Kesehatan

Tetap Sehat saat Musim Hujan

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 16 Juli 2022
Tetap Sehat saat Musim Hujan

Jaga kesehatan saat musim hujan. (Foto: Unsplash/bckfwd)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JAKARTA semalam diguyur hujan lebat dan menyebabkan sejumlah titik kebanjiran. Saat musim hujan tiba pula, banyak orang terjangkit penyakit mulai dari flu, demam, hingga diare. Oleh karena itu, kita perlu lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan selama musim hujan.

Ketika peralihan musim menjelang musim hujan, sistem kekebalan tubuh bisa menjadi lebih lemah, sehingga tubuh rentan terserang penyakit. Kamu dan keluarga sebaiknya mempersiapkan hal terburuk dari jauh-jauh hari agar ketika banjir terjadi, sudah bisa mengantisipasinya.

Kelembapan udara yang tinggi saat musim hujan membuat penyebaran kuman melalui udara, misalnya virus influenza menjadi lebih mudah. Hewan perantara penyakit, seperti nyamuk, juga menjadi lebih mudah berkembang biak.

Untuk menjaga tubuh tetap fit dan bisa beraktivitas dengan nyaman selama musim hujan, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan. Mengutip laman Alodokter, tips yang pertama adalah mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Misalnya kacang-kacangan, sayuran, dan buah seperti apel, anggur, jeruk, mangga, hingga ubi. Kandungan antioksidan yang tinggi dapat membantu membersihkan radikal bebas penurunan fungsi kekebalan tubuh. Sayur dan buah disarankan untuk dikonsumsi setiap hari, paling tidak setengah porsi makan.

Baca juga:

Tips Memilih Jas Hujan untuk Tempur di Musim Hujan

Tetap Sehat saat Musim Hujan
Olahraga di rumah 30-45 menit sekali. (Foto: Unsplash LOGAN WEAVER | @LGNWVR)

Tips selanjutnya adalah jangan lupa untuk tetap aktif berolahraga. Tidak harus ke tempat gym, olahraga bisa kamu lakukan di rumah dengan alat seadanya, bahkan menggunakan tubuh sendiri. Lakukan olahraga seperti push up, sit up, senam, yoga, atau home workout lainya. Olahraga sebaiknya dilakukan rutin 3-4 kali per minggu selama 30-45 menit setiap kali berolahraga.

Biasakan juga untuk selalu menjaga kebersihan diri agar mengurangi risiko penyakit menular, seperti diare, batuk, dan flu. Cara memelihara kebersihan sangat sederhana, contohnya rajin mencuci tangan dengan sabun, menggunakan tisu atau sapu tangan untuk menutup hidung dan mulut ketika batuk dan bersin, serta membuang sampah pada tempatnya.

Baca juga:

Ingat 4 Poin Ini Saat Motoran di Musim Hujan

Tetap Sehat saat Musim Hujan
Nyamuk lebih mudah berkembang biak saat musim hujan. (Foto: Unsplash/Wolfgang Hasselmann)


Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, saat musim hujan, nyamuk lebih mudah berkembang biak. Lakukanlah gerakan 3M guna mencegah gigitan nyamuk, yaitu menutup tempat penampungan air, menguras baik air dengan rutin, serta mengubur benda-benda yang dapat menampung air seperti kaleng dan ember bekas.

Kamu juga bisa menggunakan lotion saat beraktivitas di luar rumah, dan tidur menggunakan kelambu sebagai perlindungan ekstra. (and)

Baca juga:

Kasus COVID-19 Bisa Kembali Meningkat pada Musim Hujan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan