Pilpres 2019

Timses Kiai Ma'ruf Ajak Warga Aceh Bantu Perangi Hoaks

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 08 Maret 2019
 Timses Kiai Ma'ruf Ajak Warga Aceh Bantu Perangi Hoaks

Timses Kiai Ma'ruf Lukmanul Hakim (Foto: nu.or.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Tim sukses (Timses) Kiai Ma'ruf Amin Lukmanul Hakim mengajak masyarakat Aceh untuk memerangi hoaks dan fitnah terhadap pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Selain itu, Lukmanul Hakim juga meminta warga Aceh untuk tidak terpengaruh hoaks yang tersebar lewat media sosial seperti larangan azan dan dihapusnya pendidikan agama jika Jokowi terpilih kembali menjadi presiden.

"Aceh ini pernah porak poranda karena fitnah. Jangan sampai porak poranda ini menyebar ke seluruh Indonesia karena fitnah demikian. Kami yakin orang Aceh akan mencegah kerusakan karena fitnah," kata Lukman di Banda Aceh, Jumat (8/3).

Pada kesempatan yang sama, mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Safrizal Sahril menegaskan dengan banyaknya warga eks GAM yang bisa membaca dan menulis, sebaran informasi terkait fitnah dan hoaks bisa dihentikan.

Cawapres 01 Kiai Ma'ruf Amin
Cawapres nomor urut 01 Kiai Ma'ruf mendapat dukungan dari warga Aceh (MP/Mauritz)

Sehingga, lanjut dia, mantan kombatan GAM tak dibodohi oleh hoaks dan fitnah yang disebar menyerang Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kami hanya berharap pemerintahan Jokowi, tolong bina kami eks kombatan GAM ini. Kami yakin Pak Jokowi akan memenuhinya. Kami tahu, dari wajahnya saja bisa dilihat, beliau orangnya tulus. Orangnya anak dari dari masyarakat karena lahir dari masyarakat biasa, sama seperti kami," kata Safrizal.

Eks kombatan GAM lainnya, Munawwar, mengatakan Jokowi sudah memberi bukti bukan lagi janji. Langkah-langkah perbaikan sudah dilakukan.

Menurut dia, para eks kombatan memahami bahwa tak mungkin di 5 tahun pemerintahannya bisa menyelesaikan semua masalah. Maka itu, Jokowi harus kembali memimpin di periode berikutnya agar bisa menuntaskan perbaikan negeri.

"Saya santri, Alhamdulilah kami akan ikuti guru dan agama kami dengan mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin," tandas Munawwar.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Prabowo Siap Kejar Koruptor Hingga Antarktika dan Padang Pasir

#KH Ma'ruf Amin #Presiden Jokowi #Pilpres 2019 #Penyebar Hoaks
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada para pelaku yang diduga menjalankan aktivitas di lapangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Dunia
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Klaim Timor Leste ingin kembali ke Indonesia adalah hoaks. Faktanya, video hanya membahas impor barang dari Indonesia tanpa pernyataan resmi bergabung ke NKRI.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Indonesia
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten-konten yang dikonsumsi sebelum dibagikan di akunnya masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Bagikan