Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber

Ilustrasi - Seorang peretas mencoba membongkar keamanan siber. (ANTARA/Shutterstock/am)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Informasi bohong atau hoaks perihal kejahatan di ibu kota makin mewarnai media sosial. Kondisi itu, membuat warga menjadi resah.

Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta tak boleh tinggal diam mengatasi masalah informasi bohong atau hoaks perihal kejahatan di ibu kota.

Selama beberapa waktu ke belakang, masyarakat Jakarta digempur berita-berita hoaks terkait dengan kriminalitas. Mulai dari hoaks pembegalan sampai dengan hantu pocong membawa golok yang mengintai rumah warga.

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana, menduga terdapat pihak yang sengaja ingin menjadikan suasana Jakarta tidak kondusif. Ia meminta kepada Diskominfotik DKI untuk menelusurinya.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN

"Ini patut diduga ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, entah karena iseng maupun sengaja ingin membuat suasana di Jakarta jadi mencekam," kata William kepada wartawan, Selasa (2/5).

Namun yang jelas, masyarakat semakin khawatir dan merasa tidak aman akibat beredarnya hoaks-hoaks itu. Sehingga, Pemerintah DKI melalui Diskominfotik perlu meningkatkan kewaspadaannya.

Ia mencontohkan informasi hoaks pembegalan terhadap seorang model, Ansy Jan De Vries, di Jakarta Barat (Jakbar). Kemudian, warga juga dibuat heboh oleh teror pocong yang ternyata hoaks di Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim).

Ke depannya, Diskominfotik harus berpatroli di media-media sosial untuk mengecek apakah ada konten-konten hoaks yang beredar.

"Kemudian, Diskominfotik mesti berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang lainnya dan perusahaan-perusahaan penyedia layanan media sosial untuk menurunkan konten-konten seperti itu," ujar William.

Ia menghimbau, warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten-konten yang dikonsumsi sebelum dibagikan di akunnya masing-masing.

Di sisi lain, warga juga perlu lebih bijak lagi dalam menggunakan akun media sosialnya. Konten-konten yang beredar itu harus dicek dulu kebenarannya, terlebih kalau ingin disebarkan lagi ke orang lain. Kalau ternyata hoaks, mestinya jangan disebarkan dan perlu segera dilaporkan.

"Jadi saya harap, Diskominfotik bisa bergerak proaktif dalam menjaga ruang media sosial Jakarta dengan mengawasi dan membantu menurunkan konten-konten hoaks," tutupnya. (Asp).

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks #Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Jumlah Kendaraan Terjaring Tilang Elektronik Capai 16.812
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawasa tilang elektronik (ETLE) di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Jumlah Kendaraan Terjaring Tilang Elektronik Capai 16.812
Berita Foto
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Selain penguatan surveilans, Pemda juga memastikan kesiapan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Olahraga
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Persija Jakarta terpaksa menjamu Arema FC di Stadion Patriot Bekasi imbas SUGBK dan JIS dipakai konser. Shin Tae-yong ungkap kekecewaannya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Seluruh transaksi parkir on-street wajib menggunakan kanal pembayaran resmi yang terintegrasi dan terverifikasi, bukan rekening pribadi juru parkir.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Berita Foto
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Tersangka dan pihak swasta, Bima Setiawan (206) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026)
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Berita Foto
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Bagikan