Kesehatan

Tidur Lelap Tanpa Obat

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 15 November 2023
Tidur Lelap Tanpa Obat

Cara efektif terlelap sepanjang malam yang perlu kamu ketahui. (Foto: Unsplash/Zohre Nemati)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI beberapa orang, tidur bukan perkara mudah. Ini sama sulitnya dengan ujian hidup lainnya. Bikin capek dan frustrasi. Karena itu, mereka butuh bantuan obat agar bisa tertidur lelap.

Meski membantu, obat tidur juga berdampak bagi kesehatan tubuhmu. "Kurang tidur menyebabkan kecemasan yang lebih besar yang berujung pada tingkat stres yang lebih tinggi. Rasanya seperti sebuah siklus yang tidak akan pernah berakhir yang tumbuh lebih besar dari diriku atau apa pun yang bisa ku lakukan untuk menghentikannya," kata Massimo Alpian yang berjuang keras untuk bisa tidur cepat dan lelap, kepada gq.com.

Ia lalu berkonsultasi dengan banyak dokter. Hari demi hari. Ia diberi nasihat, salah satu solusinya adalah dengan mengubah lingkungan kamar tidurnya. Dan ini membawa hasil.

Direkomendasikan oleh Medical News Today, bahwa waktu tidur yang baik adalah selama tujuh sampai sembilan jam setiap malam ditambah dengan pola hidup sehat.

"Salah satu mitos terbesar adalah bahwa orang yang tidur dengan sehat akan tertidur dengan cepat," kata Dr. Rebecca Robbins, asisten profesor yang meriset tentang tidur.

"Di dunia yang sempurna, kita akan memiliki obat ajaib atau sesuatu yang dapat membuat kita tertidur dengan nyenyak, tidur secara alami, dan bangun serta merasa segar, tapi kenyataannya hal itu membutuhkan waktu," tambah Robbins.

Sembari melatih diri agar tidur lekasan dan lelap, berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan:

Baca juga:

Mengapa Orangtua Sulit Menyuruh Anak Tidur Malam Hari?

Diusahakan untuk tidak memainkan ponsel sebelum tidur dan mengatur kebiasaan baik lainnya sebelum tidur. (Foto: Unsplash/Siavash Ghanbari)
Diusahakan untuk tidak memainkan ponsel sebelum tidur dan mengatur kebiasaan baik lainnya sebelum tidur. (Foto: Unsplash/Siavash Ghanbari)

1. Buatlah Ritual Sebelum Tidur

Kegiatan ini dapat kamu awali dengan melakukan hal-hal yang kamu sukai dan jauhi ponsel. Mungkin dengan mandi air hangat, maskeran, membaca novel.

Bisa juga dengan melakukan meditasi ditambah dengan menyalakan aromatherapy candle yang mungkin dapat membawa dirimu lebih tenang. Sebaiknya kamu perlu meluangkan waktu untuk dapat mengatur rutinitasmu untuk dapat dijadikan sebagai kebiasaan yang sehat.

2. Libatkan Indera

Seperti dijelaskan sebelumnya, gunakan aromatherapy candle, krim tangan, pelembab wajah, atau minyak esensial lain untuk dapat membantu kamu menenangkan saraf dan menenangkan suasana hati.

"Mungkin sedikit lavender atau minyak esensial lain yang Anda gosokkan di pelipis atau di leher Anda, ritual-ritual kecil ini sangat membantu, karena dengan begitu otak dan tubuh kita mulai memahami bahwa yang akan terjadi selanjutnya adalah tidur," kata Robbins.

Baca juga:

Pahami 5 Bahasa Tidur Guna Tingkatkan Kualitasnya

Buat jadwal tidur yang konsisten. (Foto: unsplash/Yannick Pulver)
Buat jadwal tidur yang konsisten. (Foto: unsplash/Yannick Pulver)

3. Buatlah Jadwal Tidur yang Konsisten

Usahakan untuk dapat beristirahat dalam waktu yang sama setiap hari karena dengan itu kamu dapat tidur dengan cepat. Dengan ini juga, otakmu akan secara otomatis memahami kapan waktu untuk lelah. Ketika kamu terapkan, saat itulah melatonin-hormonmu akan membantu merasakan lelah.

"Lihatlah hari-hari biasa kamu dalam seminggu; kapan kamu harus bangun paling awal dan kemudian hitung kembali waktu tidurmu," kata Robbins.

"Jika itu tujuh jam, bagus sekali. Hitung kembali tujuh jam dengan sedikit waktu, lalu tambahkan 20 atau 30 menit untuk bersantai dan beristirahat. Itulah target waktu tidurmu."

4. Gunakan Barang yang Nyaman

Sebaiknya kamu menggunakan guling, bantal, dan pakaian yang nyaman. Walaupun terlihat sepele, menggunakan beberapa barang yang nyaman seperti di atas akan sangat membantu otakmu tetap fokus dan terlelap.

5. Gunakan Lagu

Pernahkah kamu kaget dan terbangun karena mendengar suara yang begitu menyeramkan dan berisik? Tentu saja akan sangat mengganggu dan membuat kamu menjadi sulit untuk tidur.

Solusi sederhananya adalah dengan menyalakan lagu rileks seperti suara hujan, ombak laut, dan berbagai lagu rileks lainnya. Ini dilakukan untuk dapat menciptakan suara latar belakang yang stabil yang sekaligus dapat menyaring suara yang tidak diinginkan.

Jika masih sulit, boleh juga kamu bertemu dengan dokter agar dapat menikmati kualitas tidur yang lebih baik lagi. (nda)

Baca juga:

Apa itu Disomnia?

#Kesehatan #Tidur #Tips Tidur #Kualitas Tidur
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan