Kesehatan

Cegah Corona dengan Mengonsumsi 5 Makanan Peningkat Sistem Imun Tubuh

annehsannehs - Jumat, 13 Maret 2020
Cegah Corona dengan Mengonsumsi 5 Makanan Peningkat Sistem Imun Tubuh

Konsumsi makanan ini untuk menjaga kekebalan tubuh. (Foto pixabay/luow)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU harus memiliki sistem imun yang kuat untuk mencegah virus Corona. Dilansir dari betterhealth.vic.gov.au, sistem imun adalah jaringan sel dan protein yang melindungi tubuh dari infeksi. Sistem imun mencatat setiap kuman (mikroba) yang pernah dikalahkannya. Sistem imun juga bisa mengenali dan menghancurkan mikroba dengan cepat jika mikroba mencoba memasuki tubuh lagi.

Memberi makan tubuhmu dengan baik dan benar bisa membantu menjaga sistem imun agar selalu kuat. Untuk menjaga kesehatan tubuh dan terhindar dari virus Corona, yuk tingkatkan sistem imun dengan mengonsumsi beberapa makanan ini:

Baca juga:

Mpon-Mpon, Olahan Rempah Khas Indonesia Bisa Tangkal Virus Corona?

1. Buah citrus

Vitamin C bisa meningkatkan produksi sel darah putih. (Foto pixabay/pixel2013)
Vitamin C bisa meningkatkan produksi sel darah putih. (Foto: pixabay/pixel2013)

Dilansir dari Healthline, hampir semua jenis buah citrus mengandung vitamin C yang tinggi. Vitamin C mampu meningkatkan produksi sel darah putih yang merupakan salah satu bagian sistem imun. Kamu bisa mengonsumsi jeruk, lemon, limo, jeruk bali, dan jeruk keprok (tangerine).

2. Paprika merah

aprika merah lebih mengandung banyak vitamin C daripada buah citrus. (Foto pixabay/inspiredimages)
Paprika merah lebih mengandung banyak vitamin C daripada buah citrus. (Foto: pixabay/inspiredimages)

Jika kamu menyangka bahwa buah citrus yang paling banyak mengandung vitamin C, laman Healthline menyatakan bahwa paprika merah mengandung vitamin C sebanyak dua kali lebih banyak daripada buah citrus. Paprika merah juga mengandung beta karoten yang mampu menjaga kesehatan mata dan kulitmu.

3. Brokoli

3 Brokoli menjadi salah satu sayur yang paling sehat/ (Foto pixabay/sendywulandh)
Brokoli menjadi salah satu sayur yang paling sehat (Foto: Pixabay/sendywulandh)

Meskipun harganya tergolong cukup mahal, brokoli memang merupakan salah satu sayur yang paling sehat. Sayuran yang kaya akan Vitamin A, C, E dan mengandung banyak serat serta antioksidan ini akan menjadi semakin ampuh dan berkhasiat jika kamu memasaknya sesedikit mungkin. Lebih baik lagi jika tidak dimasak atau mentah.

Baca juga:

Masker N95 vs Surgical Mask, Mana Lebih Efektif Cegah Penularan Virus Corona?

4. Shellfish

Lobster dan kepiting mengandung banyak zinc. (Foto pixabay/shenxin)
Lobster dan kepiting mengandung banyak zinc (Foto: pixabay/shenxin)

Walaupun bukan menjadi pilihan pertama untuk meningkatkan kekebalan tubuh, beberapa jenis shellfish mengandung zinc atau seng yang tinggi.

Seng tidak mendapatkan banyak perhatian ketimbang vitamin dan mineral lainnya. Akan tetapi, tubuh kita tetap membutuhkannya untuk membuat sel kekebalan tubuh tetap berfungsi dengan baik. Jenis shellfish yang dimaksud antara lain kepiting, remis, lobster, dan kerang.

Meskipun begitu, kamu harus menyesuaikan asupan seng harian yang disarankan yaitu sebanyak 11 miligram (mg) untuk pria dewasa, dan 8 miligram (mg) untuk perempuan. Jika mengonsumsi seng terlalu banyak, maka yang terjadi adalah penghambatan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Yuk perbanyak mengonsumsi makanan-makanan tadi sahabat Merah Putih! (shn)

Baca juga:

Cara Efektif untuk Mencegah dan Terhindar dari Virus Corona

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Bagikan