Tidak Ada Perubahan, Setengah Warga Gaza Bakal Alami Kelaparan di Juli 2024

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Juni 2024
Tidak Ada Perubahan, Setengah Warga Gaza Bakal Alami Kelaparan di Juli 2024

Anak-anak terlihat di antara reruntuhan setelah serangan udara Israel di kota Deir el-Balah di Jalur Gaza tengah, Selasa (2/4/2024). ANTARA/Xinhua/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Serangan Israel ke Gaza telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza terusir dari tempat tinggalnya, 60 persen infrastruktur di Gaza rusak dan hancur, serta menyebabkan kelangkaan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah.

Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) menyatakan, lebih dari satu juta warga Palestina di Jalur Gaza terancam maut dan kelaparan pada pertengahan Juli apabila situasi kemanusiaan tidak kunjung membaik.

Dalam laporan yang berjudul "Laporan Titik Rawan Kelaparan: Bencana kelaparan membayangi Gaza dan risiko kelaparan masih ada di Sudan, Haiti, Mali, dan Sudan Selatan" tersebut, FAO menyoroti dampak buruk sejumlah konflik terhadap kondisi kemanusiaan, termasuk di Palestina.

"Konflik yang terjadi di Palestina diperkirakan akan semakin memperburuk kelaparan akut yang sudah parah, terlebih dengan kelaparan dan kematian yang terjadi, begitu pula dengan jumlah korban tewas yang meningkat, kehancuran yang luas, dan terusirnya hampir seluruh populasi Jalur Gaza," demikian menurut FAO, mengutip laporan tersebut.

Baca juga:

AS Tunggu Respons Hamas soal Gencatan Senjata di Gaza

Laporan tersebut menyatakan, pertengahan Maret 2024, bencana kelaparan diperkirakan terjadi di dua daerah di Gaza utara pada akhir Mei. Selain itu, jika peperangan tidak berhenti, bantuan kemanusiaan tidak terjamin, dan layanan masyarakat yang penting di sana tidak pulih.

"Lebih dari satu juta orang, setengah populasi Gaza, terancam kematian dan kelaparan pada pertengahan Juli," ucap laporan itu.

Selain menyoroti potensi bencana kemanusiaan di Jalur Gaza, laporan tersebut juga memperingatkan kemungkinan meluasnya dampak konflik hingga lingkup kawasan, yang dapat memperburuk kondisi keamanan pangan di Lebanon dan Suriah. (*)

#Perang #Gaza #Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Pendekatan taktis baru tersebut "dapat mengejutkan" dunia dan para pakar militer, sebagaimana Iran sebelumnya mengejutkan dunia dengan kemampuan rudalnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Dunia
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Mohebbi mengklaim bahwa seluruh lalu lintas data internet dan komersial melewati kabel-kabel tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Dunia
Kena Ancaman Bom, Penerbangan Israel ke Austria Terpaksa Mendarat Darurat
Insiden ini terjadi setelah bulan lalu seorang pilot mencoba membajak penerbangan Flydubai dalam perjalanan ke Tel Aviv .
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
 Kena Ancaman Bom, Penerbangan Israel ke Austria Terpaksa Mendarat Darurat
Indonesia
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari Istana Kepresidenan Al-Maashiq.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Dunia
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Otoritas Israel telah meminta maskapai penerbangan asing tidak menugaskan pilot dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk terbang ke negara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Seorang Warga Indonesia, Ethiopian Airlines Disuruh Putar Balik Oleh Israel
Dunia
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
Pesawat Ethiopian Airlines menuju Tel Aviv dilaporkan putar balik setelah Israel mengetahui pilotnya warga Indonesia. Simak kronologi dan penyebabnya.
ImanK - Selasa, 13 Oktober 2026
Pilot Indonesia Masuk Daftar Pembatasan Israel, Ini Kronologi Insiden Ethiopian Airlines
ShowBiz
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Film dokumenter 'NAZA' tentang tragedi kemanusiaan di Gaza dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 16 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Indonesia
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Kedua pemimpin juga dalam kesempatan itu sepakat untuk terus melanjutkan kontribusi dalam mendorong perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Dunia
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Pejabat antiterorisme akan memeriksa apakah pria tersebut mengalami radikalisasi saat berada di Australia.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Bagikan