadi Pilihan Terbaru
Indonesia
Dari Kereta ke Laut, Jalur Baru Menuju Kepulauan Seribu Mulai Terbentuk
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memperkuat transportasi laut mulai 2027, membuka peluang terbentuknya perjalanan yang terintegrasi.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Dari Kereta ke Laut, Jalur Baru Menuju Kepulauan Seribu Mulai Terbentuk
Indonesia
Layani Lebih 5 Juta Pelanggan, Stasiun Manggarai Disiapkan Buat Konektivitas Transportasi Jakarta
Saat ini, aktivitas di Stasiun Manggarai mencapai sekitar 162 ribu pergerakan pelanggan per hari, dengan sekitar 700–750 perjalanan kereta api setiap hari.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Layani Lebih 5 Juta Pelanggan, Stasiun Manggarai Disiapkan Buat Konektivitas Transportasi Jakarta
Indonesia
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
KAI mengelola 2.997,99 ton limbah sepanjang 2025 melalui skema guna ulang dan daur ulang. Material kereta pensiun seperti besi, baja, dan logam kembali dimanfaatkan industri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
Indonesia
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
KRL Jabodetabek mencatat 210,47 juta pelanggan sepanjang Januari–Juli 2026, naik 6,39 persen. Lintas Cikarang menjadi salah satu jalur dengan pertumbuhan penumpang tercepat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
Indonesia
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan enam perjalanan kereta api.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Indonesia
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan perjalanan KA Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Indonesia
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Indonesia
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Sepanjang periode Januari hingga 29 Juli 2026 saja, Kereta Petani dan Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak telah melayani 31.546 pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Indonesia
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Nusantara Explorer jadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata nasional melalui moda transportasi berbasis rel.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Bagikan