Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

‘The Ashes That We Shared’ Menjadi Penutup Trilogi Single Gergasi Api

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Mei 2021
‘The Ashes That We Shared’ Menjadi Penutup Trilogi Single Gergasi Api

Gergasi Api rilis single penutup untuk triloginya. (Foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEI 2021 menjadi penutup dari trilogi single membara dari Gergasi api yang telah mereka hadirkans sejak Maret lalu. Lagu berjudul That Ashes That We Shared telah dirilis pada 6 Mei 2021. Single ini merupakan hasil eksplorasi dari Alexandra dan Ekyno dalam berbagai spektrum musik yang lebih luas.

“Lagu ini mencpba menafsirkan bagaimana kisah mitologi burung phoenix, dimana mati dan terlahir kembali adalah sebuah proses yang kita lalui sebagai manusia. Telahir menjadi pribadi yang baru dan kuat, ketika kita melalui dengan empati dan tulus,” ucap Alexandra dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Kamis (6/5).

Baca juga:

Percikan Kesadaran Diri di Single Debut Gergasi Api

View this post on Instagram

A post shared by GERGASI API (@gergasiapi)

Alexandra menambahkan, ia menuliskan lirik dari ketiga lagu Gergasi Api yang berpusar pada alur kosmik yang tak putus antara mati dan kehidupan. Sepanjang 2020, ia menuangkan kegelisahannya tentang kepiluan bagaimana kita sebagai manusia harus menghadapi perpisahan tak hanya dengan orang yang dikasihi tetapi juga secara spiritual.

Dari segi musik, lagu ini berbeda dengan dua single sebelumnya. Rona dreampop merasuki lagu berjudul The Ashes That We Shared dengan beat musik racikan ekyno yang penuh warna. Suara Alexandra pun membalut lagu ini dengan lirik yang ekspresif dan personal.

Lagu penutup dari trilogi single ini, bukan akhir dari Gergasi Api. Rencananya pada akhir tahun ini, mereka akan merilis sebuah mini album. Pada kesempatan yang sama, Gergasi Api mulai merancang beberapa rencana sebagai band baru, meski dari muka lama.

Baca juga:

Single 'Red Knight' Jadi Simbol Kebangkitan Gergasi Api

View this post on Instagram

A post shared by GERGASI API (@gergasiapi)

“Kita tahu band ini adalah band baru, dan sekarang sedang merancang format band live. Semoga ketika pandemi ini berakhir, Gergasi Api bisa hadir sebagai satu unit musik yang solid,” kata Ekyno.

Tak hanya itu, Gergasi Api juga punya sebuah rencana seru bersama Anoa Records, label yang menaungi mereka. Mereka akan merilis split format kaset bersama sebuah band Inggris, asal Brighton, yang sama- sama beranggotakan dua orang.

“Tunggu saja yah, nanti kami akan kabarkan namanya. Intinya mereka tertarik dan kami juga suka musik mereka,” tutup Alexandra. (far)

Baca juga:

Anoa Records Rilis Kompilasi Shoegaze dan Dream Pop Indonesia

#Musik #Musik Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan