Tewaskan 14.000 Anak di Gaza, Erdogan: Israel Lampaui Hitler
Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan. Foto: Dok/Repulic of Turkiye
MerahPutih.com - Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan menyebutkan, Israel telah melampaui pemimpin Nazi, Adolf Hitler, dengan menewaskan lebih dari 14.000 anak di Gaza.
Melalui dukungan tanpa syarat dari Barat, Israel melakukan pembantaian yang meninggalkan tanda rasa malu dalam sejarah umat manusia, baik di Gaza maupun Tepi Barat. Hal itu diungkapkan Erdogan dalam pertemuan kelompok Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) di parlemen Turkiye.
Baca juga:
Erdogan menjelaskan, bahwa perjuangan Palestina memberi makna baru pada hidupnya, kemudian tidak ada yang bisa mempertanyakan kepekaan Turkiye terhadap masalah Palestina.
“Selama Tuhan memberi saya kehidupan, saya akan terus membela perjuangan Palestina, dan akan menjadi suara rakyat Palestina yang tertindas,” ujar Erdogan.
Baca juga:
Luncurkan 300 Drone ke Israel, Uni Eropa Belum Siapkan Sanksi Bagi Iran
Erdogan mengatakan, pihaknya sangat menyadari bahwa ada harga yang harus dibayar untuk mengatakan hal tersebut. Ia pun membandingkan perjuangan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, dengan Perang Kemerdekaan Turkiye lebih dari 100 tahun yang lalu.
Sejak serangan lintas batas oleh Hamas yang menewaskan 1.200 orang pada 7 Oktober 2023, Israel telah melancarkan serangan tanpa henti di Gaza. Lalu, menewaskan hampir 34.000 orang yang sebagian besar terdiri dari wanita dan anak-anak, serta melukai hampir 77.000 lainnya. (*)
Baca juga:
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Presiden Trump Larang Warga 8 Negara Masuk AS, Termasuk Laos dan Palestina
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi