Kesehatan

Terlambat Datang Bulan? Ketahui Berbagai Kemungkinan dan Alasannya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 12 Agustus 2019
Terlambat Datang Bulan? Ketahui Berbagai Kemungkinan dan Alasannya

Jangan panik ketika skip datang bulan. (Foto: Bustle)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERLAMBAT atau melewati waktu datang bulan? Jangan panik. Jika itu terjadi jarang-jarang, terlambat atau tidak datang bulan merupakan sesuatu hal yang normal bagi perempuan. Sebelum hal tersebut membuat kamu stres, beberapa kemungkinan di bawah ini bisa menjadi alasan mengapa kamu terlambat atau tidak datang bulan meski sudah waktunya.

Baca juga:

Campuran Bahan Alami Ini Melancarkan Menstruasi

1. Stres

Terlambat Datang Bulan? Ketahui Berbagai Kemungkinan dan Alasannya
Stres bisa menganggu siklus haid. (Foto: pixabay/pexels)

Stres adalah masalah yang pernah dirasakan semua orang. Ketika stres melanda, tentunya mekanisme tubuh kamu akan ikut terpengaruh.

Dilansir dari laman healthline, tubuh manusia memiliki sistem merespon stres yang kamu rasakan yang berpusat di sel otak bernama hypothalamus.

Ketika tingkat stres kamu meningkat, otakmu akan memberitahu sistem endokrin untuk memperbanyak hormon yang mana akan menekan beberapa fungsi tubuh yang tidak penting untuk mengatasi stres tersebut, termasuk sistem reproduksi kamu. Tidak heran jika kamu sedang mengalami stres, proses menstruasi kamu akan berhenti untuk sementara.

2. Naik atau turun berat badan

Terlambat Datang Bulan? Ketahui Berbagai Kemungkinan dan Alasannya
Turun atau naik berat badan drastis menyebabkan ketidakseimbangan hormon. (Foto: pixabay/terovesalainen)

Perubahan dalam berat badan bisa membuatmu berada pada kondisi amenore sekunder. Amenore sekunder artinya tidak haid selama lebih dari tiga siklus, atau enam bulan.

Hal ini wajar terjadi jika kamu mengalami kenaikan atau penurunan berat badan yang drastis. Ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon yang mengakibatkan telat atau tidak datang bulan sama sekali.

Baca juga:

Kenapa Haid Bisa Sangat Menyakitkan?

3. Konsumsi pil KB

Terlambat Datang Bulan? Ketahui Berbagai Kemungkinan dan Alasannya
Apakah kamu konsumsi pil KB? (Foto: pixabay/qimono)

Jika kamu mengonsumsi pil KB atau morning-after pill, masa sebagian besar orang akan mengalami jadwal haid yang kacau pada awal-awal penggunaan.

Sama ketika kamu mulai berhenti mengonsumsi pil, dibutuhkan beberapa bulan untuk siklus haid kamu bisa kembali normal, hal ini disebabkan oleh tingkat hormon yang masih dalam tahap penyeimbangan.

4. Kamu mengalami PCOS

Terlambat Datang Bulan? Ketahui Berbagai Kemungkinan dan Alasannya
Kamu mengidap PCOS. (Foto: pixabay/melancholiaphotography)

Dilansir dari lama healthline, polycystic ovary syndrome (PCOS) merupakan gangguan hormon reproduksi yang tidak seimbang. Orang yang mengidap gangguan ini biasanya tidak datang bulan secara rutin.

Tanda-tanda yang dialami penderita PCOS antara lain adalah rambut pada tubuh menjadi kasar, tumbuh jerawat pada wajah dan tubuh, rambut menjadi tipis, kenaikan berat badan atau sulit mengurangi berat badan, serta bercak gelap pada kulit bagian lipatan.


5. Selamat, Kamu hamil

Terlambat Datang Bulan? Ketahui Berbagai Kemungkinan dan Alasannya
Selamat kamu hamil. (Foto: pixabay/stocksnap)

Selamat kamu hamil, jika kamu tidak haid padahal biasanya siklus menstruasi kamu tidak pernah kacau, kemungkinan besar kamu hamil. Untuk memastikannya, cobalah untuk tes menggunakan tes kehamilan setelah telat datang bulan seminggu. (shn)

Baca juga:

Tak Perlu Repot Meghitung Tanggal, 3 Aplikasi Ini Bisa Bantu Pantau Siklus Haid

#Menstruasi #Info Kesehatan #Perempuan #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Fun
Dian Sastrowardoyo: Peran Perempuan Krusial di Tengah Disrupsi Teknologi AI
Perempuan di Indonesia terus mendorong transformasi profesi di era AI melalui kolaborasi lintas sektor, kepemimpinan, dan inovasi teknologi inklusif.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Dian Sastrowardoyo: Peran Perempuan Krusial di Tengah Disrupsi Teknologi AI
Indonesia
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Pemprov DKI Jakarta menyediakan hotline 24 jam, call center 112, Pos SAPA, dan layanan PUSPA untuk memperkuat perlindungan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 November 2025
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Bagikan