Tim Pemenangan Ahok-Djarot Sebut Anies Kampanye Hitam

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 06 April 2017
Tim Pemenangan Ahok-Djarot Sebut Anies Kampanye Hitam

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota, Jakarta. (MP/John Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Tim Pemenangan Ahok-Djarot sebut Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan melakukan kampanye hitam dengan mengatakan paslon nomor urut dua sebagai tukang gusur.

"Anies setiap melakukan kampanye ke masyarakat, selalu mengembuskan isu penggusuran. Ada pasangan calon lain yang akan melakukan penggusuran," kata anggota Tim Hukum Ahok-Djarot, Martin Pasaribu, di Media Center Badja, Jalan Cemara, Jakarta, Kamis (6/4).

Tak hanya itu, kata Martin, Anies dalam pertemuan dengan masyarakat selalu menyebutkan ada 300 kampung yang digusur, tanpa menjelaskan kampung mana saja. "Datanya dari mana. Kampung mana saja yang digusur?" kata Martin mempertanyakan.

Selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Ahok, kata dia, lebih mengedepankan penataan kota, penertiban PKL, dan penertiban rumah hunian di wilayah DKI Jakarta.

Karena itu, pada Rabu (5/4) Tim Hukum Badja melaporkan Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik atas pernyataan soal penggusuran warga DKI Jakarta.

"Sebelum melaporkan ke Polda, kami telah kumpulkan bukti-bukti, seperti video rekaman kampanye Anies dan saksi-saksi. Barang bukti sudah kami serahkan ke Polda Metro Jaya," katanya.

Di tempat yang sama, Jubir Tim Pemenangan Badja, Ansy Lema, menambahkan, selama ini Anies selalu menyatakan agar pemimpin menjaga kata-katanya. Namun pada kenyataannya, menurut dia, Anies juga melakukan tindakan yang kurang terpuji dengan memfitnah pasangan calon nomor dua.

Ia berpendapat kampanye yang dilakukan pasangan calon seharusnya memberikan pendidikan kepada masyarakat, bukan melakukan manipulasi.

Tindakan yang dilakukan Anies, menurut dia, bisa cukup mengerikan karena akan menggradasi Pilkada saat ini. "Kami merasa terganggu dengan kampanye ini, oleh karenanya kami laporkan ke Polda," kata Ansy Lema.

Sumber: ANTARA

#Basuki Tjahaja Purnama #Djarot Saiful Hidayat #Anies Baswedan #Pilkada 2017 #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Kasus ini bermula saat Ruben menawarkan korban berinisial DM untuk berinvestasi di usaha jual beli sebuah produk.
Alwan Ridha Ramdani - 44 menit lalu
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Indonesia
Polda Metro Jaya Pastikan Jakarta Kondusif Jelang Aksi Besar 27 Agustus, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Polda Metro Jaya memastikan aktivitas masyarakat di Ibu Kota tetap berjalan normal meski sejumlah kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung di berbagai lokasi pada Senin (24/8).
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Pastikan Jakarta Kondusif Jelang Aksi Besar 27 Agustus, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Indonesia
Rekening Mandiri Donasi Warga Pati Bisa Dibuka 5 Hari Kerja Paling Cepat 31 Agustus, Padahal Aksi Damai di DPR Tanggal 27
Aktivisi Pati Supriyono mengaku tidak bisa bertransaksi menggunakan rekening Bank Mandiri atas namanya sejak Jumat 22 Agustus lalu.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Rekening Mandiri Donasi Warga Pati Bisa Dibuka 5 Hari Kerja Paling Cepat 31 Agustus, Padahal Aksi Damai di DPR Tanggal 27
Indonesia
Misteri Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Masih Gelap, 13 Hari Sejak Makam Dibongkar Hasil Lab Belum Keluar
13 hari sejak ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas, hasil laboratorium forensik belum keluar. Polisi menunggu pemeriksaan racun dan sudah memeriksa 27 saksi.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Misteri Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Masih Gelap, 13 Hari Sejak Makam Dibongkar Hasil Lab Belum Keluar
Indonesia
Massa Sempat Ricuh Mas Botok Pati Masuk Mobil Polisi di DPR, Polda Tepis Isu Penangkapan
Sebagian massa Pati di lokasi mengira Mas Botok akan diamankan kepolisian. Karena situasi di lokasi semakin ramai, akhir batal berangkat ke Polda.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Massa Sempat Ricuh Mas Botok Pati Masuk Mobil Polisi di DPR, Polda Tepis Isu Penangkapan
Indonesia
Polda Metro Tidak Mau Dibilang Ajukan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati, Tapi Penundaan Transaksi. Ini Alasannya!
Polisi menegaskan langkah penyelidik adalah penundaan transaksi sesuai UU TPPU, bukan pemblokiran. Tapi rekening sama-sama tidak bisa diakses.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Polda Metro Tidak Mau Dibilang Ajukan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati, Tapi Penundaan Transaksi. Ini Alasannya!
Indonesia
Jelang Aksi AMPB 27 Agustus, Polda Metro Buka Suara soal Dana yang Disebut Diblokir
Polda Metro Jaya menjelaskan dana kegiatan AMPB bukan diblokir. Penyelidik mengajukan permohonan penundaan transaksi yang berlaku paling lama lima hari kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Jelang Aksi AMPB 27 Agustus, Polda Metro Buka Suara soal Dana yang Disebut Diblokir
Indonesia
Aktivis dan Mahasiswa Wajib Tahu, Mulai Sekarang Polda Larang Demo di Bundaran HI!
Polda Metro Jaya resmi melarang kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dijadikan titik lokasi aksi demonstrasi atau unjuk rasa.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Aktivis dan Mahasiswa Wajib Tahu, Mulai Sekarang Polda Larang Demo di Bundaran HI!
Indonesia
Cidera Saat Penggerebekan Sindikat Uang Palsu Taman Tekno BSD, Kompol Yulianto Masuk RS
Kompol Yulianto Timang, Kanit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus, mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat penggerebekan
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Cidera Saat Penggerebekan Sindikat Uang Palsu Taman Tekno BSD, Kompol Yulianto Masuk RS
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Bagikan