MerahPutih.com - Pergerakan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan sejak pertengahan Maret.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat tren perjalanan mudik yang mulai bergerak lebih awal. Hal ini terlihat dari tingkat keterisian kereta api jarak jauh yang telah melampaui kapasitas tempat duduk pada beberapa hari terakhir.
Pada 13 Maret 2026, KAI melayani 165.655 pelanggan kereta api jarak jauh dalam satu hari.
Jumlah tersebut bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia, dengan tingkat okupansi mencapai 101,4 persen dari total 163.432 kursi.
Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih awal menjelang Lebaran.
Tren peningkatan tersebut diproyeksikan masih akan berlanjut.
Hingga 14 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tiket yang telah dipesan untuk keberangkatan pada hari yang sama tercatat 166.288 pelanggan.
Dengan kapasitas yang sama, tingkat okupansi mencapai 101,7 persen dari 163.432 kursi yang tersedia dalam satu hari.
Jumlah ini masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung hingga pukul 24.00 WIB.
Pergerakan pemudik diperkirakan tetap berlangsung pada hari-hari berikutnya.
Berdasarkan data sementara, penjualan tiket untuk keberangkatan 15 Maret 2026 telah mencapai 144.888 tiket atau sekitar 88,7 persen dari total kapasitas yang disediakan.
Baca juga:
Secara keseluruhan, penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 terus meningkat.
Hingga 14 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, sebanyak 2.994.943 tiket telah terjual.
Jumlah tersebut setara 66,6 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal.
Artinya, masih tersedia sekitar 1.503.753 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama periode Lebaran.
Untuk layanan kereta api jarak jauh, penjualan tiket telah mencapai 2.789.022 tiket atau 78,1 persen dari total 3.571.760 kursi yang disediakan.
Dengan demikian, masih terdapat sekitar 782.738 kursi yang dapat dipesan masyarakat untuk perjalanan mudik maupun arus balik.
Sementara itu, pada layanan kereta api lokal yang dikelola KAI, sebanyak 205.921 tiket telah terjual atau sekitar 22,2 persen dari total 926.936 kursi yang tersedia.
Artinya, masih ada sekitar 721.015 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan.
Penjualan tiket kereta lokal biasanya meningkat mendekati waktu keberangkatan karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7 sebelum perjalanan.
Baca juga:
Mudik Lebaran 2026 Mulai Padat, Penumpang Kereta dari Jakarta Capai 166.821 Orang
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan masyarakat masih memiliki kesempatan memperoleh tiket kereta api pada masa Angkutan Lebaran tahun ini.
“Ketersediaan tiket masih tersedia di berbagai relasi perjalanan. Kami mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan lebih awal serta memanfaatkan berbagai pilihan jadwal yang tersedia agar perjalanan mudik tetap nyaman dan lancar,” ujar Anne.
Berdasarkan data sementara, berikut 10 stasiun keberangkatan dengan jumlah pelanggan tertinggi selama masa Angkutan Lebaran 2026:
- Stasiun Pasar Senen – 277.289 pelanggan
- Stasiun Gambir – 194.698 pelanggan
- Stasiun Yogyakarta – 121.604 pelanggan
- Stasiun Surabaya Pasar Turi – 107.667 pelanggan
- Stasiun Bekasi – 98.364 pelanggan
- Stasiun Surabaya Gubeng – 95.490 pelanggan
- Stasiun Semarang Tawang – 94.061 pelanggan
- Stasiun Purwokerto – 82.344 pelanggan
- Stasiun Bandung – 78.576 pelanggan
- Stasiun Semarang Poncol – 76.185 pelanggan
Selain layanan reguler, Kereta Ekonomi Kerakyatan juga menjadi pilihan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran.
Hingga saat ini, penjualan tiketnya telah mencapai 22.690 tiket dari total 27.368 kursi yang tersedia. (Knu)