Luncurkan 300 Drone ke Israel, Uni Eropa Belum Siapkan Sanksi Bagi Iran
Iran meluncurkan serangan kepada Israel. (Antara/Xinhua/Jamal Awad)
MerahPutih.com - Pada Sabtu (13/4) malam, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran meluncurkan lebih dari 300 drone dan rudal ke Israel dalam serangan langsung pertamanya di wilayah Israel, menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Serangan itu menjadi balasan atas serangan udara Israel terhadap konsulat Iran di ibu kota Suriah pada awal April.
Baca juga:
Korsel Imbau Warganya Tunda Perjalanan ke Iran
Israel mengklaim telah mencegat 99 persen target udara yang ditembakkan Iran, termasuk semua drone. Dan pemerintah akan membangun koalisi internasional untuk melawan Iran.
Pembalasan Israel atas serangan udara Iran akan dilakukan sesuai dengan "cara dan waktu yang akan kami tentukan serta meminta para sekutunya negara Eropa dan Amerika Serikat, memasukan IRGC dalam kategori teroris.
"Uni Eropa mengaku saat ini tidak mempunyai alasan untuk menetapkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sebagai organisasi teroris," kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell, Selasa (16/4) dilansir Antara.
Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz mengaku telah meminta lebih dari 30 negara agar menjatuhkan sanksi terhadap program rudal Iran dan menyatakan IRGC sebagai organisasi teroris.
"Kami sudah berulang kali membahas penambahan IGRC ke dalam daftar organisasi teroris, seperti yang dilakukan mantan Presiden AS Donald Trump. Namun, ini mengharuskan otoritas peradilan dari negara anggota (UE) mengakui organisasi ini telah melakukan aksi teroris. Saat ini tidak demikian,” kata Borrell saat wawancara dengan surat kabar Prancis, Le Monde.
Terkait sanksi baru terhadap Teheran, Borrell mengatakan, terlebih dulu diperlukan hal-hal yang dapat dijatuhi sanksi.
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengatakan blok tersebut akan mempertimbangkan tambahan sanksi terhadap Iran untuk membatasi kemampuan drone dan rudal miliknya pascaserangan terhadap Israel.
Baca juga:
Indonesia Punya Peluang Tengahi Konflik Iran-Suriah dengan Dua Model Diplomasi
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI