Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi

Pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek Tembus 28,96 Juta hingga Mei 2026

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketergantungan masyarakat Jabodetabek terhadap layanan Commuter Line terus menunjukkan tren peningkatan. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, layanan KRL Jabodetabek telah digunakan oleh 210,47 juta pelanggan, atau meningkat 6,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan tersebut juga mencerminkan lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Jika dibandingkan dengan periode Januari–Juli 2023, jumlah pelanggan bertambah hampir 50 juta perjalanan atau meningkat 30,72 persen.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, Kamis (6/8), capaian tersebut menunjukkan semakin besarnya peran Commuter Line sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan.

Di balik 210 juta lebih perjalanan itu terdapat aktivitas masyarakat untuk bekerja, belajar, menjalankan usaha hingga mengakses layanan publik. Keandalan transportasi massal berperan langsung menjaga produktivitas Jabodetabek,

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.

KRL Dinilai Berkontribusi Menekan Emisi Karbon

Selain menjadi moda transportasi utama masyarakat, penggunaan KRL juga dinilai memberikan kontribusi nyata terhadap pengurangan emisi karbon.

Berdasarkan Laporan Keberlanjutan KAI 2025, perjalanan Bekasi–Jakarta dengan jarak sekitar 30 kilometer menggunakan kereta api hanya menghasilkan sekitar 2,4 kilogram CO₂ per hari.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan perjalanan menggunakan mobil pribadi yang menghasilkan sekitar 12 kilogram CO₂ per hari, atau sekitar lima kali lebih besar.

Baca juga:

Pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek Tembus 28,96 Juta hingga Mei 2026

Jaringan Semakin Luas, Lintas Cikarang Tumbuh Pesat

KAI mencatat jaringan Commuter Line Jabodetabek kini melayani 85 stasiun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 71 stasiun pada 2015.

Perluasan jaringan tersebut semakin memperkuat konektivitas kawasan penyangga dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi di Jakarta.

Di sisi lain, lintas Cikarang menjadi salah satu jalur dengan pertumbuhan pelanggan paling pesat. Volume pelanggan meningkat dari 55,66 juta perjalanan pada 2022 menjadi 84,53 juta perjalanan pada 2025, atau melonjak 51,86 persen dalam kurun tiga tahun.

Saat ini, lintas Cikarang menjadi penyumbang pelanggan terbesar kedua setelah lintas Bogor.

Menurut Anne, pertumbuhan tersebut menjadi dasar bagi KAI untuk terus meningkatkan kapasitas layanan melalui penambahan keandalan sarana, penguatan sistem kelistrikan dan persinyalan, hingga pengaturan perjalanan pada jam-jam sibuk agar mampu mengimbangi lonjakan permintaan masyarakat. (Knu)

#PT KAI #Commuter Line #Kereta Rel Listrik (KRL)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Commuter Tambah 4 Perjalanan KRL Bogor, ini Jadwal dan Alasannya
KAI Commuter menambah perjalanan KRL Bogor. Kini, ada 1.065 perjalanan per harinya dari stasiun tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
KAI Commuter Tambah 4 Perjalanan KRL Bogor, ini Jadwal dan Alasannya
Indonesia
KAI Tangkap Pencuri Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan
Petugas segera menangkap terduga pelaku dan membawanya ke Pos Pengamanan Stasiun Kampung Bandan untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan awal.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KAI Tangkap Pencuri Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan
Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Minim Peminat, Baru 308 Orang yang Naik
Jumlah pengguna Kereta Petani dan Pedagang hanya sebagian kecil ketimbang pelanggan K3 Kerakyatan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kereta Petani dan Pedagang Minim Peminat, Baru 308 Orang yang Naik
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
43.780 Pelanggan Manfaatkan Kereta Pedagang dan Petani Merak-Rangkasbitung
Sebagai salah satu kawasan dengan aktivitas masyarakat yang dinamis di Kabupaten Lebak, Rangkasbitung memiliki pergerakan perjalanan yang tinggi dalam operasional Kereta Petani dan Pedagang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
43.780 Pelanggan Manfaatkan Kereta Pedagang dan Petani Merak-Rangkasbitung
Indonesia
Gempa Jakarta Magnitudo 5,9 Sempat Ganggu Perjalanan KRL, Cek Info Terkininya
Gempa M 5,9 di Kepulauan Seribu yang terjadi Sabtu (12/9) pagi tadi sempat berdampak ke sejumlah transportasi umum di Jabodetabek
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Gempa Jakarta Magnitudo 5,9 Sempat Ganggu Perjalanan KRL, Cek Info Terkininya
Indonesia
Perjalanan KRL Berkurang, Layanan KAI Harus Tetap Optimal
Kondisi tersebut perlu menjadi evaluasi serius, terlebih armada yang mengalami persoalan merupakan produk baru dari PT Industri Kereta Api (INKA).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Perjalanan KRL Berkurang, Layanan KAI Harus Tetap Optimal
Indonesia
Belasan Jadwal Rute Harian Dipangkas, KRL Bogor-Kota Masuk Kandang INKA
KCI kurangi perjalanan KRL Bogor–Kota dari 1.065 jadi 1.048 per hari sepanjang September 2026 agar kereta dapat menjalani perawatan rutin di INKA
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Belasan Jadwal Rute Harian Dipangkas, KRL Bogor-Kota Masuk Kandang INKA
Indonesia
12 Perjalanan KRL Bogor Dibatalkan hingga 30 September 2026, ini Daftarnya
KAI Commuter membatalkan 12 perjalanan KRL Bogor hingga 30 September 2026. Berikut ini daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
12 Perjalanan KRL Bogor Dibatalkan hingga 30 September 2026, ini Daftarnya
Indonesia
Akomodir Penumpang Terdampak Pembatalan Terbang, PT KAI Tambah Rangkaian Perjalanan
Penambahan kapasitas dilakukan setelah perusahaan memantau kebutuhan perjalanan masyarakat dan kondisi operasional di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Akomodir Penumpang Terdampak Pembatalan Terbang, PT KAI Tambah Rangkaian Perjalanan
Bagikan