Usai Tragedi Bekasi Timur, KAI Ungkap 80 Persen Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Tak Terjaga

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Usai Tragedi Bekasi Timur, KAI Ungkap 80 Persen Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Tak Terjaga

Perlintasan sebidang. (Foto: MerahPutih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perlintasan kereta api liar masih menjadi salah satu pemicu utama kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Terbaru, kecelakaan di kawasan Stasiun Bekasi Timur menelan korban jiwa hingga 16 orang dan kembali menyoroti pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebagian besar kecelakaan terjadi di titik perlintasan yang tidak memiliki penjagaan resmi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan keselamatan di perlintasan sebidang membutuhkan kepedulian seluruh pengguna jalan.

“Perlintasan sebidang mempertemukan perjalanan banyak orang dalam waktu bersamaan. Saat pengguna jalan mau berhenti sejenak, melihat kondisi sekitar, dan melintas dengan tertib, di situ keselamatan dijaga bersama,” ujar Anne di Jakarta, Kamis (7/5).

Baca juga:

Wacana Pemasangan Kamera ETLE di Perlintasan Sebidang Fokus Pencegahan

Sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan, KAI bersama para pemangku kepentingan telah menutup 1.329 perlintasan liar sejak 2021 hingga April 2026.

Secara rinci, pada 2021 terdapat 324 penutupan perlintasan liar, kemudian 292 titik pada 2022, sebanyak 107 titik pada 2023, lalu meningkat menjadi 289 titik pada 2024 dan 273 titik sepanjang 2025. Sementara pada Januari hingga April 2026, tercatat sudah ada 44 perlintasan liar yang ditutup.

Menurut KAI, langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan sekaligus menciptakan ruang perjalanan yang lebih aman bagi masyarakat maupun perjalanan kereta api.

Saat ini, KAI mencatat terdapat 3.674 perlintasan sebidang di Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 1.810 titik menjadi fokus peningkatan keselamatan secara bertahap.

Sebanyak 172 perlintasan diarahkan untuk penataan dan penutupan karena kondisi jalan yang terbatas. Sementara 1.638 titik lainnya diprioritaskan mendapatkan peningkatan fasilitas keselamatan.

Baca juga:

Perempuan Berjibaku di Kereta Commuter Line, di Antara Desakan dan Harapan

Data KAI menunjukkan sekitar 80 persen kecelakaan di perlintasan terjadi pada titik yang tidak terjaga. Dalam periode 2023 hingga 2026, tercatat sebanyak 948 korban dalam berbagai kejadian di perlintasan sebidang.

“Faktor terbesar dipicu perilaku menerobos, tidak berhenti, maupun kurang memperhatikan kondisi sekitar sebelum melintas,” tutur Anne.

Ia menegaskan, beberapa detik untuk berhenti sebelum melintas dapat menjadi keputusan penting yang menyelamatkan nyawa pengguna jalan maupun perjalanan kereta api yang sedang membawa ratusan hingga ribuan penumpang.

“Kereta api berjalan di jalurnya dan memerlukan ruang aman dalam setiap perjalanan. Karena itu, pengguna jalan perlu berhenti terlebih dahulu, tengok kanan kiri, lalu memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas,” jelas Anne.

Ke depan, KAI menyatakan akan terus memperkuat sistem keselamatan di perlintasan sebidang melalui pemasangan sirine dan lampu peringatan, CCTV, panic button, penguatan penjagaan, hingga koordinasi bersama pemerintah pusat dan daerah. (Knu)

#PT KAI #Perlintasan Sebidang #Kereta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Tiket dengan tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain, tetapi tetap bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Indonesia
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Rata-rata pengguna KRL Jabodetabek saat ini mencapai 1,1 juta penumpang per hari, bahkan dapat mencapai 1,3 juta penumpang pada kondisi tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Indonesia
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
KRL Rangkasbitung bakal berhenti tiap empat hingga lima menit sekali. Hal itu bakal diterapkan mulai 2027.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
Indonesia
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
KRL bakal diperpanjang hingga Cikampek dan Lido. Rencana tersebut ditargetkan beroperasi 2028.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
Indonesia
Pencurian Kabel Prasarana KA Ganggu Sistem Keselamatan
Tercatat sedikitnya terjadi 16 kasus perusakan kabel yang berpotensi mengganggu sistem pendukung keselamatan perjalanan kereta api.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Pencurian Kabel Prasarana KA Ganggu Sistem Keselamatan
Indonesia
KAI Commuter Tambah 4 Perjalanan KRL Bogor, ini Jadwal dan Alasannya
KAI Commuter menambah perjalanan KRL Bogor. Kini, ada 1.065 perjalanan per harinya dari stasiun tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
KAI Commuter Tambah 4 Perjalanan KRL Bogor, ini Jadwal dan Alasannya
Indonesia
KAI Tangkap Pencuri Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan
Petugas segera menangkap terduga pelaku dan membawanya ke Pos Pengamanan Stasiun Kampung Bandan untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan awal.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KAI Tangkap Pencuri Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan
Indonesia
Kereta Petani dan Pedagang Minim Peminat, Baru 308 Orang yang Naik
Jumlah pengguna Kereta Petani dan Pedagang hanya sebagian kecil ketimbang pelanggan K3 Kerakyatan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kereta Petani dan Pedagang Minim Peminat, Baru 308 Orang yang Naik
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
43.780 Pelanggan Manfaatkan Kereta Pedagang dan Petani Merak-Rangkasbitung
Sebagai salah satu kawasan dengan aktivitas masyarakat yang dinamis di Kabupaten Lebak, Rangkasbitung memiliki pergerakan perjalanan yang tinggi dalam operasional Kereta Petani dan Pedagang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
43.780 Pelanggan Manfaatkan Kereta Pedagang dan Petani Merak-Rangkasbitung
Bagikan