MERAHPUTIH.COM — WISATWAN Indonesia di Korea Selatan kini dapat menggunakan aplikasi keuangan domestik untuk memindai kode QR seperti Seoul Pay. Bank of Korea mengatakan layanan ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk meningkatkan kemudahan pembayaran bagi pengguna di luar negeri.
Seperti dilansir The Korea Times, seorang pejabat Bank of Korea mengatakan inisiatif ini bertujuan membuat pembayaran di luar negeri lebih mudah diakses dan lebih terjangkau. Di masa depan, Bank of Korea berencana memperluas kompatibilitas ke Zero Pay di masa depan. Selain itu, pihaknya juga mencanangkan perluasan layanan pembayaran QR lintas negara ke negara-negara Asia lainnya, termasuk Vietnam, Thailand, Singapura, dan India.
Sistem pembayaran QR lintas negara yang resmi diluncurkan pada Rabu (1/4) ini juga mencakup layanan pembayaran dengan memindai QR code bagi wisatawan Korea di Indonesia. Pelacong Korea kini bisa membayar hanya dengan memindai ponsel pintar mereka, tanpa perlu mengantre untuk menukar mata uang atau membayar biaya transaksi luar negeri.
Peluncuran ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada Juli 2024 antara Bank of Korea dan Bank Indonesia untuk menghubungkan sistem pembayaran kedua negara. Layanan ini pada tahap awal tersedia melalui Korea Financial Telecommunications and Clearings Institute, bekerja sama dengan Woori Card dan KB Kookmin Bank. Para pejabat mengatakan lembaga keuangan dan platform pembayaran lain, termasuk Shinhan Bank, Woori Bank, Hana Bank, Shinhan Card, KB Kookmin Card, GLN, dan Travel Wallet, akan ditambahkan secara bertahap.
Baca juga:
Korea Selatan Uji Coba Bebas Visa untuk Turis Indonesia, Berlaku hingga Akhir 2026
Dengan sistem ini, pengguna dari Korea dapat membayar di lebih dari 32 juta merchant di seluruh Indonesia yang mendukung jaringan pembayaran standar nasional QRIS, cukup dengan memindai kode menggunakan aplikasi perbankan atau pembayaran yang biasa mereka gunakan. Layanan ini menghilangkan kebutuhan konversi mata uang ganda. Biasanya konversi dilakukan dari won Korea ke dolar AS lalu ke mata uang lokal. Pembayaran dengan memindai QR code ini memungkinkan transaksi langsung dalam mata uang lokal melalui sistem yang disediakan Hana Bank. Para pejabat mengatakan hal ini diperkirakan akan secara signifikan mengurangi biaya transaksi bagi pengguna.
Sebelumnya, layanan semacam ini dibatasi karena Indonesia mewajibkan sistem pembayaran asing untuk terhubung melalui operator switching nasional yang ditunjuk. Hambatan tersebut teratasi ketika Korea Financial Telecommunications and Clearings Institute mengambil peran sebagai switch perwakilan dan menghubungkan sistem mereka dengan jaringan Indonesia.
“Kami akan terus melakukan upaya untuk meningkatkan kenyamanan pembayaran bagi para pengguna,” kata pejabat Bank of Korea tersebut.(dwi)
Baca juga: