Kesehatan

Sering Dianggap Sepele, 5 Hal ini Bisa Sebabkan Kerusakan Mata

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Februari 2020
Sering Dianggap Sepele, 5 Hal ini Bisa Sebabkan Kerusakan Mata

Sayangilah Matamu (Foto: Pixabay/LhcCoutinho)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGAI salah satu indera yang ada di tubuh manusia, mata adalah anggota tubuh yang sangat penting. Semua yang kita lakukan dan semua hal menarik di dunia tidak bisa kita ketahui jika indera pengelihatan terganggu atau rusak. Meski begitu, masih banyak orang belum menyadari kebiasaan-kebiasaan yang membuat mata rusak.

Faktanya, kamu sendiri menjadi salah satu faktor utama penyebab mata menjadi rusak atau bahkan sampai mengalami kebutaan. Melansir berbagai sumber, ada beberapa hal yang harus kamu hindari meski sering dianggap sepele untuk menjaga mata tetap sehat. Simak yuk!

Baca juga:

Mata Iritasi Jangan Dikucek, Ternyata Itu Bisa Memperburuk Kondisi Mata

1. Menggosok Mata Terlalu Keras

penyebab kerusakan mata
Mengucek Mata (Foto: pixabay/deedee86)

Saat ada benda atau binatang kecil yang mengganggu mata, pasti kamu akan mengedipkan mata kamu beberapa kali. Tetapi jika perih, kamu langsung menggosok mata dengan keras karena risih dan gatal.

Menggosok mata terlalu keras menyebabkan mata jadi rusak, karena kamu tak memastikan tanganmu sudah bersih atau belum. Dari situ, bisa terjangkit kuman dan bakteri yang membuat mata mengalami infeksi.

Saat kamu menggosok terlalu keras juga bisa membuat pembuluh darah disekitar mata bisa pecah dan menyebabkan terjadinya peradangan. Serta, mata bisa terluka dan tergores pada kornea mata.

2. Tidur Menggunakan Bulu Mata

Sering Dianggap Sepele, 5 Hal ini Bisa Sebabkan Kerusakan Mata
Tidur Menggunakan Bulu Mata sangat berbahaya (Foto: Pexels/Alexander Krivitskiy)

Saat kamu sehabis pergi dan ngantuk, pasti kamu malas untuk membersihkan riasan karena alasan lelah sehingga mereka akan langsung tidur.

Kebiasaan ini seharusnya dihindari untuk kesehatan mata kamu, ketika kamu tidur dengan bulu mata tak tersadar akan menggosok-gosok mata. Hal itu menyebabkan lem pada bulu mata masuk ke kornea yang membuat kerusakan pada mata.

3. Terlalu Lama Main Hp di Tempat Gelap

Sering Dianggap Sepele, 5 Hal ini Bisa Sebabkan Kerusakan Mata
Main Ponsel di ruangan dengan Cahaya yang kurang sangat bahaya untuk mata (Foto: Pexels/Arun Thomas)

Bagi kamu yang enggak bisa lepas dari gadget, coba deh untuk menguranginya. Karena sekarang banyak anggapan bahwa ponsel adalah kebutuhan primer yang harus selalu di bawa kemanapun kamu pergi.

Terlalu lama menatap layar hp tak bagus untuk kesehatan lho. Mata akan mengalami kelelahan dan akan cepat kering serta sering kemerahan. Disarankan saat kamu main gadget paling tidak 20 menit menatap objek jauh, sehingga mata kamu tak fokus pada satu titik.

Hal itu membantu kamu terhindar dari sakit kepala karena terlalu lama menatap layar ponsel. Bermain ponsel saat cahaya kurang berbahaya untuk kesehatan mata.

Baca juga:

Menyingkirkan Mata Lelah Akibat Memandang Layar Ponsel


4. Kurang Tidur

Sering Dianggap Sepele, 5 Hal ini Bisa Sebabkan Kerusakan Mata
Kurang tidur membuat mata merah dan berair (Foto: Pexels/Elias Ficavontade)

Kurang tidur ternyata berpengaruh terhadap kesehatan mata, jika kurang tidur mata menjadi lelah dan berair. Oleh karena itu, aturlah waktu tidur kamu jadi lebih cepat dan begitu kamu terbiasa untuk tidur cepat.

Selain itu kamu hanya akan membuat mata kamu dikelilingi lingkaran hitam atau mata panda dan wajah kamu sembab di pagi hari.

5. Malas Mengonsumsi Buah dan Sayur

Sering Dianggap Sepele, 5 Hal ini Bisa Sebabkan Kerusakan Mata
Makan Buah dan Sayur emang baik untuk dikonsumsi setiap saat (Foto: Pexels/Daria Shevtsova)

Banyak orang malas mengonsumsi sayur karena menurutnya sayuran tak enak dan hambar. Makanya mereka mengonsumsi makanan yang lebih berasa dan enak, tetapi buah dan sayur yang memiliki kandungan gizi yang membuat tubuh sehat termasuk kesehatan mata.

Sayuran dan buah kaya akan kandungan vitamin A yang punya peran dalam menyehatkan mata, menajamkan mata dan memfokuskan mata untuk melihat suatu objek. (Bfm)

Baca juga:

Begini Cara Membuat Mata Cerah dan Berkilau Alami

#Bola Mata #Sakit Mata #Kesehatan Mata #Kesehatan #Info Kesehatan #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan