Thomas Lembong: Investasi di Sektor Pariwisata Belum Merata

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Kamis, 13 Oktober 2016
Thomas Lembong: Investasi di Sektor Pariwisata Belum Merata

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong saat di acara Trade Expo Indonesia, Kemayoran, Jakarta, Kamis (13/10). (Foto: MerahPutih/Muchammad Yani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong mengatakan belum ada peningkatan yang signifikan dari angka investasi untuk pariwisata di Indonesia. Pasalnya investasi di sektor wisata hanya berpusat di dua daerah yakni Bali dan Jakarta.

"Mengenai angka investasi di wisata sementara ini belum begitu menonjol. Itulah tantangan dan masalahnya. Distribusi untuk penanaman modal belum merata. Mayoritas investasi di sektor wisata seperti resort itu ada di Bali dan Jakarta," ucapnya di acara Trade Expo Indonesia, Kemayoran, Jakarta, Kamis (13/10).

Menurutnya, saat ini para investor masih belum tertarik untuk menanamkan modalnya di sektor pariwisata. Padahal penanaman modal untuk pariwisata tidak begitu besar dibandingkan industri padat modal.

Salah satu alasan yang mendasar keengganan para investor untuk menanamkan modalnya adalah perizinan yang terlalu rumit. Alasan lainnya adalah infrastruktur yang belum memumpuni.

"Ada satu Pemda untuk pasang TV pakai izin, mau bikin kolam renang pakai izin. Ini kembali lagi ke mental, kalau begitu investor akan lari ke tempat lain. Sekali lagi saya memaklumi dan tugas bersama untuk merevolusi mental," pungkasnya. (Yni)

BACA JUGA:

  1. BKPM Buat Forum Untuk Jaring Investor di Trade Expo Indonesia 2016
  2. Kerjasama dengan Polri, BKPM Targetkan Investasi Hingga Rp 631 Triliun
  3. Ini Tiga Bidang Mega Investasi Arab Saudi di Indonesia
  4. Lima Sektor Berkontribusi untuk Investasi
  5. Realisasi Investasi Triwulan II 2016 Naik 12,3 %
#Thomas Lembong #Trade Expo Indonesia (TEI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Owner PT RAI Jerry Hermawan Lo Dorong Hilirisasi Kelapa demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Kelapa memiliki potensi ekonomi yang besar karena hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Owner PT RAI Jerry Hermawan Lo Dorong Hilirisasi Kelapa demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Indonesia
Trade Expo Indonesia 2026 Dibuka Dengan MoU Rp 236 Triliun, Target Rp 313,34 Triliun
Pelaksanaan TEI kali ini menargetkan transaksi sebesar 17,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 313,34 triliun dari 1.873 exhibitor dan 30.000 pengunjung
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Trade Expo Indonesia 2026 Dibuka Dengan MoU Rp 236 Triliun, Target Rp 313,34 Triliun
Indonesia
India Bakal Jadi Pembeli Asing Tertinggi di Trade Expo Indonesia 2026
Mengusung tema “The Ultimate Hub for Global Sourcing”, TEI 2026 menempati area pameran seluas 16.656 meter persegi dengan target potensi transaksi 17,5 miliar dolar AS
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
India Bakal Jadi Pembeli Asing Tertinggi di Trade Expo Indonesia 2026
Indonesia
Sukses Royal Agro Industri Teken Penjualan Ekspor di Trade Expo Indonesia 2025
Owner PT Royal Agro Industri (RAI) Jerry Hermawan Lo mengatakan, jika boothnya didatangi buyer dari berbagai manca negara.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Oktober 2025
Sukses Royal Agro Industri Teken Penjualan Ekspor di Trade Expo Indonesia 2025
Indonesia
Ekspor Kelapa Bulat Meningkat, Jerry Hermawan Lo Ingatkan Pentingnya Hilirisasi Dalam Negeri
Menurut Jerry Hermawan Lo, hilirisasi kelapa juga berpotensi besar membuka lapangan kerja.
Frengky Aruan - Sabtu, 18 Oktober 2025
Ekspor Kelapa Bulat Meningkat, Jerry Hermawan Lo Ingatkan Pentingnya Hilirisasi Dalam Negeri
Indonesia
Permintaan Tinggi, Jerry Hermawan Lo Ungkap Desiccated Coconut Indonesia Tembus Pasar Global
Owner PT Royal Agro Industri, Jerry Hermawan Lo mengatakan, desiccated coconut kini sudah menembus pasar global.
Soffi Amira - Jumat, 17 Oktober 2025
Permintaan Tinggi, Jerry Hermawan Lo Ungkap Desiccated Coconut Indonesia Tembus Pasar Global
Indonesia
Transaksi Trade Expo Indonesia 2025 Sudah Capai Rp 286 triliun, Cuma 2 Hari Pameran
Pada hari pertama TEI, telah dilaksanakan 131 nota kesepahaman dengan nilai USD 9,98 miliar . Sementara hari kedua, ditutup dengan 139 nota kesepahaman yang bernilai USD 7,22 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Transaksi Trade Expo Indonesia 2025 Sudah Capai Rp 286 triliun, Cuma 2 Hari Pameran
Indonesia
Menkum Ungkap Alasan Utama Presiden Beri Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong
Abolisi adalah hak presiden untuk menghapuskan tuntutan pidana atau menghentikan proses hukum dengan persetujuan DPR
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Agustus 2025
Menkum Ungkap Alasan Utama Presiden Beri Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong
Indonesia
MA Buka Suara! Tiga Hakim Tom Lembong Ternyata Punya Sertifikat Tipikor Sah
Menurut kuasa hukum Tom Lembong, Zaid Mushafi, laporan ini diajukan agar ada evaluasi dan koreksi terhadap proses penegakan hukum di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Agustus 2025
MA Buka Suara! Tiga Hakim Tom Lembong Ternyata Punya Sertifikat Tipikor Sah
Indonesia
Golkar Sebut Abolisi untuk Tom Lembong dan Amnesti Hasto Momen untuk Merajut Semangat Kebangsaan
Bagi Sari, keputusan ini demi kebaikan bangsa
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Agustus 2025
Golkar Sebut Abolisi untuk Tom Lembong dan Amnesti Hasto Momen untuk Merajut Semangat Kebangsaan
Bagikan