Tinjau Vaksinasi Massal di Kota Yogyakarta, Jokowi Berharap Ekonomi Segera Pulih

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 01 Maret 2021
Tinjau Vaksinasi Massal di Kota Yogyakarta, Jokowi Berharap Ekonomi Segera Pulih

Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi massal tahap kedua di Pasar Beringharjo dan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Kota Yogyakarta (Biro Setpres Istana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi massal tahap kedua di Pasar Beringharjo dan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Kota Yogyakarta.

Vaksinasi tahap kedua ini menyasar para pedagang, karyawan toko, pemilik usaha serta semua tukang becak dan andong yang beraktifitas ekonomi disekitar kawasan Malioboro dan Tugu Yogyakarta.

"Proses vaksinasinya berjalan dengan lancar dan baik," ujar Presiden selepas peninjauan vaksinasi di Museum Benteng Vredeburg, Senin (1/3)

Baca Juga:

Harga Tiket dan Jadwal KRL Solo Yogyakarta

Ia menjelaskan program vaksinasi tahap kedua ini bertujuan memberikan perlindungan awal terhadap virus korona terutama kepada mereka para pekerja yang dalam kesehariannya bekerja di lingkungan padat interaksi dengan publik.

"Totalnya (kurang lebih) ada 19.900 dan kita harapkan ini akan segera diselesaikan," tegasnya.

Jokowi berharap pemberian vaksinasi ini dapat mempercepat pemulihan perekonomian di Yogyakarta. "Kemudian pariwisata di Yogyakarta juga bisa bergeliat kembali," ucapnya.

Pelaksanaan vaksinasi massal bagi sektor informal di Kota Yogyakarta dimulai tanggal 1 Maret hingga 6 Maret 2021.

Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi massal tahap kedua di Pasar Beringharjo dan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Kota Yogyakarta (Biro Setpres Istana)

Wali kota Yogyakarta Haryadi Suyuti menjelaskan ada sekitar 19.897 orang yang sudah terdata dan akan di vaksinasi secara bertahap.

"Mereka didahulukan karena merrka bersentuhan langsung dengan masyarakat dna wisatawan. Vaksin itu untuk melindungi diri sndiri dan orang lain," tegas Haryadi.

Ia mengajak seluruh warga Jogjakarta untuk mendaftarkan diri secara sukarela mengikuti program vaksinasi. Politikus Golkar ini juga menekankan tidak ada ada pungutan biaya bagi warga yang hendak divaksin.

"Mari kita canangkan vaksinasi masal. Semoga ini jadi momentum untuk waega proaktif mendaftarkan diri ke RT/RW dapatkan vaksin," pungkasnya.

Baca Juga:

1.700 Orang Ikuti Uji Coba KRL Solo-Yogyakarta, Tarif Rp1

Penyelenggaraan vaksinasi massal dipusatkan di tiga lokasi, yakni Pasar Beringharjo, Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, dan Taman Parkir Abubakar Ali yang dalam pelaksanaannya dilakukan pengaturan sesuai dengan protokol kesehatan.

Hadir dalam pelaksanaan vaksinasi massal tersebut di antaranya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Juru Bicara Pemerintah COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro. (Teresa Ika/Yogyakarta)

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #Presiden Jokowi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Indonesia
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tiba dikediaman Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo usai berlibur bersama cucunya di Bali, Sabtu (12/7).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 13 Juli 2025
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Bagikan