Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pertunjukan 'The Phantom of The Opera' Broadway Resmi Bungkus

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 18 April 2023
Pertunjukan 'The Phantom of The Opera' Broadway Resmi Bungkus

Pertunjukan The Panthom of the Opera telah ditampilkan di Broadway selama 35 tahun. (Foto: Instagram/phantomopera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERTUNJUKAN terlama dalam sejarah Broadway, The Phantom of the Opera, resmi tutup tirai setelah lebih dari 35 tahun hadir di tengah para penikmat teater musikal, Minggu (16/4) waktu setempat.

Sejak dibuka di Broadway pada Januari 1988, Phantom of The Opera telah ditampilkan sebanyak hampir 14.000 pertunjukan di hadapan lebih dari 20 juta penonton, dan meraup pendapatan lebih dari USD 1,3 miliar.

Diperkirakan sekitar 6.500 orang telah dipekerjakan oleh produksi, termasuk lebih dari 400 aktor, ratusan pemain orkestra, dan kru untuk menampilkan pertunjukan musikal ini.

Baca juga:

Pertunjukan Teater 'My Neighbor Totoro' Raih Enam Piala Olivier Awards

"Saya mendapat pertunjukan itu seumur hidup saya. Tidak ada cara lain untuk menggambarkannya," kata Richard Poole yang telah menjadi anggota ansambel dan memainkan peran kecil selama hampir 25 tahun pada NPR.

"Phantom of The Opera telah memberi saya kemampuan untuk memiliki secara finansial," kata Poole. "Pertunjukan ini juga memberi struktur disiplin dalam hidup saya, dan secara konstan mempertahankan keahlian saya," lanjutnya.

Berlatarkan Perancis pada abad ke-19, tepatnya di Garnier Opera House, Phantom of the Opera bercerita tentang seorang lelaki jenius yang sangat berbakat, hanya saja ia terlahir dengan wajah yang tak sempurna. Sang pria jatuh cinta pada seorang penyanyi sopran muda, Christine, yang rupanya mencintai seorang bangsawan yang gagah.

Baca juga:

Gedung Opera Garnier Palais Bakal Tersedia di Airbnb untuk Satu Malam

"Saya sangat tertarik untuk menulis sesuatu yang megandung rasa romansa tinggi pada saat itu,” ujar Lloyd Webber, penulis dari The Phantom of The Opera pada 2013 dalam peringatan 25 tahun pertunjukan tersebut di Broadway.

"Saya pikir daya tarik yang bertahan lama adalah karena sangat romantis dan karena penonton masuk ke dalamnya," sambung Webber dalam kesempatan yang sama.

Rupanya, alasan dari ditutupnya pertunjukan ini tak lain dengan berkurangnya pemasukan dari kehadiran penonton.

Hal ini juga diperparah dengan pandemi Covid-19 yang sempat berlangsung selama beberapa tahun, menjadikan perubahan gaya hidup konsumen, dan angka turis internasional dan pengunjung kota yang tidak signifikan. (Dsh)

Baca juga:

Sarung Tangan Opera, Aksesori Sederhana nan Mewah

#Teater
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Senja Teduh Pelita Penggabungan Musik, Teater, dan Narasi Kuat Membuka Babak Baru MALIQ & D'Essentials.
Sejumlah lagu seperti "Senja Teduh Pelita", "Himalaya", "Aurora", "Jalan Pulang", hingga materi dari album terbaru Begini Begitu diinterpretasikan ulang untuk mengiringi perjalanan emosional para karakter
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Senja Teduh Pelita Penggabungan Musik, Teater, dan Narasi Kuat Membuka Babak Baru MALIQ & D'Essentials.
Berita Foto
Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Senja Teduh Pelita, Adaptasi Lagu MALIQ & D’Essentials
Para pemeran mementaskan teater musikal bertajuk "Senja Teduh Pelita' adaptasi lagu MALIQ and D'Essentials dalam konfereni pers di Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 03 Juni 2026
Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Senja Teduh Pelita, Adaptasi Lagu MALIQ & D’Essentials
ShowBiz
Drama Musikal 'Mar' Comeback, Hadirkan Panggung 360 Derajat Visualisasi Ciamik Bandung Lautan Api
Pertunjukan drama musikal Mar kembali lagi ke panggung pertunjukan di Ciputra Artpreneur, Jakarta Pusat, pada 15-17 Mei 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
Drama Musikal 'Mar' Comeback, Hadirkan Panggung 360 Derajat Visualisasi Ciamik Bandung Lautan Api
Berita Foto
Mengintip Latihan Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Perahu Kertas di Jakarta
Pelakon musikal Perahu Kertas berakting pada sesi latihan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Mengintip Latihan Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Perahu Kertas di Jakarta
ShowBiz
Mengenang Pramoedya Ananta Toer lewat 'Bunga Penutup Abad'
Kehadiran pertunjukan ini kembali menegaskan bahwa karya-karya Pram tidak hanya bersifat abadi, tetapi juga tetap relevan.
Dwi Astarini - Senin, 01 September 2025
Mengenang Pramoedya Ananta Toer lewat 'Bunga Penutup Abad'
Berita Foto
Mengintip Sesi Latihan Jelang Pementasan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad
Happy Salma memerankan Nyai Ontosoroh beradu akting dengan Reza Rahadian memerankan Minke dalam sesi latihan pementasan teater bertajuk "Bunga Penutup Abad" di Jakarta, Kamis (21/8/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 21 Agustus 2025
Mengintip Sesi Latihan Jelang Pementasan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad
Berita Foto
Jelang Pertunjukan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad di Jakarta
Produser sekaligus Pemeran Teater Happy Salma (kedua kanan), Aktris Chelsea Islan (kedua kiri), dan Aktor Reza Rahadian (kiri), Pemeran Teater Sajani Arifin (kanan), memberikan keterangan kepada media jelang pertunjukan teater bertajuk Bunga Penutup Abad di Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 15 Agustus 2025
Jelang Pertunjukan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad di Jakarta
ShowBiz
Teater Koma Bawa Karakter Punokawan Melintasi Ruang dan Zaman dalam Pertunjukan 'Mencari Semar'
Pertunjukan Mencari Semar akan ditampilkan pada 13-17 Agustus 2025 di Ciputra Artpreneur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 31 Juli 2025
Teater Koma Bawa Karakter Punokawan Melintasi Ruang dan Zaman dalam Pertunjukan 'Mencari Semar'
Berita Foto
Jelang Pementasan Teater Mencari Semar Angkat Cerita Tradisi Punakawan yang Futuristik
Para pemain memainkan lakon Teater bertajuk "Mencari Semar" di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Kamis (31/7/2025).qa
Didik Setiawan - Kamis, 31 Juli 2025
Jelang Pementasan Teater Mencari Semar Angkat Cerita Tradisi Punakawan yang Futuristik
ShowBiz
Indonesia Kaya Tampil dengan Wajah Baru, Siap Jadi Platform Pioner Lestarikan Seni Pertunjukan Tanah Air yang Lebih Progresif dan Relevan
Indonesia Kaya menampilkan wajah dan citra yang progresif lewat ikhtiar rebranding logo yang baru mereka gagas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Juni 2025
Indonesia Kaya Tampil dengan Wajah Baru, Siap Jadi Platform Pioner Lestarikan Seni Pertunjukan Tanah Air yang Lebih Progresif dan Relevan
Bagikan