Wisata Dunia

6 Negara Ini Menerapkan Wajib Karantina 14 Hari untuk Pelancong yang Datang

Leonard Leonard - Senin, 18 Mei 2020
6 Negara Ini Menerapkan Wajib Karantina 14 Hari untuk Pelancong yang Datang

Pelancong diwajibkan menjalani protokol kesehatan (Foto: Unsplash/Ken Yam)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA negara terus menerapkan langkah-langkah penyaringan kesehatan tambahan di perbatasan mereka di tengah pandemi Corona. Termasuk pemeriksaan suhu, tes COVID-19, pertanyaan tentang rencana perjalanan, juga protokol karantina selama 14 hari. Spanyol dan Inggris telah mengumumkan bahwa mereka akan memerintahkan penumpang yang masuk untuk melakukan isolasi mandiri saat tiba.

Penting untuk diketahui bahwa hampir setiap negara yang membuka akses perbatasannya mewajibkan pelancong untuk mengisolasi diri selama 14 hari. Saat pembatasan dibuka kembali untuk melakukan perjalanan, berikut beberapa negara yang menerapkan wajib karantina seperti dilansir laman Lonely Planet.

Baca juga:

Liburan Sambil Mengisolasi Diri? Rumah Pohon ini Jawabannya

1. Australia

1
Australia (Foto: Unsplash/Keith Zhu)

Berlaku untuk semua kedatangan di bandara, termasuk untuk warga negara Australia, diwajibkan untuk melakukan karantina selama 14 hari. Pelancong tanpa tempat isolasi diri yang cocok akan disediakan akomodasi. Pihak terkait akan menunjuk beberapa hotel karantina untuk tinggal selama periode ini. Kebutuhan seperti makanan, air, dan peralatan medis akan diantar ke kamar setiap hari.

2. Tiongkok

2
Tiongkok (Foto: Unsplash/wu yi)

Tiongkok memperketat pembatasan karantina ketika meningkatnya kasus COVID-19 kiriman dari luar negeri. Pelancong dari mancanegara akan menjalani tes di sebagian besar bandara dan diperintahkan untuk tinggal di hotel karantina yang ditunjuk atau di rumah selama 14 hari.

Pergerakan para pelancong juga akan dilacak oleh aplikasi smartphone. Di beberapa hotel karantina, robot khusus telah disiapkan untuk mengantarkan botol air dan makanan ke kamar guna meminimalisir kontak antara tamu dan staf.

Baca juga:

Pelonggaran Lockdown, Nevada Merilis Pedoman Pembukaan Kembali Kasino

3. Hong Kong

3
Hong Kong (Foto: Unsplash/Timon Studler)

Semua kedatangan, termasuk warga negara Hong Kong, akan dikenai karantina wajib selama 14 hari wajib dan harus menjalani tes kesehatan. Tempat pengecekan suhu dan bilik pengujian untuk gejala COVID-19, telah disiapkan di bandara untuk memeriksa semua penumpang yang masuk.

Hasil tes untuk pelancong akan tersedia dalam waktu delapan jam. Mereka dengan hasil tes negatif diizinkan bepergian ke tempat tinggal mereka untuk karantina mandiri.

Namun, mereka harus mengenakan gelang elektronik yang terhubung dengan aplikasi smartphone untuk melacak pergerakan selama 14 hari. Bagi pelanggar akan dihadapkan dengan hukuman berupa denda dan penjara.

4. Jepang

4
Jepang (Foto: Unsplash/Sorasak)

Kedatangan dari sebagian besar negara termasuk Tiongkok, AS, Kanada dan semua negara Eropa, akan diuji untuk COVID-19 di bandara. Pelancong juga diminta untuk mengisolasi selama 14 hari, baik di rumah atau di fasilitas karantina khusus.

Saat memasuki Jepang, penumpang harus memberi alamat dan detail kontak mereka kepada petugas karantina. Kementerian kesehatan akan menyediakan transportasi pribadi untuk membawa penumpang ke tempat tujuan, karena semua pelancong dari mancanegara dilarang menggunakan transportasi umum.

5. Singapura

5
Singapura (Foto: Usnplash/Larry Teo)

Menurut kementerian kesehatan Singapura, semua pelancong yang datang harus mengisolasi diri selama 14 hari di kamar hotel atau akomodasi serupa yang disediakan oleh pemerintah Singapura. Orang-orang yang melanggar aturan karantina dapat dikenakan hukuman penjara hingga enam bulan atau denda hingga Rp100 juta.

