Tim Hukum Jokowi Berharap Hakim MK Tak Terjebak Logika Berpikir Buruk
I Wayan Sudirta (kiri) di Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Senin (17/6). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Merahputih.com - Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Amin berharap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) tak terjebak pada logika dan provokasi yang diungkapkan pihak tertentu.
Anggota tim advokasi TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, I Wayan Sudirta mengatakan tak boleh seorang pun didunia ini menjadi hakim atas pendapatnya sendiri.
BACA JUGA: Dua Instruksi Khusus Prabowo Jelang Sidang Pembacaan Putusan
"Kalau sudah pengadil memutuskan, semua harus mentaati," kata I Wayan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Kamis (27/6).
I Wayan melanjutkan, saksi yang diajukan pemohon Prabowo-Sandi tak membuat terang permohonan.
"Ahli itu menyatakan oh ini berdasarkan situng kacaunya bukan main. Petunjuk gak ada jadi dari 5 alat bukti utama lima-limanya gak dipenuhi pemohon sehingga jangan heran putusan majelis hakim ini dibuat lebih mudah," jelas I Wayan.
BACA JUGA: Seberapa Besar Pengaruh Putusan MK Terhadap Perekonomian? Berikut Analisanya
I Wayan meminta, MK tak boleh terikat pada putusan hakim lainnya. Namun naluri hakim sendirilah yang jadi benang merahnya.
"Jadi kalau MK sudah memutus begitu walaupun tak boleh terikat dengan itu, tapi roh nya benang merahnya sangat kuat. Saya yakin tak jauh dari itu," pungkas I Wayan. (Knu)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Perkuat Sistem Pajak, DPR RI Pertahankan Pasal Kerahasiaan UU KUP
Bahlil: Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Hakim MK
Eks Golkar Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kami Wakafkan ke Negara
Dipilih Jadi Hakim MK, Golkar Umumkan Adies Kadir Bukan Lagi Kader
DPR Pilih Adies Kadir Jadi Hakim MK, Saan Mustopa Buka Alasannya
Komisi III DPR Setujui Adies Kadir Sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi Terpilih
Menko Yusril Targetkan RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Bulan, Bantah Ada Penolakan dari DPR
Ketua Tim Reformasi Polri: Putusan MK soal UU Pers Sejalan dengan Upaya Kurangi Kriminalisasi Wartawan
Uji Materi UU Pers oleh Iwakum Dikabulkan MK, Perlindungan Wartawan Dipertegas
Tok! MK Tegaskan Wartawan Tak Bisa Dipidana atau Digugat Perdata Sembarangan