Kesehatan

Tak Perlu Repot Meghitung Tanggal, 3 Aplikasi Ini Bisa Bantu Pantau Siklus Haid

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juli 2019
Tak Perlu Repot Meghitung Tanggal, 3 Aplikasi Ini Bisa Bantu Pantau Siklus Haid

Memudahkan perhitungan siklus haid dengan aplikasi ponsel (Foto: Unspash/Thought Catalog)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ERA digital, kecanggihan teknologi semakin memanjakan banyak orang. Informasi dapat diperoleh melalui gawai tanpa terbatasi oleh ruang dan waktu. Terutama bagi kaum perempuan, di mana haid atau menstruasi merupakan rutinitas hormon setiap bulannya sebagai tanda produktivitas rahim atau kesuburan.

Pada umumnya, perempuan memiliki siklus menstruasi 21-35 hari. Siklus menstruasi menjadi penting karena sebagai perhitungan dan melacak kesuburan perempuan.

Baca juga:

5 Bintang Hollywood Bercerita Tentang Periode Menstruasinya, Apa Kamu Merasakan Hal yang Sama?

Period.End of Sentence Menangi Oscar lewat Menstruasi

Bagi yang berencana hamil, perhitungan menstruasi secara akurat dapat membantu memberikan informasi terkait waktu yang tepat untuk pembuahan. Sedangkan, bagi remaja perhitungan menstruasi dapat memberitahukan kondisi kesehatan tubuh.

"The apps are useful as a reminder for when you need tampons, when to expect cravings, and if you're going to be on your period for big events and holidays, so I definitely see the virtues in tracking." seperti yang dilansir dari laman bustle.

Menariknya siklus pertanda kesuburan yang terjadi pada perempuan dapat dipantau melalui kalender digital, seperti tiga aplikasi di bawah ini, yang bisa bantu kamu pantau siklus haid atau menstruasi.

1. Flo Period & Ovulation Tracker

Tak Perlu Repot Meghitung Tanggal, 3 Aplikasi Ini Bisa Bantu Pantau Siklus Haid
Aplikasi pendeteksi siklus haid perempuan dengan jumlah ulasan tertinggi (Foto: Appstore)

Aplikasi kalender siklus menstruasi memiliki rating 4.8 bintang dengan 444.680 ulasan. Aplikasi ini memiliki fitur informasi lebih banyak terkait siklus haid, durasi tidur, kebutuhan konsumsi air, kondisi fisik, suasana hati dan perhitungan kehamilan.

Selain itu, aplikasi yang bersifat pribadi ini juga dilingungi dengan kata sandi, sehingga privasi para penggunanya akan tetap terjaga.

2. Period Tracker Period Calender

Tak Perlu Repot Meghitung Tanggal, 3 Aplikasi Ini Bisa Bantu Pantau Siklus Haid
Aplikasi kalender menstruasi dengan proteksi password dan sidik jari sehingga privasi terjaga (Foto: Appstore)

Tak jauh berbeda dengan yang sebelumnya, aplikasi ini juga dilengkapi dengan proteksi menggunakan sandi dan sidik jari. Perbedaannya pada kelengkapan informasi karena aplikasi ini berfokus pada prediksi menstruasi, rencana kehamilan dan pengingat konsumsi obat-obatan. Aplikasi ini memiliki rating 5 bintang dengan jumlah 47.537 ulasan.

3. Clue

Tak Perlu Repot Meghitung Tanggal, 3 Aplikasi Ini Bisa Bantu Pantau Siklus Haid
Teknologi pintar yang dipublikasikan oleh the American College of Obstetricians & Gynecologists (Foto: Appstore)

Aplikasi ini dipublikasikan oleh the American College of Obstetricians & Gynecologists (ACOG) untuk mendeteksi siklus menstrusi, prediksi suasana hati dan kesehatan. Selain itu, aplikasi ini juga bisa mendata aktivitas seksual menggunakan teknologi pintar yang dimilikinya. Aplikasi ini mendapat rating dan review baik dari penggunanya, dengan 4.8 bintang dan 719.229 ulasan.

Aplikasi kalender menstruasi ini dapat diakses dengan mudah, cepat dan kapan saja. Memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya tentu akan membantu kamu, khususnya para perempuan. (dys)

#Perempuan #Menstruasi #Aplikasi #Aplikasi Mobile #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Girls Takeover Rayakan Satu Dekade, Ratusan Anak Perempuan Belajar Memimpin
Girls Takeover rayakan satu dekade dengan memberikan kesempatan bagi para perempuan untuk mengambil alih peran pemimpin.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Girls Takeover Rayakan Satu Dekade, Ratusan Anak Perempuan Belajar Memimpin
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan