Ekspor Kelapa Bulat Meningkat, Jerry Hermawan Lo Ingatkan Pentingnya Hilirisasi Dalam Negeri

Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 18 Oktober 2025
Ekspor Kelapa Bulat Meningkat, Jerry Hermawan Lo Ingatkan Pentingnya Hilirisasi Dalam Negeri

Owner PT Royal Agro Industri (RAI) Jerry Hermawan Lo (berbaju putih) yang mendampingi buyer luar negeri di booth PT RAI dalam Trade Expo Indonesia (TEI) di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (17/10). (MP/Tika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Owner PT Royal Agro Industri (RAI), Jerry Hermawan Lo menyebut derasnya ekspor kelapa bulat jadi tantangan bagi industri pengolahan. Hal ini juga menurutnya menjadi pertanda kurang baiknya hilirisasi kelapa di dalam negeri.

"Kenapa Indonesia masih boleh ekspor kelapa bulat? Sehingga harga bahan baku kita mahal," katanya saat ditemui di booth PT RAI dalam Trade Expo Indonesia (TEI) di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (17/10).

Ia menjelaskan bahwa harga produk turunan setelah kembali diimpor ke pasar Indonesia jadi lebih tinggi.

"Dan kita bersaing dengan bahan baku yang kita kirim ke luar negeri sendiri. Mereka melakukan hal itu, memukul balik kita lagi. Ya kan? Lucu kan? Padahal, bahan baku dari kita," kata dia.

Jerry menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara penghasil kelapa terbesar di dunia. Itu selain Filipina.

Kekayaan hasil kelapa seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat industri pengolahan di dalam negeri, bukan hanya menjual bahan mentah.

Baca juga:

Permintaan Tinggi, Jerry Hermawan Lo Ungkap Desiccated Coconut Indonesia Tembus Pasar Global

“Tempat lain nggak ada. Kelapa tua yang begini cuma ada di Filipina dan Indonesia. Thailand, lebih banyak menghasilkan kelapa muda untuk minuman. Vietnam dikit sekali. India ada hasilkan kelapa, tapi hanya cukup buat nutupin kebutuhan negaranya, tiap rumah masak gulai, itulah customer kita terbanyak dari India,” jelasnya.

Menurut Jerry, ketika Indonesia menghilirisasi kelapa, maka harga jual produk akan jauh lebih kompetitif.

"Kalau jual dalam bentuk buah bulat, berapa duit? Nggak seberapa. Kalau kita jual sudah menjadi barang produksi kan makin mahal," katanya.

Hilirisasi kelapa dijelaskan Jerry juga berpotensi besar membuka lapangan kerja. Angka pengangguran pun akan turun.

"Bisa membuka lowongan kerja untuk begitu banyak orang. Satu pabrik, kalau lima ratus atau seribu orang saja, sudah berapa orang yang kerja," katanya.

Ekspor Kelapa Bulat Meningkat Tiap Tahun

Ekspor kelapa bulat selama dua tahun ke belakang menunjukkan angka kenaikan. Persentasenya hingga ratusan persen.

Ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik, mengutip laman perkebunan.brmp.pertanian.go.id.

Selama medio Januari–Maret 2025, transaksi ekspor kelapa bulat senilai 46 juta dollar AS (sekitar Rp 740 miliar) dari 71 ribu ton. Menunjukan aktivitas melonjak hingga 146 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Ekspor ini sebanyak 95 persen ditujukan ke China, dengan sebagian kecil ke Vietnam dan Thailand.

Sementara itu volume ekspor kelapa bulat sepanjang 2024 mencapai 432 ribu ton, naik dari 381 ribu ton pada 2023. (Tka)

#Jerry Hermawan Lo #Hilirisasi #Hilirisasi Kelapa #Trade Expo Indonesia (TEI) #PT Royal Agro Industri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Beli Alat Produksi Canggih dari Tiongkok, PT RAI Mampu Mengolah 2 Juta Butir Kelapa Per Hari
“Kami hadir dengan komitmen untuk menyejahterakan para petani kelapa dan putra-putri daerah. Selain itu, cita-cita kami adalah 'Mengembalikan Kejayaan Kelapa Nusantara di Mata Dunia',” kata Jerry.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Beli Alat Produksi Canggih dari Tiongkok, PT RAI Mampu Mengolah 2 Juta Butir Kelapa Per Hari
Merah Putih Kasih
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Krisis regenerasi petani muda mengancam masa depan pangan. JHL Foundation hadir lewat Beasiswa Kelapa untuk mencetak petani milenial terdidik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 04 September 2026
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Berita Foto
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani berfoto bersama di Pangkalpinang, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Indonesia
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
JHL Foundation memberikan Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa UBB untuk mendukung pendidikan dan mendorong regenerasi petani muda di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
Merah Putih Kasih
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Sebanyak 60 warga lanjut usia (lansia) di Desa Ranggatalo dan Lia Beke, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, menerima bantuan dari JHL Foundation Yayasan Merah Putih Peduli Kasih, Selasa (25/8).
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Indonesia
Hari Kedua, JHL Foundation Sisir Tiga Kecamatan di Manggarai Barat Salurkan Bantuan Langsung
Penyaluran langsung ini jadi komitmen JHL Foundation untuk memastikan bantuan kemanusiaan senilai Rp 1,3 miliar sampai ke warga terdampak gempa Flores, NTT.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Hari Kedua, JHL Foundation Sisir Tiga Kecamatan di Manggarai Barat Salurkan Bantuan Langsung
Indonesia
JHL Foundation Kirim Bantuan ke Paroki Watoe Neso, NTT, Penyemangat nan Diapresiasi Doa
Romo Yanuarius mengungkapkan rasa syukur dengan mendoakan Jerry Hermawan Lo senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kekuatan, serta perlindungan Tuhan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
JHL Foundation Kirim Bantuan ke Paroki Watoe Neso, NTT, Penyemangat nan Diapresiasi Doa
Fun
BAIC T1 Jadi Sorotan di GIIAS 2026, Jerry Hermawan Lo Nilai Prospeknya Cerah
BAIC T1 mencuri perhatian di GIIAS 2026. Dibekali 12 fitur ADAS, kabin lega, panoramic roof, dan teknologi pintar, mobil listrik ini dinilai memiliki prospek besar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BAIC T1 Jadi Sorotan di GIIAS 2026, Jerry Hermawan Lo Nilai Prospeknya Cerah
Lifestyle
BAIC BJ41 Hybrid Siap Mengaspal di Indonesia Tahun Depan, Bakal Punya Fitur Parkir Otomatis!
BAIC BJ41 Hybrid siap mengaspal di Indonesia tahun depan. Hal itu dibocorkan Founder PT JIO, Jerry Hermawan Lo.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
BAIC BJ41 Hybrid Siap Mengaspal di Indonesia Tahun Depan, Bakal Punya Fitur Parkir Otomatis!
Indonesia
Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy Sebut 115 UU Harus Diubah untuk Benahi Ekonomi Indonesia
Ekonom senior Ichsanuddin Noorsy menilai sekitar 115 UU perlu diubah karena dinilai berpihak pada ekonomi neoliberalisme.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy Sebut 115 UU Harus Diubah untuk Benahi Ekonomi Indonesia
Bagikan