Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Terlalu Sering Olahraga Ganggu Kesuburan

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 20 Juli 2023
Terlalu Sering Olahraga Ganggu Kesuburan

Jika kamu memiliki berat badan berlebih, lakukan olahraga setidaknya lima jam per minggu. (Foto: Pexels.com/Ketut Subiyanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APA yang dilakukan secara berlebihan terkadang juga tidak baik, termasuk olahraga. Olahraga yang berlebihan bisa berdampak buruk bagi kesehatan, salah satunya adalah menurunkan tingkat kesuburan.

Dilansir Alodokter, melakukan olahraga intensitas berat selama lebih dari satu jam sehari bisa menghambat terjadinya ovulasi, yaitu proses pelepasan sel telur yang sudah matang dari indung telur menuju tuba falopi untuk dibuahi.

Normalnya, tubuh memerlukan lemak dan energi untuk memproduksi hormon yang mengatur mekanisme ovulasi. Namun, olahraga berat dan berlebihan justru membuat tubuh kekurangan cadangan lemak dan energi tersebut, sehingga tubuh tidak mampu menghasilkan hormon yang dibutuhkan untuk ovulasi.

Baca juga:

Bolehkah Olahraga di Malam Hari?

Terlalu Sering Olahraga juga Tidak Baik
Kamu bisa olahraga di mana saja. (Foto (Foto: Pexels.com/mikhail nilov)

Tidak hanya pada perempuan, olahraga berlebihan juga berdampak pada kesuburan pria. Olahraga yang berlebihan dapat menurunkan kualitas sperma, baik itu jumlah ataupun kemampuan sperma untuk bergerak. Hal ini akan membuat peluang sperma untunk membuahi sel telur menjadi lebih kecil.

Setelah mengetahuinya, bukan berarti kamu jadi malas berolahraga, ya. Olahraga tetap bermanfaat bagi tubuh dan meningkatkan kesuburan, kok. Asalkan dilakukan dengan cara yang benar. Jika kamu sudah memiliki berat badan yang ideal, disarankan untuk tidak melakukan olahraga lebih dari empat jam dalam satu minggu. Kamu bisa olahraga intensitas ringan, seperti yoga atau berjalan kaki.

Baca juga:

4 Olahraga Permainan ini Berasal dari Permainan Populer

Terlalu Sering Olahraga juga Tidak Baik
Buah dan sayuran adalah makanan yang sehat. (Foto: Pexels/Ella Olsson)

Tapi, jika kamu memiliki berat badan berlebih, lakukan olahraga setidaknya lima jam per minggu. Kamu disarankan untuk melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, seperti senam aerobik, bersepeda, atau berenang, untuk membakar kalori lebih banyak.

Namun ingat, jika kamu sudah mencapai berat badan ideal, kurangi intensitas dan waktu olahraga kamu, ya. Jika kamu terus melakukan olahraga berlebihan saat sudah mendapatkan berat badan ideal, hal ini dapat berdampak buruk bagi kesuburanmu.

Di samping rutin melakukan olahraga, kamu juga perlu mengonsumsi makanan sehat, istirahat yang cukup, berhenti merokok dan minum minuman beralkohol, membatasi asupan kafein, serta mengelola stres dengan baik untuk meningkatkan kesuburan dan mempercepat peluang kehamilan. (and)

Baca Juga:

Tak Harus Gawai, 5 Permainan Lawas Ini Juga Seru Dimainkan Kembali

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Bagikan