Tes Kemampuan Akademik Kelas 12 SMA, SMK, dan MA Digelar Bulan November 2025, Ini Mata Pelajaran Yang Diujikan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Maret 2025
 Tes Kemampuan Akademik Kelas 12 SMA, SMK, dan MA Digelar Bulan November 2025, Ini Mata Pelajaran Yang Diujikan

Ratusan siswa SMKN 2 Solo menggelar demonstrasi di halaman sekolah karena terancam gagal mendaftar PTN jalur prestasi, Senin (3/2). (Foto: MerahPutih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bakal melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA, SMK, dan MA pada bulan November 2025.

Pelaksana pertama ini, sekaligus menguji coba pelaksanaan TKA di tingkat kelas 12 yang terdiri atas mata pelajaran matematika, Bahasa Indonesia, dan mata pelajaran peminatan.

"Yang kelas 12 itu penyelenggaranya kami di pusat nanti mulai bulan November 2025," Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti di Jakarta pada Kamis (6/3).

TKA secara umum tidak wajib dijalani oleh seluruh murid kelas 12. Karena tidak diwajibkan, kehadiran TKA tidak menjadi penentu kelulusan para murid tersebut dari jenjang pendidikan sekolah menengah atas.

Baca juga:

Kemendikdasmen Bakal Terapkan Ijazah Elektronik dan Bisa Cetak Sendiri Tahun 2025

Ia menerangkan, nilai hasil TKA nantinya akan berpengaruh terhadap kelulusan mereka untuk masuk ke jenjang pendidikan berikutnya, yakni perguruan tinggi bagi mereka yang duduk di kelas 12.

“Tidak menjadi penentu kelulusan, tapi menjadi penentu kelulusan mereka ke jenjang yang ada di atasnya, dari SD, SMP hingga ke SMA yang mau masuk perguruan tinggi. Nilainya itu akan mempengaruhi mereka masuk perguruan tinggi, terutama untuk jalur yang prestasi,” imbuhnya.

Ia menegaskan, murid dapat bebas memilih sejumlah mata pelajaran peminatan dalam TKA yang sejalan dengan program studi pilihan mereka di perguruan tinggi.

"Mata pelajaran peminatan itu mereka bisa mengambil 1, bisa mengambil 2, terserah masing-masing peserta didik. Nah, peminatan ini diperlukan untuk mereka yang mau melanjutkan ke perguruan tinggi," katanya dikutip Antara. (*)

#Siswa SMK #Madrasah #Perguruan Tinggi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Universitas Paramadina Gelar Pemberdayaan Sosial Dorong Soft Skill Komunikasi SMK Go Global
Pemberdayaan sosial menjadi salah satu jalan yang bisa diadopsi oleh Pemerintah, pemangku kepentingan, industri atau perusahaan untuk meningkatkan keahlian lulusan SMK agar bisa diterima di pasar global.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Juni 2026
Universitas Paramadina Gelar Pemberdayaan Sosial Dorong Soft Skill Komunikasi SMK Go Global
Indonesia
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Mendiktisaintek menjelaskan penutupan 122 program studi pada 2026 dilakukan atas usulan kampus. Mayoritas bertransformasi menjadi lebih relevan dengan industri dan teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Indonesia
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Data menunjukkan ketimpangan yang nyata antara performa kampus dan kondisi makro ketenagakerjaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Indonesia
Prodi Perguruan Tinggi Sepi Peminat Terancam Gulung Tikar, DPR RI Ingatkan Kampus Bukan Sekadar Pemasok Tenaga Kerja
Penerapan efisiensi yang berlebihan dalam dunia pendidikan berisiko menyempitkan ekosistem keilmuan nasional
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Prodi Perguruan Tinggi Sepi Peminat Terancam Gulung Tikar, DPR RI Ingatkan Kampus Bukan Sekadar Pemasok Tenaga Kerja
Indonesia
DPR Panggil Kemendiktisaintek Terkait Pemangkasan Prodi di Kampus-Kampus Setelah Reses
Komisi X DPR RI akan mendalami wacana penutupan prodi tak relevan dengan memanggil Kemendiktisaintek usai masa reses
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
DPR Panggil Kemendiktisaintek Terkait Pemangkasan Prodi di Kampus-Kampus Setelah Reses
Indonesia
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Kemendiktisaintek mendorong perguruan tinggi menutup prodi tak relevan dan mengembangkan prodi baru sesuai 8 industri strategis.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Indonesia
Nasib PTS di Ujung Tanduk, Komisi X DPR RI Siapkan Aturan Main Baru Seleksi PTN
Komisi X DPR RI saat ini tengah menggodok regulasi baru melalui Panitia Kerja (Panja) SPMB untuk menemukan titik keseimbangan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Nasib PTS di Ujung Tanduk, Komisi X DPR RI Siapkan Aturan Main Baru Seleksi PTN
Indonesia
DPR Desak RUU Sisdiknas Masukkan Nutrisi Mental dan Spiritual Siswa
Ia mengkritik kebijakan pemerintah yang saat ini terlalu fokus pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun tampak abai terhadap asupan batiniah anak didik yang jauh lebih krusial untuk mencegah tindakan fatal
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2026
DPR Desak RUU Sisdiknas Masukkan Nutrisi Mental dan Spiritual Siswa
Indonesia
10 Ribu Lulusan SMA dan SMK Mulai Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan 70 Ribu Peserta
Pelatihan vokasi merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
10 Ribu Lulusan SMA dan SMK Mulai Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan 70 Ribu Peserta
Indonesia
Hari Ini PMB-PTKIN Diumumkan Serentak Pukul 15.00 WIB, Ini Link-nya
hasil kelulusan dapat diakses secara mandiri melalui laman resmi https://pengumuman-span.ptkin.ac.id/ dengan memasukkan nomor pendaftaran masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Hari Ini PMB-PTKIN Diumumkan Serentak Pukul 15.00 WIB, Ini Link-nya
Bagikan