Ternyata Tahi Lalat Bisa Dihilangkan

Febrian AdiFebrian Adi - Kamis, 28 September 2023
Ternyata Tahi Lalat Bisa Dihilangkan

Berbagai perdebatan tentang tahi lalat untuk penampilan masih dibicarakan. (Foto: Unsplash/Matthew)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA orang menanggap bila tahi lalat menjadi pemanis wajah. Namun adapula yang justru ingin menghilangkan bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman tersebut. Menurut pakar bidang estetika dan antipenuaan dari Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia dr Cynthia Jayanto M. Biomed (AAM) menuturkan bila tahi lalat memang bisa dihilangkan tetapi tidak wajib kecuali ada indikasi tanda keganasan.

“Kalau tahi lalat wajib diangkat, kalau dia tahi lalat ada indikasi atau tanda-tanda keganasan biasanya perlu pemeriksaan dermatoskop,” ucap Cynthia seperti dikutip dari Antara pada Sabtu (23/9).

Baca juga:

Tahi Lalat Berbulu Berpotensi Jadi Obat Kebotakan

Tahi lalat bisa dihilangkan. (Foto: Unsplash/Olga)

Lebih lanjut, Cynthia mengungkapkan tanda keganasan seperti kanker kulit bisa kasat mata antara lain munculnya bercak kemerahan pada kulit. Bercak ini juga seringkali membuat kulit lebih kering dan bersisik, serta diiringi dengan rasa gatal yang bisa membuat kulit mengelupas atau berdarah jika digaruk.

Namun apabila tak ada keganasan, sebenarnya keberadaan tahi lalat tak membahayakan kesehatan, hanya saja keberadaannya terutama bila berukuran relatif besar dapat membuat seseorang tidak percaya diri sehingga memilih menghilangkannya.

Cynthia mengatakan persentase yang datang ke kliniknya didominasi kaum hawa dengan kasus tahi lalat berusia 18-40 tahun dan memiliki alasan estetika, yaitu tahi lalat menganggu penampilan mereka.

Tahi lalat dan tanda lahir yang lebar mencolok di wajah bisa dihilangkan melalui perawatan laser picosecond dan elektrokauter (pembedahan) yang biasa tersedia di klinik kecantikan. Baginya perawatan laser picosecond relative cepat dan nyaman dengan waktu pemulihan dibandingkan metode pembedahan.

Baca juga:

Kenali Arti Tahi Lalat di Tempat-tempat Tertentu

Tahi Lalat bisa mempercantik penampilan. (Foto: Unsplash/Aga)

Namun, sebaiknya ia juga menyarankan sebaiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menghilangkan tahu lalat atau tanda lahirnya. Bukan hanya memastikan kondisi area tahi lalat atau tanda lahir yang ingin dihilangkan, tetapi juga memastikan perawatan yang cocok dari setiap keluhan.

“Karena ada beberapa case, terutama untuk keluhan tahi lalat, jika tahi lalatnya bentuknya besar dan tumbuh menonjol lebih baik treatment-nya dengan metode pembedahan,” lanjutnya.

Selain itu, tahi lalat yang bisa ditangani dengan laser picosecond umumnya berbeda jenisnya. Pasien dengan keluhan tahi lalat ditambah kondisi menebal di atas permukaan kulit bisa dengan metode elektrocauter atau pembedahan, agar hasil potongan lebih rapih meski berisiko bisa terjadi bekas scar atau bekas luka. (far)

Baca juga:

Pakar AMA Mulai Tinggalkan BMI Sebagai Tolok Ukur Kesehatan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan