Terjaring OTT KPK, Kekayaan Bupati Hulu Sungai Tengah Mencapai Rp 41,1 Miliar

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 04 Januari 2018
Terjaring OTT KPK, Kekayaan Bupati Hulu Sungai Tengah Mencapai Rp 41,1 Miliar

Bupati Hulu Sungai Tengah, Abdul Latif (Foto: Pemkab Hulu Sungai Tengah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Dalam operasi senyap kali ini, lembaga antirasuah dikabarkan menangkap tangan Bupati Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan, Abdul Latif.

Latif terakhir melaporkan harta kekayaannya ketika masih menjabat sebagai anggota DPRD Kalimantan Selatan dan akan mencalonkan diri sebagai bupati pada 3 Mei 2015.

Berdasarkan laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Latif yang termuat di acch.kpk.go.id, yang diakses Kamis (4/1), total kekayaan Latif sebesar Rp 41,1 miliar.

Padahal, dalam LHKPN sebelumnya yang dilaporkan Latif pada 8 Januari 2004 total harta kekayaannya hanya sebesar Rp 6 miliar. Artinya, dalam kurun waktu 2004 hingga 2015 harta kekayaan Latif melonjak tajam.

Dalam LHKPN terakhirnya, Latif memiliki harta tak bergerak berupa 36 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Balangan, serta Kota Banjarbaru, dengan nilai Rp 36,5 miliar.

Selain itu, Latif juga memiliki harta bergerak berupa mobil Jeep Wrangler senilai Rp 900 juta, logam mulia senilai Rp 112,2 juta, dan benda bergerak lainnya sebesar Rp 110 juta.

Bupati yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga tercatat memiliki giro dan setara kas sebesar Rp 3,4 miliar. Dalam LHKPN 2015 maupun 2004 Latif mengaku tak memiliki utang piutang.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan OTT yang dilakukan pihaknya di Kabupaten Hulu Sungai dan Surabaya, Jawa Timur.

"Betul ada giat di Hulu Sungai Tengah Kalsel dan Surabaya," ujar Agus saat dikonfirmasi, Kamis (4/1).

Belum diketahui siapa saja pihak-pihak yang ditangkap dalam OTT kali ini. Agus berjanji bakal menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai OTT Bupati Hulu Sungai Tengah dalam konferensi pers.

"Tunggu konpers lebih lanjut," imbuhnya. (Pon)

Baca juga berita sebelumnya terkait OTT Bupati Hulu Sungai Tengah di: Bupati Hulu Sungai Tengah Terjaring OTT KPK?

#Ott Kpk #Agus Rahardjo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menhut Raja Juli Baru Lapor Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing Setelah OTT KPK
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melaporkan penolakan gratifikasi amplop Bupati Kuansing ke KPK setelah OTT. Kasus terkait suap jabatan dan pelepasan kawasan hutan.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Menhut Raja Juli Baru Lapor Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing Setelah OTT KPK
Indonesia
OTT KPK Jerat 2 Bupati Beruntun, PDIP: Bukti Pencegahan Korupsi Masih Lemah
Anggota Komisi II DPR RI menyoroti perlunya pembenahan mentalitas aparatur negara.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
OTT KPK Jerat 2 Bupati Beruntun, PDIP: Bukti Pencegahan Korupsi Masih Lemah
Indonesia
Marak OTT Kepala Daerah, IM57+ Institute: Motif Tidak Hanya Perkaya Diri
Sebagai informasi, sepanjang Januari hingga awal Juli 2026, KPK telah melakukan OTT terhadap sembilan kepala daerah.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
Marak OTT Kepala Daerah, IM57+ Institute: Motif Tidak Hanya Perkaya Diri
Indonesia
Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing 17 Hari Sebelum OTT
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengembalikan amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing 17 hari sebelum OTT KPK. Proses pengembalian dilakukan resmi di Polres Kuansing dengan tanda terima bermeterai.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing 17 Hari Sebelum OTT
Indonesia
KPK Sita Ratusan Juta Rupiah di OTT Bupati Langkat, Diduga Duit Suap Proyek
KPK menyita uang ratusan juta rupiah dalam OTT terhadap Bupati Langkat Syah Afandin. Uang diduga terkait suap proyek di Dinas Pendidikan dan Perkim. Tujuh orang diamankan, status masih terperiksa.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
KPK Sita Ratusan Juta Rupiah di OTT Bupati Langkat, Diduga Duit Suap Proyek
Indonesia
Di Polres Medan Cuma Awalan, KPK Korek Habis Bupati Langkat Begitu Tiba di Jakarta
KPK membawa Bupati Langkat Syah Afandin ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan setelah OTT. Uang ratusan juta rupiah disita terkait dugaan suap proyek di Langkat.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Di Polres Medan Cuma Awalan, KPK Korek Habis Bupati Langkat Begitu Tiba di Jakarta
Indonesia
Ajudan Menhut Dapat Amplop Dari Bupati Kuantan Singingi, Ini Kata Menhut Raja Juli
Pada hari Jumat 12 Juni 2026 sekitar pukul 14.57, tepatnya 17 hari sebelum terjadi OTT, ajudan Menhut telah mengembalikan amplop putih kepada Bupati Kuansing yang dilengkapi foto dan tanda terima.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Ajudan Menhut Dapat Amplop Dari Bupati Kuantan Singingi, Ini Kata Menhut Raja Juli
Indonesia
KPK Tepis Isu Bupati Langkat Dicokok Saat Puncak Acara HUT APKASI
Bupati Langkat, Syah Afandin alias Ondim, dicokok di rumah pribadinya di Medan, bukan saat menghadiri acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
KPK Tepis Isu Bupati Langkat Dicokok Saat Puncak Acara HUT APKASI
Berita
Bupati Langkat Syah Afandin Terjaring OTT KPK, 7 Orang Ikut Diamankan
Bupati Langkat, Syah Afandin, terjaring OTT KPK. Dalam OTT tersebut, tujuh orang ikut diamankan.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
Bupati Langkat Syah Afandin Terjaring OTT KPK, 7 Orang Ikut Diamankan
Indonesia
KPK Ultimatum Bupati dan Sekda Kuansing Menyerahkan Diri usai OTT Dugaan Suap Jual Beli Jabatan
KPK mengimbau Bupati Kuansing Suhardirman Amby dan Sekda Zulkarnain segera menyerahkan diri usai OTT dugaan suap jual beli jabatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
KPK Ultimatum Bupati dan Sekda Kuansing Menyerahkan Diri usai OTT Dugaan Suap Jual Beli Jabatan
Bagikan