Terpaksa Naik Pesawat Selama Pandemi? Duduklah di Kursi Dekat Jendela

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 20 Mei 2020
Terpaksa Naik Pesawat Selama Pandemi? Duduklah di Kursi Dekat Jendela

Duduk dekat jendela agar mengurangi interaksi dengan penumpang lain (Foto: Pexels/Tim Gouw)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBENARNYA kamu harus tetap di rumah selama situasi pandemi belum kondusif. Namun, jika terpaksa melakukan perjalanan domestik menggunakan pesawat, apa boleh buat. Mungkin kamu harus tetap melakukan perjalanan demi menolong sesama yang terjangkit COVID-19 di luar kota.

Potensi penularan di dalam pesawat cukup besar. Namun, kamu bisa mencegah terkena virus Corona di dalam pesawat dengan beberapa cara. Laman Smarter Travel menyarankan agar kamu duduk di kursi penumpang dekat jendela agar aman dari penularan COVID-19. Mengapa begitu?

Baca juga:

Penerbangan Internasional Mungkin Tidak akan Normal Hingga Tahun 2023

Duduk di kursi dekat jendela membuatmu mengurangi kontak dengan penumpang lainnya. Penumpang maupun awak kabin tentu akan berlalu lalang di lorong kabin pesawat. Ini membuatmu berpotensi melakukan kontak jarak dekat dengan orang lain jika duduk di kursi dekat lorong kabin.

Jangan duduk dekat lorong kabin (Foto: Pexels/Sourav Mishra)

Selain itu, tetaplah duduk selama perjalanan. Tahan dulu jika kamu butuh pergi ke kamar mandi. Sebisa mungkin kamu harus tetap berdiam di kursi pesawat sampai tiba di tujuan agar tidak berpapasan dengan penumpang lainnya.

Baca juga:

6 Negara Ini Menerapkan Wajib Karantina 14 Hari untuk Pelancong yang Datang

Selama berada di dalam pesawat, tetap lakukan protokol standar untuk mencegah COVID-19, pakai penutup wajah. Menurut CDC, penutup wajah tidak harus selalu masker. Kamu bisa memanfaatkan kain, handuk, hingga syal untuk menutupi wajahmu.

Setelah turun dari pesawat langsung cari toilet untuk cuci tangan (Foto: Pexels/Anna Shvets)

Setelah turun dari pesawat, jangan lupa cuci tangan terlebih dulu. Cari toilet terdekat di bandara untuk cuci tangan. Saran CDC cuci tangan selama 20 detik. Jika malas atau ingin menghemat waktu, cukup gunakan hand sanitizer.

Jangan lupa, sebaiknya bawa makanan ringan dan botol minum yang bisa kembali digunakan selama penerbangan. Sejumlah maskapai mengurangi layanan memberikan makanan penumpang demi mengurangi interaksi sosial. (ikh)

Baca juga:

Paspor ‘New Normal’ bagi Penumpang Pesawat

#Pesawat #Virus Corona #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pemerintah Siapkan Insentif PPN DTP Tiket Pesawat Libur Nataru 2027
Suasana bongkar muat barang untuk bagasi pesawat Super Air Jet di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Insentif PPN DTP Tiket Pesawat Libur Nataru 2027
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB akibat erupsi Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Mengapa abu vulkanis begitu berbahaya bagi pesawat?
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Indonesia
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Kemenhub memberi apresiasi atas respons cepat seluruh pihak terkait
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Indonesia
Kronologi Pesawat Garuda Pecah Ban usai Lepas Landas, 141 Penumpang Mendarat Selamat di Makassar
Pesawat Garuda Indonesia GA604 mengalami pecah ban usai lepas landas dari Jakarta. Pesawat tersebut mendarat dengan selamat di Makassar.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
Kronologi Pesawat Garuda Pecah Ban usai Lepas Landas, 141 Penumpang Mendarat Selamat di Makassar
Bagikan