6. Korea Selatan

6
Korea Selatan (Foto: Unsplash/Kenneth Bastian)

Pelancong yang baru tiba di Korea Selatan harus menjalani pemeriksaan suhu dan harus mengisi kuesioner tentang kesehatan dan riwayat perjalanan. Aturan tersebut juga berlaku untuk penumpang transit, yang akan diminta untuk melewati Imigrasi jika mereka menunjukkan risiko.

Orang-orang termasuk warga negara yang baru datang dan akan keluar meninggalkan bandara, diperintahkan untuk karantina di rumah atau di fasilitas yang ditunjuk pemerintah selama 14 hari.

Menurut Kementerian Kesehatan dan kesejahteraan Korea Selatan, mereka yang menjalani karantina dikenakan biaya sekitar Rp1,2 juta per hari. Sedangkan yang diizinkan untuk karantina di rumah harus menginstal aplikasi smartphone yang memungkinkan pihak berwenang melacak pergerakan mereka secara real time. (lgi)

Baca juga:

Pandemi Virus Corona Munculkan Kehidupan New Normal, Apa Itu?

#Travel #Traveling #Traveling Ke Luar Negeri
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Travel
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Bali All-Access Pass membuka akses ke lebih dari 50 destinasi unggulan dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Berita Foto
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, D Gaery Undarsa, dalam konferensi pers Tiket Green di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 22 April 2026
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Travel
Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Inisiatif ini bertujuan membuat pembayaran di luar negeri lebih mudah diakses dan lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
 Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Travel
KoenoKoeni Hotel Semarang Bawa Tamu Melawat dalam Warisan, Kriya, dan Keindahan
KoenoKoeni Hotel Semarang hadirkan perpaduan inspirasi warisan budaya dengan sentuhan elegansi modern.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
KoenoKoeni Hotel Semarang Bawa Tamu Melawat dalam Warisan, Kriya, dan Keindahan
Indonesia
Bus Jemaah Umrah Indonesia Kebakaran, Kemenhaj Desak Agen Travel Berikan Kompensasi
Kebakaran bermula dari pecah ban, diikuti dengan kepulan asap yang tiba-tiba muncul dari bagian depan bus. Supir pun langsung menepikan kendaraan dan meminta seluruh jemaah umrah keluar bus
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Bus Jemaah Umrah Indonesia Kebakaran, Kemenhaj Desak Agen Travel Berikan Kompensasi
Travel
Dari Sunset Syahdu sampai Seru-Seruan Arcade, ini nih 5 Spot Wajib Dikunjungi di Disney Adventure
Kapal terbesar dari armada Disney Cruise Line ini dilengkapi berbagai hiburan yang membuat para penumpang merasa tak sedang berada di tengah lautan.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Dari Sunset Syahdu sampai Seru-Seruan Arcade, ini nih 5 Spot Wajib Dikunjungi di Disney Adventure
Travel
Robert Downey Jr Berkati Kapal Disney Adventure, Siap Berlayar dalam Keajaiban Pesta Musik dan Storytelling di Laut
Kapal dengan kapasitas 6.700 penumpang itu merupakan kapal terbaru dan terbesar dalam armada Disney Cruise Line.
Dwi Astarini - Kamis, 05 Maret 2026
Robert Downey Jr Berkati Kapal Disney Adventure, Siap Berlayar dalam Keajaiban Pesta Musik dan Storytelling di Laut
Travel
Menikmati Pesona Ramadan di Dubai, dari Tradisi Berbuka hingga Semarak Kebersamaan Kota
Melalui inisiatif Season of Wulfa yang dimaknai sebagai musim kebersamaan, Dubai menyuguhkan beragam agenda kuliner serta aktivitas komunitas.
Dwi Astarini - Minggu, 01 Maret 2026
Menikmati Pesona Ramadan di Dubai, dari Tradisi Berbuka hingga Semarak Kebersamaan Kota
Fun
Korea Selatan Uji Coba Bebas Visa untuk Turis Indonesia, Berlaku hingga Akhir 2026
Korea Selatan berencana uji coba bebas visa bagi turis grup Indonesia hingga Desember 2026. Simak detail kebijakan baru, kemudahan imigrasi, dan visa multiple entry terbaru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 27 Februari 2026
Korea Selatan Uji Coba Bebas Visa untuk Turis Indonesia, Berlaku hingga Akhir 2026
Fun
Pesawat Delay Jadi Momok, Intip Tip dan Triknya Bagi Pelaku Bisnis Wisata
Gangguan transportasi massal merupakan momok yang dapat menurunkan kepuasan dan kepercayaan wisatawan.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
Pesawat Delay Jadi Momok, Intip Tip dan Triknya Bagi Pelaku Bisnis Wisata
Bagikan