Kesehatan

Tiga Makanan yang Mengandung Nol Kalori

annehsannehs - Senin, 06 September 2021
Tiga Makanan yang Mengandung Nol Kalori

Apel yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. (Foto: Pexels/Juan C. Palacios)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETIKA sedang berusaha untuk menurunkan berat badan, kamu cenderung mulai memperhatikan jumlah kalori yang masuk dan yang keluar. Makanan rendah kalori pun menjadi pilihan agar lemak bebas yang merajalela bisa terbakar dengan cepat.

Dikutip dari Healthline, makanan yang rendah kalori mampu membuat tubuhmu "lebih bekerja" untuk mencernanya, sehingga kamu bisa lebih cepat mendapatkan angka yang ideal di timbangan versi kamu sendiri.

Berikut merupakan beberapa makanan yang mengandung hampir nol kalori.

Baca Juga:

Sering Dianggap Sepele, 5 Hal ini Bisa Sebabkan Kerusakan Mata

1. Apel

Apel identik dengan warna merah.
Apel identik dengan warna merah. (Foto: Pexels/olia danilevich)

Menurut USDA's Economic Research Service, apel merupakan salah satu buah yang paling favorit di Amerika Serikat.

Dikutip dari Healthline, 125 gram potongan apel hanya mengandung 57 kalori dan hampir 3 gram serat makanan.

Karena tubuhmu harus membakar energi untuk mencerna apel tersebut, angka kalori apel ini mungkin lebih sedikit dari yang dicatatkan. Yumm!

Baca juga:

Enaknya 5 Sajian Khas Vietnam Peningkat Imunitas Tubuh ...

2. Brokoli

Brokoli
Brokoli yang menadung segala kebaikan nutrisi. (Foto: Pexels/Pixabay)

Tidak heran jika sayuran yang bentuknya menyerupai miniatur pohon ini harganya cukup mahal. Dikutip dari Healthline, brokoli merupakan salah satu sayuran yang paling bernutrisi di planet Bumi. Dikutip dari BBC Good Food, sayuran berwarna hijau ini kaya serat dan protein. Brokoli juga mengandung besi, potasium, kalsium, selenium, dan magnesium.

Brokoli juga mengandung beberapa vitamin antara lain A, C, E, dan beberapa vitamin B termasuk asam folat.

Menurut jurnal yang dipublikasi di PubMed Central. brokoli bisa memerangi penyakit kanker. Dalam 91 gram brokoli mengandung 31 kalori dan lebih dari 100% vitamin C yang dibutuhkan manusia per hari.

3. Wortel

Wortel cocok diolah menjadi sop.
Wortel cocok diolah menjadi sop. (Foto: Pexels/Wendy Wei)

Sayuran berwarna oranye yang disukai kelinci ini menjadi salah satu sayuran yang populer di seluruh dunia. Wortel sering dianggap bisa berkhasiat memberikan asupan bernutrisi pada mata. Mengandung beta-karoten yang bisa diubah menjadi vitamin A.

Dalam 128 gram wortel hanya mengandung 53 kalori dan mengandung vitamin A yang sudah melampaui asupan vitamin A harian sampai 400%. (SHN)

Baca juga:

Mitos Menyesatkan Kesehatan Mata

#Kesehatan #Sayur Mayur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan