Tingkat Kepatuhan Warga Jakarta Pakai Masker Jeblok, Lebih Rendah dari Bali dan Jabar

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 24 Mei 2021
Tingkat Kepatuhan Warga Jakarta Pakai Masker Jeblok, Lebih Rendah dari Bali dan Jabar

Ilustrasi (Foto: Unsplash/Mika Baumeister)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kepatuhan warga DKI Jakarta dalam menggunakan masker tak terlalu baik.

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto mengatakan, baru 65 persen warga DKI Jakarta yang patuh memakai masker.

"Arahan bapak Presiden (Joko Widodo) untuk mengumumkan tingkat kepatuhan masyarakat, dilihat bahwa tingkat kepatuhan masyarakat menggunakan masker yang tadi disampaikan," katanya usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden di Kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (24/5).

Tidak hanya DKI Jakarta yang masyarakatnya belum patuh mengenakan masker. Airlangga menyebut Riau dan Sumatera Utara pun perlu perhatian agar patuh menggunakan masker.

"Riau 67 persen, Kepri 70 persen, dan Sumatera Utara 62,76 persen. Jadi ini yang harus diingatkan nanti pak kepala Satgas akan menyampaikan terkait hal tersebut," bebernya.

Airlangga menyebutkan daerah dengan tingkat kepatuhan memakai masker tertinggi. Bali sudah mencapai 89 persen. Sedangkan Jawa Timur mencapai 87 persen. Disusul Jawa Barat 73 persen. Ketidakpatuhan menggunakan masker memengaruhi tren peningkatan kasus penyebaran COVID-19.

Sering Pakai Masker Saat Puasa Bikin Mulut Lebih Bau?
Mengenakan masker secara alami menyebabkan kita bernapas lebih banyak, dan itu dapat menyebabkan rongga mulut mengering. (Foto: Unsplash/Kobby Mendez)

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan ada dua penyebab kenaikan kasus COVID-19 beberapa hari terakhir yakni mobilitas masyarakat yang meningkat saat Lebaran dan mutasi varian baru.

"Pada empat hari terakhir terjadi peningkatan kasus baru di atas 5 ribu, ini menunjukkan mobilisasi pasca Lebaran dan Ramadan itu sudah mulai terlihat," kata Dante.

Dari kalkulasi pemerintah, peningkatan kasus akan terjadi hingga pertengahan Juni. Lalu, dari faktor endogen terkait dengan mutasi varian baru Corona asal India, Inggris, dan Afrika Selatan yang sudah ada di Indonesia.

Ketiga varian tersebut masuk dalam varian of concern WHO yang disebut-sebut memiliki tingkat penularan yang tinggi. Dari hasil identifikasi Kementerian Kesehatan, ada 54 kasus varian baru Corona yang menyebar.

Dengan rincian 35 varian baru kasus Corona dari imigran atau dari luar Indonesia dan 19 kasus dari Indonesia. "Kombinasi antara faktor eksternal dan endogen berupa mobilisasi dan mutasi virus menyebabkan kasus meningkat beberapa minggu ke depan," kata Dante.

Pria dengan latar belakang dokter spesialis penyakti dalam konsultan ini mengingatkan masyarakat untuk menekan laju penularan COVID-19 dengan menegakkan protokol kesehatan. (Knu)

#Masker #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Bagikan