Terjawab Kenapa Satelit Senilai Rp 449 Miliar Milik Rusia Meledak
Pesawat luar angkasa Souyz-2 dengan satelit Meteor-M meluncur dari kosmodrom Vostochny, Tsiolkovsky di wilayah Amur, Rusia (ANTARA FOTO/REUTERS/Shamil Zhumatov)
MerahPutih.Com - Kegagalan peluncuran satelit luar angkasa milik Rusia sebulan yang lalu, masih menyisakan misteri. Satelit senilai Rp 449,5 miliar itu meledak di atmosfer.
Setelah kurang lebih satu bulan melakukan analisis terhadap kegagalan tersebut, otoritas Rusia mendapat alasan yang benar-benar diluar dugaan. Pemerintah Rusia semakin gusar setelah mengetahui bahwa kegagalan itu dipicu kesalahan manusia atau human error.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan Wakil Perdana Menteri Rusia Dimitry Rogozin menyatakan kegagalan peluncuran satelit bernilai ratusan miliar rupiah itu lantaran kesalahan pemograman.
Badan antariksa Rusia "Roscosmos" pada bulan lalu mengatakan kehilangan kontak dengan satelit cuaca, yang baru diluncurkan, Meteor-M, setelah meledak dari "kosmodrom" atau tempat peluncuran baru Vostochny Rusia di Timur Jauh.
Delapan belas satelit lebih kecil milik perusahaan riset, ilmiah dan niaga dari Rusia, Norwegia, Swedia, AS, Jepang, Kanada dan Jerman, berada di roket tersebut.
Saat berbicara kepada saluran televisi pemerintah Rossiya 24, Rogozin mengatakan kegagalan tersebut disebabkan oleh kesalahan manusia.
Roket yang membawa satelit tersebut telah diprogram dengan koordinat yang salah, katanya, mengatakan bahwa roket tersebut telah diberi bantalan untuk terbang dari "kosmodrom" yang berbeda -Baikonur- yang disewa Moskow dari Kazakhstan.
"Roket tersebut benar-benar diprogram seolah-olah lepas landas dari Baikonur," ujar Rogozin sebagaimana dilansir Antara, Kamis (28/12).
"Mereka tidak mendapatkan koordinat yang tepat," kata Rogozin di Moskow, Rabu (27/12).
Landasan pacu antariksa Vostochny, terletak di hutan taiga yang lebat di Wilayah Amur, merupakan situs peluncuran roket sipil pertama di Rusia.
Pada April tahun lalu, setelah beberapa kali penundaan dan menghabiskan biaya besar, Rusia meluncurkan roket pertamanya dari Vostochny. Akibat kesalahan teknis terpaksa peluncuran ditunda dan yang lebih memalukan lagi, hal itu terjadi dihadapan Presiden Vladimir Putin.(*)
Bagikan
Berita Terkait
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Rancangan Donald Trump Perjanjian Damai Konflik Ukraina: AS Akui Krimea dan Donbas Sah Milik Rusia
Ekor Patah Masih Nekat Terbang, Helikopter Pabrik Elektronik Penyuplai Militer Rusia Jatuh Tewaskan 5 Orang
AS Tidak Punya Penangkal Rudal Burevestnik Milik Rusia
Putin Umumkan Uji Coba Drone Poseidon Sukses, Rudal Nuklir Antarbenua Terkuat Rusia
DPR Sahkan UU Ekstradisi RI-Rusia