Kesehatan

Tetap Lelah Meski Sudah Tidur? Periksa Kebiasaan Burukmu

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Kamis, 20 Januari 2022
Tetap Lelah Meski Sudah Tidur? Periksa Kebiasaan Burukmu

Lelah secara mental (Sumber: Pexels/Kat Smith)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETIAP orang pernah merasa kelelahan. Namun terkadang itu tidak bisa pulih begitu saja lewat tidur. Tidak peduli berapa lama kita tidur, kelelahan mental tidak akan hilang.

Pernahkah kamu mendengar seseorang curhat bahwa mereka sangat lelah sehingga jiwanya turut lelah? Mungkin malah kamu sendiri yang mengalami itu.

Baca Juga:

Coba Malam Ini, 3 Posisi Tidur Ini Sangat Menyehatkan

Lelah mental bukan hanya bisa disebabkan oleh masalah kehidupan. Itu juga bisa timbul berkat kebiasaan buruk yang kita lakukan. Berikut kebiasaan yang akan menyebabkanmu mengalami kelelahan mental yang mendalam.


1. Makanan tidak sehat

makanan
Makanan tidak sehat (Sumber: Pexels/Tima Miroschinenko)

Konsumsi makanan tinggi lemak dan gula bisa menyebabkan stres teroksidasi ke tubuh hingga menyebabkan kelelahan mental. Makan sehat adalah sesuatu yang harus kamu konsumsi secara berkala. Jadi jika kamu merasa lelah coba periksa makanan yang kamu konsumsi.


2. Tidur bukan prioritas

tidur
Tidak memprioritaskan istirahat (Sumber: Pexels/cottonbro)

Kamu tidak bisa mengganti waktu tidur malam dengan tidur siang. Jika kamu coba mengakali jadwal tidur, itu akan membuat tubuh lebih cepat lelah daripada apa pun. Menurut Sleep Foundation, kita harus tidur tujuh hingga sembilan jam semalam.

Meskipun kamu berpikir sudah cukup tidur selama lima jam, tubuh membutuhkan waktu lebih panjang untuk beristirahat dan memperbaiki kerusakan pada sistem kekebalan tubuh. Kamu harus memberikan waktu untuk sel tubuh menyembuhkan dirinya sendiri saat istirahat malam. Jika tidak, tubuh akan bereaksi terhadap mental dan menyebabkan kelelahan mental.

Baca Juga:

Cegah Corona dengan Mengonsumsi 5 Makanan Peningkat Sistem Imun Tubuh


3. Tidak adanya keseimbangan hidup

kerja
Kerja terus menerus (Sumber: Pexels/Andrew Neel)

Punya keseimbangan kehidupan kerja yang sehat sangat penting untuk memenuhi semua aspek kehidupan.
Jika terlalu banyak bekerja,kamu tidak akan punya waktu untuk teman dan anggota keluarga yang ingin bertemu denganmu. Jangan lupa juga kamu memiliki pekerjaan rumah seperti memasak, membersihkan rumah, dan bercengkrama dengan anggota keluarga


4. Sering Melewatkan self care

Self care
Lakukan pekerjaan yang kamu sukai (Sumber: Pexels/Andre Furtado)

Setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda tentang apa arti self care bagi mereka. Secara garis besar itu berarti melakukan aktivitas untuk diri sendiri yang membuat diri merasa baik. Mungkin kamu suka pergi ke mal, menata rambut, membeli pakaian baru, atau meringkuk di sofa dan membaca buku yang bagus. Apapun itu, lakukan jika bisa membuatmu merasa lebih baik. (avia)

Baca Juga:

Apakah Aman Berenang di Tengah Pandemi Virus Corona?

#Kesehatan #Tidur #Psikolog #Psikologi #Gangguan Psikologis
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
Manajemen Terra Drone Ungkap Kondisi Karyawan yang Selamat, Masih Syok dan Terguncang
Manajemen Terra Drone mengungkap kondisi karyawan yang selamat. Karyawan tersebut masih syok dan terguncang akibat tragedi menegangkan itu.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
Manajemen Terra Drone Ungkap Kondisi Karyawan yang Selamat, Masih Syok dan Terguncang
Olahraga
Trauma usai Kalah dari Chelsea, Ronald Araujo Minta Izin ke Barcelona untuk Pulihkan Mental
Ronald Araujo trauma usai kalah dari Chelsea. Ia meminta waktu untuk memulihkan mentalnya ke Barcelona.
Soffi Amira - Selasa, 02 Desember 2025
Trauma usai Kalah dari Chelsea, Ronald Araujo Minta Izin ke Barcelona untuk Pulihkan Mental
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan