Tidur Sehat dan Cara untuk Mendapatkannya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Februari 2023
Tidur Sehat dan Cara untuk Mendapatkannya

Tidur yang sehat sama pentingnya dengan kesehatan fisik dan mental kamu. (Foto: freepik/tirachardz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDUR malam yang berkualitas telah menjadi sesuatu yang memanjakan, bahkan privilege. Itu termasuk dalam daftar prioritas beberapa orang di balik beban pekerjaan, tugas, waktu sosial, dan hiburan. Namun, tidur seharusnya tidak menjadi kemewahan. Ini sama pentingnya dengan kesehatan fisik dan mental kamu. Atau sama halnya seperti makan dan minum.

Kebutuhan tubuh akan tidur merupakan bidang penelitian yang relatif baru. Lman Healthline melansir, para ilmuwan sedang menyelidiki apa yang terjadi pada tubuh selama tidur dan mengapa proses itu sendiri sangat penting.

Tidur disinyalir sangat diperlukan untuk tubuh, beberapa diantara adalah untuk mempertahankan fungsi tubuh yang kritis, memulihkan energi, memperbaiki jaringan otot, hingga memungkinkan otak memproses informasi baru.

Tentu kita juga tahu apa yang terjadi jika tubuh tidak cukup tidur. Kurang tidur dapat menyebabkan berbagai masalah mental dan fisik. Selain itu, kurang tidur juga dapat merusak kemampuan kamu untuk dapat berpikir jernih, fokus, bereaksi, dan mengendalikan emosi. Hal inilah dapat mengakibatkan masalah serius di tempat kerja dan di rumah.

Baca juga:

Kurang Tidur Bikin Gampang Flu

Tidur Sehat dan Cara untuk Mendapatkannya
Tidur yang sehat sama pentingnya dengan kesehatan fisik dan mental kamu. (Foto: freepik/tirachardz)

Kurang tidur kronis telah terbukti meningkatkan risiko kondisi kesehatan yang serius seperti diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan depresi. Terutama, kurang tidur juga dapat mempengaruhi sistem kekebalanmu, mengurangi kemampuan tubuh kamu untuk melawan infeksi dan penyakit.

Kebutuhan akan tidur sehat itu akan berubah seiring bertambahnya usia. Menurut rekomendasi dari National Sleep Foundation, kamu harus berusaha mendapatkan jumlah tidur sesuai dengan usia.

- Usia 65 dan selanjutnya membutuhkan waktu tidur selama 7 hingga 8 jam.

- Usia 18 hingga 64 tahun membutuhkan waktu tidur 7 sampai 9 jam.

- Usia 14 sampai 17 tahun membutuhkan waktu tidur 8 sampai 10 jam.

- Usia 6 sampai 13 tahun membutuhkan waktu 9 hingga 11 jam untuk tidur.

Anak-anak yang lebih kecil memiliki kebutuhan tidur yang lebih besar. Banyak anak akan mencapai target tidur mereka dengan bantuan tidur siang.

- Usia 3 sampai 5 tahun rekomendasi waktu tidur 10 sampai 13 jam.

- Usia 1 sampai 2 tahun rekomendasi waktu tidur 11 sampai 14 jam.

- Usia 4 sampai 11 bulan direkomendasikan 12 hingga 15 jam waktu tidur.

- Usia 0 sampai 3 bulan direkomendasikan 14 sampai 17 jam.

Baca juga:

Jangan Dibiasakan, Snoozing Alarm saat Bangun Tidur Buruk bagi Tubuh

Faktor-faktor tertentu memengaruhi berapa banyak jam tidur yang kamu perlukan. Pengaruh genetika pun dapat menentukan berapa lama kamu tidur. Gen juga dapat berperan dalam seberapa baik kamu merespons kurang tidur. Orang yang mendapatkan kualitas tidur baik tanpa terbangun, mungkin membutuhkan waktu tidur yang lebih sedikit daripada orang yang sering bangun atau sulit tidur.

Tidur Sehat dan Cara untuk Mendapatkannya
Kamu dapat mengelabui tubuh dan otakmu agar memiliki waktu istirahat yang lebih baik, lebih lama, dan lebih restoratif. (Foto: freepik/tirachardz)

Setiap orang memiliki kebutuhan tidur yang unik. Ketahui lebih lanjut tentang apa yang menentukan dan bagaimana cara mendapat tidur yang sehat. Sebenarnya, kamu dapat mengelabui tubuh dan otakmu agar memiliki waktu istirahat yang lebih baik, lebih lama, dan lebih restoratif.

Tetapkan rutinitas tidur

Memiliki waktu tidur yang teratur dan menaatinya dapat melatih tubuhmu untuk mendapatkan tidur yang lebih baik. Patuhi jadwal bahkan di akhir pekan, hari libur, dan liburan.

Hewan peliharaan keluar dari kamar

Kamu mungkin suka tidur dengan hewan peliharaan, tetapi penelitian menunjukkan pemilik hewan peliharaan yang membiarkan hewannya tidur dengan mereka mengalami lebih banyak gangguan tidur dan mendapatkan kualitas tidur yang lebih rendah.

Hentikan kafein

Bahkan jika kamu hanya meminumnya di siang hari, stimulan tersebut dapat membuatmu tidak bisa memejamkan mata di malam hari. Maka, jangan mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein lebih dari sore hari.

Singkirkan telepon

Mulailah dan biasakan mulai saat ini untuk menyingkirkan setiap dan semua barang elektronik setidaknya satu jam sebelum tidur. Cahaya terangnya dapat terus merangsang otakmu, yang dapat membuat tidur menjadi lebih sulit.

Hindari minuman beralkohol

Jika kamu menyesap anggur sambil menonton TV, inilah saatnya menghentikan kebiasaan itu. Itu karena alkohol mengganggu gelombang otak dan pola tidur alamimu. Bahkan jika kamu tidur sepanjang malam pun, kamu tidak akan bangun dengan rasa segar. (dgs)

Baca juga:

Rahasia Bikin Wajah Tetap Berseri saat Bangun Tidur

#Tips Tidur #Tidur #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Bagikan