Ternyata Begini Cara Membuat Gudeg

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 22 Maret 2016
 Ternyata Begini Cara Membuat Gudeg

Gudeg terbuat dari nangka muda yang dicampur dengan bumbu-bumbu halus dan santan (Foto: MP/Fredy Wanysah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kuliner - Gudeg merupakan makanan khas Yogyakarta yang sudah terkenal hingga mancanegara. Namun, tahukah Anda bahwa membuat gudeg membutuhkan proses yang cukup lama?

Dalam prosesnya, dari awal sampai matang, memasak gudeg bisa membutuhkan waktu 4-5 jam. "Wah, masaknya lama. Bisa 5 jam, tergantung banyaknya sama bahannya juga," kata Mas Kabul, salah satu pedagang gudeg di Wijilan, Kota Yogyakarta, saat berbincang dengan merahputih.com, Senin (21/3).

Umumnya, gudeg berbahan utama nangka muda. Namun ada pula yang menggunakan bahan lain, seperti bambu muda atau rebung. Mas Kabul menjelaskan, untuk membuat gudeg nangka muda, terlebih dahulu nangka muda direbus sebentar. Lalu campurkan santan beserta bumbu halus.

"Bumbu halusnya beda-beda, tergantung mau kayak apa rasanya. Tapi utamanya itu ada bawang merah, bawang putih, ketumbar, sama garam," imbuhnya.

Selanjutnya, aduk seluruh bahan hingga mengering. Di sinilah proses terlama membuat gudeg. Agar masakan tidak gosong, gunakan daun penutup. Bisa menggunakan daun jati atau daun salam. Daun diletakkan di atas alat pemasak, dibentuk sedemikian rupa agar menutupi seluruh sisi atas alat pemasaknya.(fre)

BACA JUGA:

  1. Yuk Intip Asal Usul Gudeg
  2. Mencicipi Lezatnya Tiga Varian Rasa Gudeg
  3. Menengok Warung Gudeg Tertua di Wijilan
  4. Jalan-jalan ke Wijilan, Pusatnya Gudeg di Yogyakarta
  5. Menu Khas Gudeg Kendil Bu Djuminten

 

#Gudeg Yu Djum #Yogyakarta #Kuliner Nusantara #Asal-Usul Gudeg #Gudeg
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan