Tidak Temukan Unsur Pidana, Polisi Umumkan Diplomat Arya Tewas Bunuh Diri
Polda Metro Jaya memastikan kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arya Daru Pangayunan (ADP) karena tewas bunuh diri. (MP/Kanugrahan)
MerahPutih.com - Polda Metro Jaya memastikan kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arya Daru Pangayunan (ADP) karena tewas karena bunuh diri.
"Indikator daripada kematian daripada ADP ini mengarah pada indikasi meninggal tanpa keterlibatan pihak lain," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (29/7).
Menurut dia, tidak ada akses lain untuk masuk ke dalam kamar selain pintu dan jendela kamar ADP. Tim penyelidik telah mengecek plafon dan kondisinya tidak ada yang rusak.
Baca juga:
Diplomat Arya Pernah 2 Kali Kirim Email Ingin Bunuh Diri, Tahun 2013 dan 2021
Dalam kesempatan itu, Wira juga menunjukkan rekaman CCTV di 20 titik yang menunjukkan sosok korban jelang waktu kematiannya. Antara lain di kantor Kemlu, mal, rooftop gedung Kemenlu, serta kos korban.
Polisi juga menemukan HP Arya yang terdapat riwayat pencarian soal penyakit yang diidap korban. Penyidik juga tidak menemukan riwayat digital yang menunjukkan ancaman fisik dan psikis terhadap Arya .
"Tidak ditemukan DNA milik orang lain selain DNA milik korban termasuk pada lakban dan barang bukti di TKP saat itu mulai dari seprai, bantal dan sebagainya itu hanya DNA milik korban," tuturnya.
Baca juga:
Polisi Pastikan Tidak Ada Bercak Darah Atau Sperma di Kamar Diplomat Arya
Berdasarkan seluruh penyelidikan, polisi menyimpulkan tidak ditemukan dugaan tindak pidana dalam kasus tewasnya ADP. "Belum menemukan adanya peristiwa pidana," tandas Wira. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polisi Buka Peluang Jika Ada Bukti Baru