[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
 [HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat

Dok Turn Back Hoaks (Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com- Polemik soal utang kereta cepat Jakarta - Bandung ‘Whoosh’ masih menjadi pembahasan di media sosial.

Kali ini, beredar informasi beredar di media sosial yang menyebut Presiden Prabowo Subianto sudah melunasi utang proyek ini ke China.

Disebutkan, Prabowo membayar utang kereta cepat menggunakan APBN melalui Danantara. Informasi ini diunggah akun YouTube “dpcprikabbatang” pada April 2026.

NARASI:

Bikin kaget! Ternyata Pak Prabowo diam-diam lunasin hutang Whoosh! Kalau kalian bilang hutang Whoosh dibayar pakai APBN, kamu salah besar! Soalnya hutang Whoosh ini akan lunas dalam 2 bulan lagi dengan dana dari Danantara. Dulu Danantara buatan Pak Prabowo ini penuh dengan kritikan, dan Whoosh dianggap beban negara, tapi itulah mengapa Pak Prabowo menciptakan Danantara, karena di saat seperti ini kita bisa merasakan manfaatnya.

FAKTA:

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim dengan memasukkan kata kunci “Prabowo lunasi utang proyek Whoosh” ke mesin pencari Google.

Hasil penelusuran, istilah “dua bulan” yang beredar di media sosial sebenarnya merujuk pada tenggat pembahasan restrukturisasi utang proyek Whoosh, bukan pelunasan seluruh utang proyek.

Hingga saat ini, pemerintah masih membahas skema penyelesaian pembiayaan dan belum menetapkan keputusan final mengenai mekanisme pembayaran utang tersebut.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air

TurnBackHoax juga menemukan laporan BBC News Indonesia yang tayang pada Senin (13/102025).

Proyek Kereta Cepat Whoosh masih berkutat dengan pembahasan pembiayaan jangka panjang dan restrukturisasi kewajiban proyek. Tidak terdapat pernyataan resmi yang menyebut bahwa seluruh utang proyek telah dilunasi dalam waktu singkat sebagaimana diklaim dalam unggahan yang beredar.

Utang proyek Kereta Cepat Whoosh mencapai sekitar Rp118 triliun, sebagian besar berasal dari pinjaman China Development Bank. Utang ini bukan utang langsung pemerintah, melainkan dikelola oleh konsorsium perusahaan, terutama PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Proyek ini sudah berjalan sejak 2016 dan masih dalam proses pengelolaan serta pembahasan, sehingga utangnya tidak mungkin dilunasi dalam waktu singkat.

KESIMPULAN:

Informasi tersebut keliru karena “dua bulan” hanya merujuk pada proses pembahasan restrukturisasi, sementara utang proyek masih berlangsung dan belum ada keputusan final terkait penyelesaiannya. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks #Mafindo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Kampus Unpad dan Undip disebut setuju dan siap jadi PTN pertama Program Pendidikan Gratis Prabowo. Cek Kebenaran Informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Isi video terdapat cuplikan wawancara Mahfud MD yang membahas isi serta kelemahan RUU Perampasan Aset.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Bagikan